Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

YARA dan LPAP Desak Kejati dan Kapolda Aceh Usut Bimtek di Kota Langsa

REDAKSIBy REDAKSIFebruari 9, 20213 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

YARA dan LPAP Desak Kejati dan Kapolda Aceh Usut Bimtek di Kota Langsa Februari 9, 2021
Foto: Ketua YARA Langsa dan LPAP-RI

RILIS.NET, Langsa – Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) perwakilan Langsa dan Lembaga Pengawasan dan Advokasi Publik (LPAP) RI mendesak pihak penegak hukum untuk melakukan pemeriksaan terhadap penggunaan Dana Desa (DD), untuk kegiatan Bimtek bagi aparatur desa di Kota Langsa, yang digelar oleh lembaga LOPMMI di Banda Aceh.

Hal itu ditegaskan Ketua YARA Langsa H Abdul Muthallib dan Ketua LPAP Tgk Ibnu Hajar dalam rilis pernyataan bersama yang diterima media ini, Selasa 9 Februari 2021, sore.

Menurut Thallib, sapaan akrab ketua YARA Langsa ini, kegiatan itu diduga sebagai upaya untuk dapat menggerogoti uang negara ditengah kondisi daerah yang sedang dilanda wabah pandemi Covid-19.

Semestinya, refokusing anggaran desa itu harus lebih diutamakan untuk penanggulangan wabah pandemi seperti penanganan ekonomi masyarakat serta upaya lainnya yang dianggap lebih mendesak untuk dilakukan perbaikan ditengah masyarakat desa.

Baca Juga :  Hordeng Lupa Ditutup, Hubungan Badan Muda Mudi Ini Ditonton Warga dari Jendela

“Kita mendesak kepada pihak penegak hukum untuk mengusut tuntas dugaan kong-kalikong dalam penggunaan dana desa untuk kegiatan Bimtek ini, apalagi dilakukan ditengah pandemi oleh pembaga lokal yang diduga tidak mengantongi izin dan rekomendasi dari Kemendagri, dan anggaran desa itu sudah tentu sangat rawan dilakukan mark-up dengan berbagai modus operandi,” tegas Abdul Muthallib.

Untuk itu Thallib mendesak BPK-RI, Kejati Aceh maupun Kapolda agar melakukan penyelidikan kegiatan Bimtek yang diadakan oleh pihak ketiga yang lokasi kegiatannya dipindahkan ke Banda Aceh. Tak hanya itu, mantan Wakil Ketua PWI Aceh ini juga meminta kepada penegak hukum agar dapat membongkar dugaan keterlibatan oknum pejabat lainnya di Pemerintahan Kota Langsa.

Baca Juga :  Gantikan Abi Daud, Fattah Fikri Resmi Jabat Ketua DPRK Aceh Timur

“Kita minta Bimtek ini segera diusut karena dugaan penyelewengan anggaran desa itu sangat kuat melalui mark-up anggaran, apalagi kondisi kondisi ditengah pandemi seperti ini tidak cocok dilaksanakan Bimtek, dan terkesan sangat menghambur-hamburkan Dana Desa,” tegas Thallib yang juga Dosen di Fakultas Hukum Unsam Langsa.

Pernyataan serupa juga turut disampaikna oleh Ketua LPAP Tgk Ibnu Hajar, ia menduga lembaga itu tidak mengantongi izin dari Kemendagri untuk melaksanakan kegiatan itu, apalagi setiap pemateri belum tentu mengantongi sertifikasi tingkat nasional sebagai pemateri. 

“Kalau hanya Bimtek itu perlu dilaksanakan untuk aparatur desa masih ada pihak perintahan kota Langsa yang bisa menyelenggarakan dan tentu tidak harus ‘menguras’ anggaran desa melalui lembaga pihak ketiga yang tidak mengantongi rekomendasi dari Kemendagri dan Kementerian Desa terkait dengan penggunaan anggaran desa,” tandas Ibnu Hajar.

Baca Juga :  Penerus Perjuangan Hasan Tiro adalah Generasi Milenial Yang Menguasai Teknologi

Sementara itu Ketua Lembaga LOPMMI yang dikonfirmasi media ini mengaku sedang berada di Banda Aceh, dan membenarkan adanya kegiatan Bimtek bagi aparatur desa dari Pemko Langsa, namun ia tidak menyebutkan berapa jumlah anggaran per peserta untuk mengikuti kegiatan itu. “Benar, ini hari pertama,” sebut Ketua Lembaga LOPMMI Edy Mukhti.

Sementara itu Kepala Kejaksaan Negeri Langsa Ikhwan Nul Hakim, SH, MH saat dikonfirmasi media ini pada Selasa sore, mengaku belum mengetahui adanya kegiatan itu, dan Ikhwan turut menanyakan kembali tentang dimana kegiatan itu dilaksanakan.

“Dimana kegiatan itu dilaksanakan, saya belum dapatkan informasi tentang ini,” ujar Kajari Kota Langsa Ikhwan Nul Hakim saat dikonfirmasi media ini. (rn/red)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Brigjen Pol Latif Usman Dilantik Sebagai Wakapolda Aceh

Oktober 21, 2026

Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel untuk Amankan Mudzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi

Oktober 9, 2026

Terpidana Korupsi Aset PT KAI di Aceh Timur Dibekuk di Binjai

Oktober 9, 2026

Muzakarah Internasional Ulama Tauhid Sufi, TNI-Polri dan Pemda Aceh Siapkan Pengamanan

Oktober 8, 2026

Kapolda Aceh Hadiri Sertijab Sejumlah PJU di Mabes Polri 

Oktober 3, 2026

Bupati Al-Farlaky Sambut 13 Nelayan Aceh Timur di Pendopo

September 20, 2026

Aceh Raih Peringkat 4 MTQ Tingkat Nasional

September 19, 2026

Walikota Langsa Lantik 11 Pejabat Eselon ll Termasuk Sekda

September 13, 2026

Pisah Sambut Kapolres Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky Harap Sinergi dan Kamtibmas Terjaga

September 13, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.