Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

Usai Diizinkan Mendarat di Aceh Timur, 76 Etnis Rohingya Digabungkan ke Satu Lokasi

REDAKSIBy REDAKSIJanuari 29, 20251 Min Read
Usai Diizinkan Mendarat di Aceh Timur, 76 Etnis Rohingya Digabungkan ke Satu Lokasi Januari 29, 2025
Puluhan Rohingya berada diatas kapal kayu, yang terdampar di pesisir Pantai Leuge, Peureulak, Aceh Timur. Rabu, 29/1/2025/ Foto: Ist)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Sejumlah 76 warga etnis Rohingya yang terdiri dari 40 pria, 33 wanita dan empat bayi yang masih dibawah lima tahun akhirnya diizinkan mendarat di pesisir Pantai Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur pada Rabu, 29 Januari 2025, sekitar pukul 20.00 WIB.

Mereka yang diizinkan mendarat ini akhirnya digabungkan dengan para pengungsi Rohingya di satu titik lokasi, yang sebelumnya telah di tempatkan di Desa Seuneubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur.

Baca Juga :  Polisi Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa Dalam Kecelakaan Beruntun di Bintaro

“Tim gabungan sudah mengizinkan mereka untuk turun dan ditampung di lokasi penampungan sementara, di mana di sana sudah ada imigran Rohingya sebelumnya,” terang Keuchik Desa Leuge Munzir kepada wartawan.

Sebelumnya para imigran gelap ini sempat terombang ambing pada Rabu siang diatas kapal kayu yang ditumpanginya, karena tidak mendapatkan izin mendarat dari pihak berwenang setempat.

Baca Juga :  Polisi Usut Penyebab Kebakaran Sumur Minyak Pertamina di Aceh Tamiang

Akhirnya usai dilakukan pendataan, 76 orang imigran ini diangkut ketempat penampungan sementara ke Desa Seuneubok Rawang, dan menjadi tanggung jawab pihak UNHCR dan IOM.

Hal itu dibenarkan oleh Juru bicara pemerintah kabupaten Aceh Timur Muntasir kepada sejumlah wartawan pada Rabu (29/1/2025), malam.

“Sudah disepakati tadi antar pemerintah dengan UNHCR dan juga IOM, dua lembaga dunia itu yang nantinya akan mengurus semua keperluan para pengungsi,” pungkasnya. (*)

Baca Juga :  Gudang PKK Terbakar di Peureulak, Sejumlah Peralatan Desa Ludes Dilalap Api

 

Editor: Mahyud

Aceh Timur Digabungkan Rohingya Satu Lokasi Usai Diizinkan Mendarat
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Panglima Rusia: Dalang Dibalik Fitnah ke Bupati Aceh Timur Teridentifikasi

April 27, 2026

Doa Belasungkawa Awali Rakor DPD ASDEKSI Aceh

April 19, 2026

Hadiri Halal Bihalal IKAPA, Bupati Al-Farlaky: Warga Peureulak Tunjukan Bahwa Kita Kokoh 

April 16, 2026

Zulfahmi Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Forum Keuchik Ranto Peureulak 

April 7, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik Mantan Keuchik jadi Camat 

Maret 30, 2026

Kronologi Pembunuhan dr Shanti Astuti di Gayo Lues, Tersangka Curi Barang Berharga

Maret 26, 2026

Dua Warga Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Mobil yang Terparkir

Maret 24, 2026

Bupati Al-Farlaky dan Forkompimda Lepas Pawai Takbir

Maret 24, 2026

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Maret 16, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.