Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Ragam

Ainun Gadis Yatim Aceh Timur yang Lihai Sebagai Barista Kopi

REDAKSIBy REDAKSIOktober 23, 20253 Mins Read
Ainun Gadis Yatim Aceh Timur yang Lihai Sebagai Barista Kopi Oktober 23, 2025
Ainun Gadis Yatim asal Aceh Timur yang menjadi Barista di sebuah warung kopi. (FOTO: dok rilisnet)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Pagi Kamis tampak hari sedikit mendung tak seperti biasanya, jalanan negara baru saja diguyur gerimis. Deru mesin tertuju ke sebuah warung kopi, walau tampak sederhana lokasi ini tepatnya di depan pusat pemerintahan Aceh Timur rasa kopi terbilang nikmat di lidah pecandu.

Namun siapa sangka, kopi yang diseduh pagi ini oleh seorang remaja putri seusia sekolah. Bukan saja lihai dan lincah, remaja ini juga seakan menunjukkan semangat kerja yang tinggi untuk mencapai asa.

Pagi Kamis, 23 Oktober 2023 memang seperti pagi hari biasanya, yang membedakan hembusan angin diiringi gerimis membuat sebagian pria dewasa khususnya pecandu kopi, bergerilya memburu warung untuk sarapan sebelumnya melakukan aktivitasnya.

Budaya ngopi pagi di Aceh sudah berlangsung sejak masa kolonial Belanda, selain kopi robusta dari tanah Gayo, Aceh juga penghasilan kopi Arabika kelas dunia.

Baca Juga :  Polisi Selidiki Insiden Kebakaran Sumur Minyak Ilegal di Aceh Timur

Pagi ini kami memesan kopi saring robusta yang kebetulan di saji oleh barita yang masih gadis remaja bernama Ainul asal Gampong Beusa, Peureulak Barat, Aceh Timur.

Dia seorang yatim yang tidak lagi melanjutkan pendidikan akibat terkendala biaya.. Usai Tamat SMP 4 tahun lalu, Ainul memilih bekerja untuk menumpang ekonomi keluarganya.

Saat ini selain manjadi pramusaji, Ainul juga menjadi barista di sebuah warung kopi di Aceh Timur. Baginya tak ada kata lelah, ia tekun dan mencintai pekerjaannya saat ini demi mendapat pundi rupiah.

Walau teman-teman yang seusianya saat ini sedang melanjutkan pendidikan, baginya ilmu yang telah ada dan tekat serta adab yang menjadi modal dasar dari rumah ia bawa untuk menghadapi tantangan hidup yang semakin keras.

Baca Juga :  Masyarakat Blang Simpo Peureulak Desak Pemerintah Bangun Jembatan Penghubung

Ainul (Ainun) sudah 4 tahun menjadi yatim, ia anak kedua dari lima bersaudara. Adik-adik Ainul semuanya masih sekolah ada yang SMP,  SD kelas kelas enam, dan yang paling bungsu masih kelas satu di sekolah dasar.

Saat menyaring kopi, sekilas tampak raut wajah Ainul biasa saja, bahkan disetiap tarikan saringan tampak sumringah walau hatinya menyimpan segudang kesedihan.

Sebelum menjadi pramusaji di Kota Idi Rayeuk, Ainun yang yatim ini juga mengaku telah mulai bekerja sejak kepergian sang ayah menghadap Ilahi sekitar empat tahun lalu, namun lokasinya saat itu berpindah-pindah hingga sampai ke Idi Rayeuk.

“Saya mulai bekerja sejak ayah meninggal dunia, namun sebelumnya di Ranton Peureulak dan dua di lokasi lain sebelumnya,” terang Ainun kepada RILISNET. Kamis (23/10/2025).

Baca Juga :  Kontak Tembak Dengan Polisi, Abu Razak dan Pengikutnya Tewas

Sebagian hasil keringat ia mengaku untuk membantu keluarga serta adik-adiknya. Bekerja bagi Ainun adalah bagian dari ibadah karena dapat membantu meringankan beban hidupnya, apalagi ia telah lama ditinggalkan oleh seorang ayah, sedangkan ibunya hanya seorang petani biasa.

Kisah Ainun memang bukan cerita langka di negeri ini, bahkan ada sejumlah Ainun lainnya yang saat ini mungkin bisa kita temui di daerah yang berbeda. Meski negeri ini sudah lama merdeka, bukan berarti Ainun juga menikmati hasil dari kemerdekaan ini. Tentu tak saja Ainun yang ada di Aceh Timu saja yang merasakan beban derita, bisa jadi kisah ini juga sedang dilakoni oleh sejumlah rakyat lainnya di pelosok negeri dan masih hidup dibawah payung derita. (*)

 

Penulis: Mahyuddin Kubar 

Editor: Redha

Aceh Timur Ainun Barista Kopi Yatim
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Terima Penghargaan ILMA 2026, Inovasi Fiskal dan Penanganan Bencana

Oktober 16, 2026

Merasa Iba, Camat Ranto Peureulak Hadiahkan Sepatu Baru untuk PNS

Oktober 16, 2026

BMKG Tetapkan Status Siaga Banjir dan Longsor di Aceh dan Sumut

Oktober 10, 2026

Terpidana Korupsi Aset PT KAI di Aceh Timur Dibekuk di Binjai

Oktober 9, 2026

Bupati Al-Farlaky Sambut 13 Nelayan Aceh Timur di Pendopo

September 20, 2026

Aceh Raih Peringkat 4 MTQ Tingkat Nasional

September 19, 2026

Walikota Langsa Lantik 11 Pejabat Eselon ll Termasuk Sekda

September 13, 2026

Bupati Al-Farlaky Perjuangkan Pengembangan Kawasan Monisa Peureulak ke Kementerian Kebudayaan

Agustus 20, 2026

Upacara HUT RI ke-81 di Ranto Peureulak Berlangsung Meriah

Agustus 17, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.