Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Ragam

20 Tahun Tsunami Aceh, Mantan Konjen AS Terpukau dengan Kebangkitan Orang Aceh

REDAKSIBy REDAKSIJuli 21, 20242 Mins Read
20 Tahun Tsunami Aceh, Mantan Konjen AS Terpukau dengan Kebangkitan Orang Aceh Juli 21, 2024
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BANDA ACEH – Refleksi 20 tahun tsunami bagi mantan Konjen Amerika Serikat (AS) Paul S. Berg, yang paling membuatnya terpukau adalah bagaimana orang Aceh bisa bangkit dengan cepat dari trauma atau shock bencana tsunami 2004.

“Setelah tsunami, orang Aceh dalam kondisi shock, pemerintahnya juga shock. Tapi dalam waktu 2-3 minggu saya melihat mereka mulai berbicara. Saya terpukau melihat bagaimana orang Aceh bangkit dari shock begitu cepat,” kata Paul saat perbincangan bertajuk “Refleksi Bantuan Kemanusiaan 20 Thn Tsunami Aceh” di auditoriaum TDMRC Universitas Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, Minggu.

Baca Juga :  Sekwan Aceh Timur Zubir Kasim Terpilih Sebagai Ketua ASDEKSI Provinsi Aceh 

Bincang santai tersebut turut menghadirkan aktivis dan relawan bencana tsunami, Teuku Ahmad Fuad (Taf) Haikal, sebagai salah satu pembicara.

Tsunami dahsyat memporak-porandakan Aceh pada 26 Desember 2004, dengan korban jiwa sedikitnya 220 ribu orang meninggal dunia dan dinyatakan hilang, serta menghancurkan fasilitas publik serta rumah penduduk di sejumlah daerah di provinsi itu.

Bagi Paul, refleksi tsunami tiada guna lagi untuk menangisi bencana tersebut karena kesedihannya sulit untuk dijelaskan dengan kata-kata. Namun, ketangguhan orang Aceh yang bangkit dari bencana menjadi hal yang tak pernah ia lupakan.

“Saya sampai membuat laporan menganalisa hal ini dan apa yang membuat ketangguhan orang Aceh adalah karena keimanan (faith) yang dimiliki orang Aceh,” katanya.

Baca Juga :  Formasi 2019 Aceh Timur Terima 89 CPNS

Sedangkan bagi Taf Haikal, tsunami Aceh menjadi pelajaran berharga bagi setiap individu yang mengalami masa itu, terutama bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi bencana. Ia masih mengingat bagaimana begitu banyak orang pribadi hingga LSM dari berbagai negara masuk membantu Aceh, dan awalnya tidak terarah dan tanpa terkoordinasi. Hal ini karena Indonesia belum punya pengalaman dengan bencana sebesar tsunami, ditambah lagi kondisi Aceh dalam darurat militer.

Penanganan tsunami Aceh yang melibatkan semua stakeholder, lanjutnya, menjadi pondasi awal pembentukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan regulasi tentang tanggap bencana di Tanah Air.

Baca Juga :  Dua Orang Meninggal Dunia Tertimpa Tiang Listrik di Aceh Selatan

“Saya berharap ini jadi rekam jejak yang tidak boleh dilupakan oleh generasi muda kita di masa depan. Mungkin akan ada bencana lainnya, namun kita lebih siap dibandingkan waktu itu kita tak punya pengalaman sama sekali,” katanya.

Taf Haikal juga berharap, peran BNPB di pusat dan juga di daerah terus diperkuat sebagai lembaga riset yang makin canggih dalam hal mitigasi bencana dan menggerakkan semua stakeholder dalam penanganan bencana. []

 

Sumber: Antara

20 Tahun Kebangkitan Mantan Konjen AS Orang Aceh Tsunami
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Januari 4, 2026

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Menginap dan Makan di Lokasi Pengungsi

Januari 1, 2026

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

Nelayan Aceh Timur Terima Bantuan Perahu Motor, Jaring, Fiber dan Cool Box 

Desember 26, 2025

Masyarakat Geumpang Pidie Antar Bantuan ke Aceh Timur, Al-Farlaky Ucapkan Terimakasih

Desember 26, 2025

Bupati Al-Farlaky Kembali Antar Bantuan ke Pengungsi, Camat Diminta Percepat Data

Desember 24, 2025

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.