Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
BENCANA BANJIR

Gerak Cepat, Bupati Al-Farlaky Lakukan Ground Breaking Huntara di Aceh Timur 

REDAKSIBy REDAKSIJanuari 9, 20263 Mins Read
Gerak Cepat, Bupati Al-Farlaky Lakukan Ground Breaking Huntara di Aceh Timur  Januari 9, 2026
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky SHI MSi lakukan Groundbreaking Pembangunan Huntara di Id Rayeuk, Aceh Timur. Jumat (9/1/2026).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, bergerak cepat melakukan ground breaking pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi warga korban banjir di Kecamatan Idi Rayeuk, Jumat (9/1/2026). Ini digenjot oleh Bupati mengingat semakin dekatnya bulan suci ramadhan dan hari raya meugang.

Pembangunan Huntara bagi korban banjir di Aceh Timur tersebut dimulai di Kecamatan Idi Rayeuk dengan total 24 unit Huntara yang dipacu pembangunannya.

Huntara ini akan ditempati sementara oleh warga terdampak banjir dan berlokasi di belakang Kantor Camat Idi Rayeuk. Sementara itu, sebagian warga lainnya akan menerima dana tunggu hunian.

Bupati Al-Farlaky menegaskan, pemerintah daerah terus bekerja untuk mempercepat pembangunan Huntara karena sifatnya yang sangat mendesak. Hal ini mengingat masyarakat Aceh akan segera menghadapi bulan suci Ramadan dan hari Meugang.

“Hari Meugang dan bulan puasa merupakan momentum sakral bagi masyarakat Aceh. Kita ingin memastikan masyarakat korban banjir dapat melalui masa tersebut dengan tempat tinggal yang layak. Itu sebabnya pembangunan Huntara ini kita percepat,” ujar Al-Farlaky.

Baca Juga :  Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Namun demikian, Bupati mengakui terdapat sejumlah kendala di lapangan, terutama terkait ketersediaan dan status lahan pembangunan Huntara. Beberapa lokasi harus menggunakan lahan milik pemerintah pusat seperti PT KAI maupun lahan milik swasta.

“Untuk itu, kami berharap adanya dukungan dari pemerintah pusat terkait pembebasan dan pemanfaatan lahan, sehingga ke depan tidak menimbulkan persoalan hukum,” jelasnya.

Gerak Cepat, Bupati Al-Farlaky Lakukan Ground Breaking Huntara di Aceh Timur  Januari 9, 2026

Bupati merinci, pembangunan Huntara direncanakan di sejumlah kecamatan terdampak banjir, antara lain Kecamatan Simpang Jernih, Serba Jadi (Lokop), Idi Rayeuk, Peureulak, Julok, Simpang Ulim, Pante Bidari, Madat, serta beberapa unit juga dibangun di Kecamatan Banda Alam.

Ia menambahkan, warga dapat menempati Huntara setelah kesiapan lahan dinyatakan clear. Proses pembangunan Huntara dilaksanakan oleh anak usaha BUMN, khususnya PT Adhi Karya, serta didukung oleh BNPB.

Baca Juga :  Bupati Al-Farlaky Kembali Salurkan Bantuan ke Madat

“Target pembangunan Huntara ini sekitar 10 hari dan ditargetkan selesai pada tanggal 15. Huntara akan dilengkapi dengan fasilitas dasar seperti ranjang, kipas angin, dispenser, serta akses internet gratis,” imbuh Al- Farlaky.

Pemerintah daerah, lanjut Bupati, juga akan terus mendukung kebutuhan para penghuni Huntara melalui koordinasi lintas sektor dengan seluruh stakeholder terkait.

“Termasuk bantuan dari pemerintah pusat sebesar Rp15.000 per jiwa melalui Kementerian Sosial. Untuk kebutuhan logistik juga akan terus diperhatikan. Semua akan kita koordinasikan dalam proses rehabilitasi dan rekonstruksi,” tambahnya.

Sementara itu, Wakil Kepala Badan Pengatur BUMN Republik Indonesia, Teddy Barata, menyampaikan bahwa sesuai arahan Presiden Republik Indonesia, fokus utama saat ini adalah percepatan pembangunan Huntara bagi masyarakat terdampak bencana.

“Fokus kita saat ini adalah Huntara, dengan penekanan pada kecepatan, karena masih banyak daerah lain yang juga membutuhkan penanganan,” kata Teddy.

Ia menegaskan, BUMN siap membantu pemerintah daerah untuk memastikan proses pemulihan pascabencana dapat berjalan secepat mungkin.

Baca Juga :  Balita Dua Tahun di Aceh Utara Dinyatakan Positif Corona

“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah pusat dalam rehabilitasi dan rekonstruksi di Provinsi Aceh. Skala musibah ini sangat besar, sehingga membutuhkan kerja bersama dari semua pihak, termasuk BUMN,” ujarnya.

Teddy juga menekankan pentingnya data yang akurat sebagai dasar perencanaan program BUMN, termasuk pembangunan Huntara yang merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto.

“Data sangat penting agar program yang kita jalankan tepat sasaran. Huntara ini kita bangun dengan kualitas yang baik, meskipun sifatnya sementara, namun bisa digunakan dalam jangka waktu yang cukup lama,” jelasnya.

Selain itu, Teddy memastikan proses penyaluran dana tunggu hunian akan dipercepat agar segera dirasakan oleh masyarakat terdampak banjir.

“Apa yang kita lakukan hari ini merupakan ikhtiar bersama antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN. Insya Allah Huntara ini akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” pungkas Teddy. (*)

 

Aceh Timur Bupati Al-Farlaky Groundbreaking Huntara
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

BNPB Salurkan DTH untuk Warga Dampak Banjir di Lhokseumawe

Januari 31, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Provinsi Percepat Pembangunan Ruas Jalan Peureulak – Pinding Blang Kejren

Januari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Resmikan 35 Huntara di Arakundo Simpang Ulim

Januari 24, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Mendagri Kunjungi Desa Sahraja di Pedalaman Aceh Timur 

Januari 22, 2026

Kapolda Aceh Serahkan 300 Kasur dan Dana Tunggu Hunian untuk Korban Bencana di Ketambe

Januari 20, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Bupati Al-Farlaky Resmikan Jembatan Bailey di Nurussalam Aceh Timur 

Januari 15, 2026

Bupati Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Ranto Peureulak

Januari 14, 2026

Mualem: Rp 80 Miliar Kita Alokasikan Dana Bencana, tapi Itu Kurang

Januari 12, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.