Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Seorang Bandar Narkoba Tewas Ditembak di Bener Meriah

REDAKSIBy REDAKSIOktober 1, 20192 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Seorang Bandar Narkoba Tewas Ditembak di Bener Meriah Oktober 1, 2019
Kepala BNNP Aceh, Faisal Abdul Naser memberikan keterangan pers. Foto: AJNN.Net/Tommy.

rilisNET, Banda Aceh – Seorang bandar narkoba bernama Ridwan Ilyas Jamil, meninggal dunia ditembak saat berusaha kabur dari pengejaran petugas tim Badan Narkotika Nasional Provinsi Aceh (BNNP) dan kepolisian di Benar Meriah.

 “Petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak ke arah tersangka saat berusaha kabur dari petugas,” kata kepala BNNP Aceh Faisal Abdul Naser, Selasa (1/10).

Ia menyebutkan tersangka Ridwan merupakan salah satu orang yang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) Direktorat Interdiksi BNN terkait penyeludupan sabu seberat 36 Kg dari Aceh ke Pelabuhan Merak, Banten.

Penangkapan Ridwan ini sebelumnya, lanjut Faisal, atas penangkapan Muazir dan Riski Ariananda dilokasi terpisah. Muazir ditangkap di area SPBU Kecamatan Gerem, Cilegon, Jawa Barat, dari situ petugas menemukan sabu seberat 36,7 kg di dalam truk bermuatan sayur mayur.

“Dari penangkapan itu ditemukan sabu 35 bungkus sabu di dinding bak belakang truk yang di kemudikan Muazir,” kata Faisal.

Pengakuan Muazir, barang haram tersebut didapatkan dari Riski atas perintah Ridwan. Riski ditangkap di Gampong Jawa, Kota Langsa. “Ridwan warga Aceh Timur ini buronan petugas, yang bersangkutan juga sering berpindah-pindah tempat dan ketemu di Bener Meriah,” sebut Faisal.

Tersangka Ridwan meninggal dunia saat dalam perjalanan ke rumah sakit akibat luka tembak yang dialaminya.

“Usai dilakukan visum, jenazah Ridwan akan dibawa ke rumah duka,” ucapnya. Selain itu, pihak BNNP Aceh juga telah mengamankan tiga orang yang diduga terlibat dalam jaringan ini. “Tiga orang masih kami mintai keterangan, kami lihat nanti apakah mereka terlibat atau tidak,” ungkapnya.


Sumber: ajnn

Baca Juga :  Polres Aceh Timur Tanam 1.000 Pohon Dihari Bhayangkara ke-78
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam  Pertama Asia Tenggara di Peureulak

Juni 17, 2026

Operator dan Keuchik di Ranto Peureulak Ikuti Pelatihan SIKEUDES Online Versi 2.0.8

Mei 20, 2026

Terkait PT Beurata Maju, Adi Maros:  Hukum jangan Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas 

Mei 19, 2026

Bupati Al-Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

Mei 18, 2026

Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Mei 18, 2026

Kabid Humas Polda Aceh Bantah Isu Bupati Al-Farlaky Ditetapkan Tersangka

Mei 17, 2026

Akademisi IAIN Langsa Apresiasi Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga Miskin

Mei 15, 2026

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

Mei 13, 2026

Sidang Perdana Mutia Sari Hanya Dihadiri oleh Kuasa Hukum

Mei 13, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.