Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Kesehatan

Inggris Deteksi 4 Kasus Baru Cacar Monyet, Diduga Lewat Kontak Seks

REDAKSIBy REDAKSIMei 19, 20222 Mins Read
Inggris Deteksi 4 Kasus Baru Cacar Monyet, Diduga Lewat Kontak Seks Mei 19, 2022
Inggris deteksi empat kasus cacar monyet. (AFP/JUSTIN TALLIS)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

JAKARTA – Inggris mendeteksi empat kasus baru cacar monyet. Beberapa infeksi diduga menular akibat kontak seksual antar laki-laki atau mereka menyebutnya gay atau biseksual.

Secara rinci, Badan Keamanan Kesehatan Inggris (UKHSA) mendeteksi tiga kasus cacar monyet di London, dan satu kasus yang berkaitan di Newcastle. Penambahan ini membuat total cacar monyet di negara itu menjadi tujuh kasus.

Keempat kasus itu menginfeksi laki-laki yang telah melakukan hubungan seksual dengan laki-laki atau mereka mengidentifikasi dirinya sebagai gay atau biseksual.

Baca Juga :  Bisakah Obat Herbal jadi Alternatif Pengobatan Covid-19?

Para pasien itu kemudian dirawat di unit spesialis penyakit menular, di rumah sakit London dan Newcastle.

Sejauh ini belum ada informasi apakah kasus baru tersebut berkaitan dengan tiga kasus yang telah terkonfirmasi sebelumnya.

Selain empat kasus baru itu, WHO juga melaporkan satu kasus probable di Inggris.

Pejabat kesehatan telah mencatat beberapa infeksi mungkin melalui kontak seksual. Namun dugaan ini masih perlu penyelidikan lebih lanjut untuk memahami penularan virus.

“Kami melihat penularan di antara laki-laki yang berhubungan seksual dengan laki-laki,” jelas asisten direktur jenderal tanggap darurat WHO, Ibrahima Soce Fall dikutip AFP pada Rabu (18/5)

Baca Juga :  Brazil serukan penarikan pasukan dalam krisis Ukraina

Fall lalu berujar, “[Ini] adalah informasi baru yang perlu kami selidiki dengan benar, untuk memahami lebih lanjut dinamika penularan lokal di Inggris dan di beberapa negara lain.”

Untuk lebih memahami cacar monyet, pejabat WHO lain Maria Van Kerkhove mengatakan organisasi itu bekerja dengan kantor regional, serta Pusat Pengendalian Penyakit Eropa dan UKHSA.

“Kami bekerja sangat erat dengan [mereka] untuk mengevaluasi setiap kasus ini, sumber infeksi mereka,” kata dia.

Baca Juga :  Denda Rp5 juta bagi Warga DKI yang Tolak Vaksinasi COVID-19

Lebih lanjut Van Khorkve mengatakan, pelacakan kontak diperlukan untuk memastikan tak ada penularan lebih lanjut dari manusia ke manusia. Selain itu pelacakan kontak kembali dilakukan untuk lebih memahami sumber penularan.

Cacar monyet biasanya menular melalui kontak dekat dengan hewan yang terinfeksi seperti tikus, monyet dan penularan disebut terbatas antar manusia.

Jika manusia terinfeksi, mereka akan memiliki gejala seperti lesu, demam, nyeri otot, dan kedinginan. (*)

 

Sumber: CNN Indonesia

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

Layanan RSUD Langsa Berangsur Beroperasi Kembali

Desember 11, 2025

Bupati Al-Farlaky Beri Reward untuk 15 ASN Tenaga Kesehatan di Aceh Timur

November 12, 2025

Usai Launching, Bupati Al-Farlaky Jemput Pasien Pasung di Aceh Timur

November 10, 2025

Sidak Puskesmas Madat, Bupati Al-Farlaky Pastikan Pelayanan Kesehatan Tetap Prima

Oktober 27, 2025

Menhan Israel Perintahkan Lanjutkan Penghancuran Terowongan Gaza

Oktober 27, 2025

WHO: Kelaparan di Gaza Tak Berkurang Sejak Gencatan Senjata

Oktober 24, 2025

Polda Aceh Ajak Masyarakat Partisipasi dalam Lomba Kreatif dan Donor Darah Hari Jadi ke-74 Humas Polri

Oktober 20, 2025

Israel Serang Houthi Yaman Pakai Drone, 8 Tewas 142 Terluka

September 26, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.