Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Daerah

Terkait 4 Pulau: Eks Kombatan GAM Peureulak Tunggu Arahan Panglima

REDAKSIBy REDAKSIJuni 16, 20252 Mins Read
Terkait 4 Pulau: Eks Kombatan GAM Peureulak Tunggu Arahan Panglima Juni 16, 2025
Terkait 4 Pulau: Mantan Kombatan GAM Peureulak Tunggu Arahan Panglima. (Foto: Mantan Kombatan GAM Wilayah Peureulak, Jala Pentagon)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Protes penggabungan 4 pulau milik Aceh ke provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus disuarakan oleh berbagai elemen di Provinsi Aceh. Mereka meminta agar Mendagri Tito Karnavian segera mengembalikan 4 Pulau yang menjadi milik Aceh.

Adapun ke-empat pulau yang dicaplok ke wilayah Sumut itu yakni, Pulau Panjang, Pulau Lipan, Pulau Mangkir Gadang, dan Pulau Mangkir Ketek.

Akibat keputusan yang dinilai sepihak ini, ratusan mahasiswa dan masyarakat bergerak melakukan demonstrasi ke kantor Gubernur Aceh, di Banda Aceh pada Senin, 16 Juni 2026. Suara penolakan juga dikumandangkan oleh para mahasiswa Aceh di Jakarta pada Minggu.

Baca Juga :  Panwaslih Aceh Timur Gelar Pelatihan Saksi Peserta Pemilu 

Tak hanya mahasiswa dan masyarakat sipil lainnya, mantan kombatan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Wilayah l Peureulak, Aceh Timur juga dengan tegas menyuarakan penolakan atas empat pulau yang digabungkan ke wilayah Sumut.

“Empat pulau itu jelas-jelas milik Aceh, kenapa digabungkan ke Sumut. Kami mantan kombatan GAM di Wilayah Peureulak dengan tegas menolak keputusan itu,” kata salah seorang mantan kombatan GAM Sagoe Pentagon, Wilayah Peureulak Jalaluddin. Senin (16/6/2025).

Jala Pentagon sapaan akrab mantan GAM ini juga menuturkan, kalau pihaknya tinggal menunggu instruksi dari Panglima. Sebagai bawahan kata Jala Pentagon, ia mempunyai atasan yakni Panglima Daerah l Wilayah Peureulak Muntasir Age. Untuk itu ia dan kawan-kawan siap menjalankan perintah dalam mempertahankan empat pulau yang menjadi milik Aceh.

Baca Juga :  Di Aceh Hanya Aceh Timur yang Masih Zona Kuning Covid-19

“Ia tentu kami menunggu arahan panglima terkait dengan sikap dan langkah selanjutnya dalam mempertahankan empat pulau di Aceh Singkil itu,” ujarnya.

Jala dan kawan-kawan turut berharap, agar keputusan Mendagri dapat ditinjau ulang, sehingga tidak mengundang kegaduhan, apalagi menurutnya, mereka selama ini telah hidup damai pasca penandatanganan MoU Helsinki.

Sebagai pendukung Presiden Prabowo pada Pemilu lalu, tambah Jala, dirinya sangat berharap ada keputusan yang bijak dan adil dari Presiden Prabowo. Mengingat, empat pulau itu sebagai marwah dan harga diri bagi rakyat Aceh.

Baca Juga :  Sejumlah 95.833 Jiwa Masyarakat Aceh Timur Telah Divaksin

“Untuk itu sebagai mantan kombatan dan juga pendukung Presiden Prabowo, kami minta jangan kecewakan rakyat Aceh, kami tau pak presiden sangat bijak dalam melihat masalah ini, kami juga ingin agar damai ini terus berlanjut di bumi Aceh,” harap Jala Pentagon. (*)

4 Pulau Eks Kombatan GAM Jala Pentagon Peureulak
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Januari 4, 2026

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Menginap dan Makan di Lokasi Pengungsi

Januari 1, 2026

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

Nelayan Aceh Timur Terima Bantuan Perahu Motor, Jaring, Fiber dan Cool Box 

Desember 26, 2025

Masyarakat Geumpang Pidie Antar Bantuan ke Aceh Timur, Al-Farlaky Ucapkan Terimakasih

Desember 26, 2025

Bupati Al-Farlaky Kembali Antar Bantuan ke Pengungsi, Camat Diminta Percepat Data

Desember 24, 2025

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.