Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

Ratusan Orang Datangi Kedubes Israel, Doakan Tentara AS yang Bakar Diri

REDAKSIBy REDAKSIFebruari 27, 20243 Mins Read
Ratusan Orang Datangi Kedubes Israel, Doakan Tentara AS yang Bakar Diri Februari 27, 2024
ilustrasi
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

WASHINGTON – Ratusan orang mendatangi kedutaan besar Israel di Washington, D.C. pada Senin malam untuk berdoa bersama bagi Aaron Bushnell, tentara Amerika Serikat yang meninggal dunia setelah membakar diri memprotes perang Israel di Gaza.

Banyak orang berharap kematian Bushnell, 25, seorang perwira aktif Angkatan Udara AS, dapat mengubah dukungan tak tergoyahkan Presiden AS Joe Biden terhadap perang itu.

Leah, seorang Amerika-Palestina yang menolak memberikan nama belakangnya, mengatakan kepada Anadolu bahwa penting baginya untuk mengikuti acara berkabung itu “untuk menunjukkan solidaritas dan dukungan dengan mereka yang melakukan tindakan perlawanan ekstrem sebagai bentuk solidaritas dan dukungan mereka terhadap Palestina dan rakyat kami.”

Ketika ditanya mengenai apakan kematian Bushnell dapat mengubah arah perang, dia menjawab, “itulah harapannya.”

Baca Juga :  Hampir Rp 10 Triliun Dikuras Korut demi Program Nuklir Sepanjang Tahun

Bushnell membakar dirinya di depan Kedutaan Besar Israel pada Minggu sore memprotes perang yang sedang berlangsung di Jalur Gaza yang terkepung dan dukungan AS terhadap serangan tersebut. Dia dibawa ke rumah sakit tetapi meninggal karena luka yang dideritanya.

“Saya tidak akan lagi terlibat dalam genosida. Saya akan melakukan aksi protes ekstrem, namun jika dibandingkan dengan apa yang dialami rakyat Palestina di tangan penjajah, aksi tersebut tidak ekstrem sama sekali. Ini adalah apa yang diputuskan oleh kelas penguasa kita sebagai hal yang normal,” kata Bushnell dalam rekaman video yang menjadi viral di media sosial.

Bushnell berulang kali terdengar berteriak “Bebaskan Palestina!” saat api menelannya sebelum dia jatuh ke tanah.

Seorang petugas Dinas Rahasia memperkirakan bahwa “pada puncaknya”, acara berkabung atas kematiannya menarik lebih dari 300 orang. Pertemuan tersebut berlangsung selama lebih dari tiga jam dengan rata-rata lebih dari 100 orang hadir pada suatu waktu.

Baca Juga :  TVRI Tidak akan Tayangkan Film "Pengkhianatan G 30 S PKI"

Josephine Guilbeau, mantan perwira intelijen Angkatan Darat, mengatakan kepada Anadolu bahwa dia terbang dari Ohio untuk mengikuti acara berkabung tersebut, karena dia yakin “kematian Bushnell tidak akan sia-sia”.

“Pesannya perlu disampaikan. Dan kami perlu memastikan bahwa mendukung yang lainnya yang seperti Aaron, yang memiliki perasaan yang sama, karena bagaimana kita harus menghadapi genosida?” dia bertanya secara retoris.

“Kami belum pernah melihat hal ini sebelumnya dalam hidup kami, dan pemerintah kami hanya berharap rakyat Amerika akan menyaksikan kejadian ini selama lima bulan, tanpa mendapatkan masalah mental apa pun. Namun, tentu saja, ada masalah mental secara menyeluruh. Siapa pun yang memiliki akses ke Internet sedang menyaksikan genosida yang terjadi di zaman modern ini,” tambah Guilbeau.

Baca Juga :  Rumah Dinas Bupati Aceh Tenggara Diserang, Pelaku Diduga Gangguan Jiwa

Jenny Rosemary, 22, warga Annandale, Virginia, mengatakan protes nekad  Bushnell “adalah tindakan ekstrem, tetapi merupakan tindakan moralitas.”

“Saya pikir kita semua harus berharap untuk menjadi seberani itu,” kata Rosemary. “Saya pikir untuk mencapai titik ini, ada banyak ketidaktahuan atas nama pemerintah AS… Mereka tidak mungkin melewatkan semua video penderitaan dan kematian orang-orang, Anda tahu, tapi saya ingin berpikir jika salah satu dari mereka, Anda tahu, seseorang yang bertugas di militer, hal itu diharapkan akan mengubah sesuatu.” []

 

Sumber: Anadolu

Bakar diri Israel Ratusan Tentara AS
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Jalan Desa Terputus, Bupati Al-Farlaky Salur Logistik ke Desa Arakundo dan Gampong Grong-grong

Desember 13, 2025

Sambangi Pengungsi di Bawah Jembatan Idi, Al-Farlaky: Jangan Ada yang Bilang Lapar

Desember 7, 2025

Bupati Al-Farlaky Terobos Lumpur Antar Logistik ke Peunaron dan Lokop

Desember 2, 2025

Korban Banjir Aceh Timur Mulai Terserang Penyakit Gatal, Demam dan Flu

Desember 2, 2025

Warga Lokop Aceh Timur Hampir Sepekan Kelaparan, Bantuan Hanya Bisa Via Udara

Desember 1, 2025

Ribuan Korban Terisolir, Desa Sahraja dan Sijudo di Aceh Timur Belum Dapat Diakses

Desember 1, 2025

Korban Jiwa Diperkirakan Lebih 30 Orang Akibat Banjir di Aceh Timur 

November 30, 2025

Bupati Al-Farlaky: Warga Kami Ada yang Kelaparan di Pedalaman Aceh Timur

November 30, 2025

BBM Langka, Ratusan Warga di Kota Idi Rayeuk Aceh Timur Serbu SPBU

November 30, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.