Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Dunia

China: AS Bisa Tingkatkan Pengerahan Militer di Tengah Isu Taiwan

REDAKSIBy REDAKSIAgustus 12, 20222 Mins Read
China: AS Bisa Tingkatkan Pengerahan Militer di Tengah Isu Taiwan Agustus 12, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

ISTANBUL – China menyebut Amerika Serikat bisa meningkatkan pengerahan militernya di Selat Taiwan di tengah ketegangan kawasan itu.

“Saat ini, situasi di Selat Taiwan masih bergejolak. Kami akan waspada terhadap AS yang mengambil keuntungan dari situasi lintas selat untuk meningkatkan pengerahan militer dan mencoba menciptakan krisis yang lebih besar,” kata Menteri Luar Negeri China Wang Yi, merujuk pada kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan pekan lalu.

Dia menuduh Washington melakukan “tiga kesalahan besar” termasuk “sangat mencampuri urusan dalam negeri China, memaafkan dan mendukung pasukan ‘kemerdekaan Taiwan’, dan dengan sengaja merusak perdamaian di Selat Taiwan.”

Baca Juga :  Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Vladimir Putin

Pelosi berkunjung ke Taiwan pada 2 dan 3 Agustus 2022, meskipun Beijing telah memperingatkan bahwa pulau itu adalah “provinsi yang memisahkan diri” dan bahwa kunjungannya akan melanggar Kebijakan Satu China yang dianut negara itu.

Segera setelah Pelosi meninggalkan Taipei, Beijing meluncurkan latihan militer besar-besaran pada 4 Agustus yang berakhir pada Rabu (10/8).

Beijing juga memberi sanksi kepada Pelosi dan keluarga dekatnya atas perjalanan itu, mengesampingkan dialog militer dengan AS, serta menangguhkan kerja sama di bidang perubahan iklim, di samping enam “tindakan balasan” lainnya.

Baca Juga :  Alasan Keluarga, 25 WNI Menolak Dievakuasi dari Sudan

“Penyimpangan (yang dilakukan) Pelosi memuakkan, tidak hanya provokasi yang terang-terangan dan tidak masuk akal, tetapi juga lelucon politik yang pasti akan gagal,” kata Wang dalam pernyataan yang dirilis Kementerian Luar Negeri China pada Jumat.

Beijing menegaskan kembali kebijakannya yang menggunakan kekuatan untuk menyatukan Taiwan dengan China daratan, tetapi mengatakan proses damai akan menjadi prioritas utama untuk mencapai tujuan.

Wang memuji dukungan internasional untuk Kebijakan Satu China yang ditegaskan kembali oleh banyak negara setelah perjalanan Pelosi ke Taiwan.

Baca Juga :  Puluhan Warga Palestina Terluka dalam Bentrokan dengan Tentara Israel

“Langkah-langkah yang diambil oleh China juga menjaga norma-norma dasar hubungan internasional dan keadilan internasional,” ujar dia.

“Bukan China yang mengubah status quo di Selat Taiwan, tetapi Amerika Serikat, yang mencoba ‘menggunakan Taiwan untuk mengendalikan China’,” kata dia, melanjutkan.

Wang juga membela “tindakan balasan” China, dengan mengatakan bahwa itu dilakukan “tepatnya untuk menjaga perdamaian di Selat Taiwan dan stabilitas regional.”

Dia mengatakan prinsip non-intervensi dalam urusan internal adalah “aturan emas” untuk hubungan antarnegara dan merupakan “senjata ajaib” untuk negara berkembang.

Sumber: OANA-Anadolu/Antara

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Menhan Israel Perintahkan Lanjutkan Penghancuran Terowongan Gaza

Oktober 27, 2025

WHO: Kelaparan di Gaza Tak Berkurang Sejak Gencatan Senjata

Oktober 24, 2025

Israel Serang Houthi Yaman Pakai Drone, 8 Tewas 142 Terluka

September 26, 2025

Sah! Presiden Iran Umumkan Penghentian Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB

Juli 2, 2025

Usai AS Serang Iran, Israel Hancur Lebur Dihujani Rudal Taheran

Juni 22, 2025

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Vladimir Putin

Juni 20, 2025

Suhu Ekstrem Nyaris 50 Derajat Celcius, Jelang Puncak Haji di Arafah

Juni 2, 2025

Presiden Chile Tuduh Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Jalur Gaza

Mei 22, 2025

AS dan Arab Saudi Teken Penjualan Terbesar Capai Rp 2 Kuadriliun

Mei 14, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.