Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Hukum

3 Warga Aceh Timur Jadi Tersangka Penyelundupan Rohingya, 1 Oknum PNS DPO

REDAKSIBy REDAKSINovember 22, 20232 Mins Read
3 Warga Aceh Timur Jadi Tersangka Penyelundupan Rohingya, 1 Oknum PNS DPO November 22, 2023
3 warga Aceh Timur jadi tersangka penyelundup Rohingya, (Foto: Polisi saat membawa salah seorang tersangka saat konferensi pers, Rabu (22/11/2023)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Tiga warga Aceh Timur menjadi tersangka dalam kasus penyelundupan etnis Rohingya. Dari ketiga tersangka satu orang berhasil diamankan, sedangkan dua lainnya masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) termasuk satu orang oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS).

Kapolres Aceh Timur AKBP Andy Rahmansyah dalam keterangan yang dikutip RILISNET pada Rabu, 22 November mengatakan, ketiga tersangka yakni KW (27), Warga Desa Dama Pulo Sa, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur .

Tersangka KW ini diamankan oleh polisi usai kedapatan membawa imigran rohingnya sebanyak 36 orang ke tujuan yang belum diketahui. Hal itu berdasarkan keterangan KW bahwa komunikasi dirinya terputus dengan pihak yang membayar, karena keburu kedapatan oleh petugas.

Baca Juga :  Pj Bupati Apresiasi Atlit POPDA Aceh Timur Mampu Raih Posisi Empat

Kapolres menambahkan, sopir pengangkut Rohingya ini dibayar dengan upah sebesar Rp15 juta rupiah, jika para imigran gelap ini sampai ketujuan.

“Mereka dibayar upah jika sampai ke tujuan sebesar Rp15 juta rupiah, sementara KW baru menerima Rp3 juta sudah dipakai Rp500 ribu rupiah untuk mengisi minyak,” terang Andy Rahmansyah.

Tak hanya KW tersangka lainnya yaitu berinisial L (27), warga Desa Bunot, Kecamatan Darul Aman, serta satu orang oknum PNS berinisial I (50), warga Desa Ulee Ateung, Kecamatan Madat, Aceh Timur.

Baca Juga :  Gedung Baru Milik Pemkab Aceh Timur Dijarah Maling

Menurut Kapolres Aceh Timur, L ini berperan sebagai orang yang menyuruh KW untuk menjemput etnis rohingnya, sedangkan I berperan orang yang menunjukkan letak rohingnya kepada KW, yang menganggur para imigran menggunakan truck diesel berwarna kuning.

“Akibat perbuatannya, pelaku disangkakan pasal 120 ayat 1 dan 2 undang-undang keimigrasian nomor 6 tahun 2011 tentang keimigrasian. Dan atau pasal 2 ayat 1 JO pasal 6 JO pasal 10 undang-undang Republik Indonesia nomor 21 tahun 2007 tentang pemberantasan tindak pidana perdagangan orang, dengan ancaman paling lama 15 tahun penjara,” sebut Kapolres.

Diberitakan sebelumnya, satu unit truck berwarna kuning tanpa nomor polisi diamankan oleh Polisi di Kecamatan Madat, Aceh Timur pada Minggu (19/11/2023), dini hari.

Baca Juga :  Panglima Komeng Kritik SE Gubernur Aceh, Mengganti Jadwal Hari Besar Islam

Truck itu mengangkut 36 orang etnis Rohingya yang diduga akan diselundupkan ke luar Aceh. Dari 36 etnis Rohingya terdiri dari laki-laki, perempuan dan juga anak-anak yang masih dibawah umur.

Usai diamankan kemudian, para imigran gelap itu diamankan di gelanggang olahraga (GOR), tepatnya di lapangan futsal yang ada di komplek Idi Sport Centre (ISC).

Namun, pada Rabu, 22 November 2023 seluruh pengungsi asal Rohingya ini akhirnya dipindahkan ke Lhokseumawe. (rn/red)

 

Editor: Mahyud

110 Warga Rohingya DPO PNS Rohingya Tersangka Penyelundup Rohingya
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Januari 17, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Januari 4, 2026

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Menginap dan Makan di Lokasi Pengungsi

Januari 1, 2026

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

Nelayan Aceh Timur Terima Bantuan Perahu Motor, Jaring, Fiber dan Cool Box 

Desember 26, 2025

Masyarakat Geumpang Pidie Antar Bantuan ke Aceh Timur, Al-Farlaky Ucapkan Terimakasih

Desember 26, 2025

Bupati Al-Farlaky Kembali Antar Bantuan ke Pengungsi, Camat Diminta Percepat Data

Desember 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.