Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Dunia

Finlnadia-Swedia Gabung NATO, Putin Ancam Lakukan ini!

REDAKSIBy REDAKSIMei 17, 20222 Mins Read
Finlnadia-Swedia Gabung NATO, Putin Ancam Lakukan ini! Mei 17, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

JAKARTA – Presiden Vladimir Putin memperingatkan Barat pada hari Senin bahwa Rusia akan menanggapi jika NATO mulai memperkuat infrastruktur militer Swedia dan Finlandia. Kedua negara ini telah memu7tuskan untuk bergabung dengan aliansi militer AS setelah invasi ke Ukraina.

Putin, pemimpin tertinggi Rusia sejak hari terakhir tahun 1999, telah berulang kali mengutip perluasan aliansi NATO pasca-Soviet ke arah timur menuju perbatasan Rusia sebagai alasan konflik Ukraina.

Berbicara kepada para pemimpin aliansi militer yang didominasi Rusia dari negara-negara bekas Soviet, Putin mengatakan perluasan NATO digunakan oleh Amerika Serikat dengan cara “agresif” untuk memperburuk situasi keamanan global yang sudah sulit.

Baca Juga :  Trump Semprot Biden usai Ngaku Punya Peran Gencatan Senjata di Gaza

Rusia, kata Putin, tidak memiliki masalah dengan Finlandia atau Swedia, sehingga tidak ada ancaman langsung dari perluasan NATO yang mencakup negara-negara tersebut.

“Tetapi perluasan infrastruktur militer ke wilayah ini tentu akan memancing tanggapan kami,” kata Putin kepada para pemimpin Organisasi Perjanjian Keamanan Kolektif, yang meliputi Belarus, Armenia, Kazakhstan, Kirgistan, dan Tajikistan dilansir dari Reuters.

“Apa (respons) itu – kita akan melihat ancaman apa yang diciptakan untuk kita,” kata Putin di Istana Grand Kremlin.

“Masalah diciptakan tanpa alasan sama sekali. Kami akan bereaksi sesuai dengan itu.”

Baca Juga :  Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh Tewas Dibunuh di Iran

Rusia telah memberikan beberapa petunjuk spesifik tentang apa yang akan dilakukan dalam menanggapi perluasan Nordik NATO, konsekuensi strategis terbesar dari invasi Rusia ke Ukraina hingga saat ini.

Salah satu sekutu terdekat Putin, mantan Presiden Dmitry Medvedev, mengatakan bulan lalu bahwa Rusia dapat mengerahkan senjata nuklir dan rudal hipersonik di eksklave Rusia Kaliningrad jika Finlandia dan Swedia bergabung dengan NATO.

Putin mengatakan “operasi militer khusus” di Ukraina diperlukan karena Amerika Serikat menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia melalui perluasan NATO dan Moskow harus bertahan melawan penganiayaan terhadap orang-orang berbahasa Rusia.

Baca Juga :  Siaga Perang Dunia 3, Ini Negara Calon Target Nuklir Rusia

Putin mengatakan jaminan diberikan ketika Uni Soviet runtuh bahwa aliansi itu tidak akan berkembang ke arah timur menuju Rusia, sebuah janji yang dia katakan adalah kebohongan yang mempermalukan Rusia pada masa kelemahan bersejarahnya.

NATO yang didirikan pada tahun 1949 untuk memberikan keamanan Eropa terhadap Uni Soviet, pada akhirnya mengalahkan Rusia di hampir setiap tindakan militer selain dari senjata nuklir, meskipun tulang punggung kekuatan militer aliansi adalah Amerika Serikat – yang pasukannya sebagian besar dikerahkan jauh dari Eropa. (*)

Sumber: CNBC

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Menhan Israel Perintahkan Lanjutkan Penghancuran Terowongan Gaza

Oktober 27, 2025

WHO: Kelaparan di Gaza Tak Berkurang Sejak Gencatan Senjata

Oktober 24, 2025

Israel Serang Houthi Yaman Pakai Drone, 8 Tewas 142 Terluka

September 26, 2025

Sah! Presiden Iran Umumkan Penghentian Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB

Juli 2, 2025

Usai AS Serang Iran, Israel Hancur Lebur Dihujani Rudal Taheran

Juni 22, 2025

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Vladimir Putin

Juni 20, 2025

Suhu Ekstrem Nyaris 50 Derajat Celcius, Jelang Puncak Haji di Arafah

Juni 2, 2025

Presiden Chile Tuduh Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Jalur Gaza

Mei 22, 2025

AS dan Arab Saudi Teken Penjualan Terbesar Capai Rp 2 Kuadriliun

Mei 14, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.