Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
DPRK Aceh Timur

DPRK Sarankan Solusi Soal Tambang Minyak di Ranto Peureulak Aceh Timur

REDAKSIBy REDAKSIMaret 16, 20222 Mins Read
DPRK Sarankan Solusi Soal Tambang Minyak di Ranto Peureulak Aceh Timur Maret 16, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, Aceh Timur – Ketua Komisi I DPRK Aceh Timur Azhari menyarankan Pemerintah Aceh dan DPRA agar dapat mempercepat pengesahan Qanun tentang pertambangan rakyat yang kabarnya sedang dibahas oleh DPR Aceh.

Pemerintah juga diminta terus berupaya mencari cara untuk mengakomodir keberadaan sumur-sumur minyak yang dikelola oleh masayarakat di Ranto Peuruelak, agar bisa memberikan kesejahteraan secara merata.

“Kita meminta agar pemerintah berupaya mencari solusi, terkait dengan keberadaan sumur minyak yang dikelola oleh masyarakat di Ranto Peureulak, sehingga adanya payung hukum (Qanun), serta dapat memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, daerah maupun negara,” saran Azhari dalam rilisnya yang diterima media ini, Kamis (17/3/2022).

Baca Juga :  Kemenkes Kembali Deteksi Dua Kasus Baru Omicron di Indonesia

Qanun ini juga diharapkan menjadi salah satu jalan untuk mengakhiri polemik pengelolaan sumur minyak rakyat di Aceh, yang menjadi tumpuan ekonomi masyarkat selama ini seperti di Ranto Peureulak, Aceh Timur.

“Penghentian kegiatan tambang minyak di Ranto Peureulak Aceh Timur ini bukan solusi bijak, mengingat kegiatan ini juga sudah sangat lama berlangsung, pastinya banyak sekali masyarakat yang tergantung ekonomi di sumur-sumur tua tersebut,” tandas Azhari.

Baca Juga :  Mundur dari Ketua PB HMI, Saddam Al Jihad Serah Tanggung Jawab Pada Arya Kharisma Hardi

Azhari juga merasa khawatir, jika aktivitas masyarakat ini dihentikan akan berakibat pada hilangnya pekerjaan pada ribuan masyarakat yang selama ini bekerja di sumur minyak yang menjadi tempat warga bertahan hidup, apalagi saat ini sedang melanda bencana Pandemi Covid-19.

Politisi dari Fraksi Partai Aceh (PA) ini juga menyebutkan, Bencana Covid-19 telah mengakibatkan terhimpitnya perekonomian masyarakat, tak terkecuali di Aceh Timur.

Baca Juga :  Plt Kadis Kominfo Aceh Timur: Masyarakat Jangan Terjebak dengan Berita Hoaks

“Banyak masyarakat yang menaruh harapan hidup pada tambang minyak yang dikelola turun-menurun secara tradisional, untuk itu harus ada solusi agar penambangan ini dapat meringankan beban hidup masyarakat setempat,” harap Azhari yang juga Ketua DPS PA Kecamatan Ranto Peureulak (rn/red)

DPRK Aceh Timur
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Gandeng BSI, Bupati Al-Farlaky Santuni 476 Anak Yatim di Ranto Peureulak

Maret 18, 2026

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Maret 16, 2026

Terkait Undangan Wabup, Kabag Prokopim: Bukber Agenda Pemkab Aceh TimurĀ 

Maret 15, 2026

Pemkab Aceh Timur Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 200 Anak Yatim

Maret 15, 2026

Bank Aceh Kembali Dipercaya Sebagai Penyalur BSPS Tahun 2026

Maret 13, 2026

Bupati Al-Farlaky Instruksikan Pencairan THR, Pemkab Aceh Timur Kucurkan Anggaran 44 Miliar

Maret 11, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Pejabat Eselon II Hingga Camat Tunjukkan Prestasi Kerja

Maret 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Tinjau Huntara dan Santuni Anak Yatim di Banda Alam

Maret 9, 2026

Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Kawasan Strategis Taman Kota Banda Aceh

Maret 2, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.