Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Hukum

Pangdam IM Terima Dua Senjata Api Sisa Konflik Aceh

REDAKSIBy REDAKSISeptember 28, 20252 Mins Read
Pangdam IM Terima Dua Senjata Api Sisa Konflik Aceh September 28, 2025
Panglima Kodam Iskandar Muda (IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menerima penyerahan senjata api sisa konflik dari warga. (Sumber: humas Kodam IM)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BANDA ACEH – Panglima Kodam Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayjen TNI Joko Hadi Susilo menerima langsung penyerahan dua pucuk senjata api sisa konflik Aceh.

Dua pucuk senjata ini diserahkan oleh warga secara sukarela kepada pihak keamanan setempat, khususnya Tentara Nasional Indonesia (TNI) yang ada di Aceh Tamiang dan juga di kabupaten Aceh Barat.

Senjata api yang diserahkan oleh warga Aceh Tamiang, pda Selasa, 23 September 2025 berupa senjata api Laras panjang,  M-16 A1 lengkap dengan magazen SS-1 melalui Dandim 0117/Aceh Tamiang.

Baca Juga :  Polda Aceh Kerahkan 557 Personel untuk Amankan Closing Ceremony PON di SHB

Sedangkan dari pada Kamis, 25 September 2025, Pangdam kembali menerima satu pucuk Carl Walther Pabrikulm/DO Cal. 9 MM Made in Germany beserta magazennya dari warga kabupaten Aceh Barat.

Atas penyerahan kedua pucuk senjata api itu, Mayjen TNI Joko Hadi Susilo turut mengapresiasi langkah sukarela masyarakat menyerahkan senjata api sisa konflik ini.

Menurutnya, tindakan tersebut bukan hanya bentuk kepedulian warga terhadap keamanan lingkungan, tetapi juga bukti semakin matangnya sikap masyarakat Aceh dalam menjaga perdamaian pasca berakhirnya konflik.

Baca Juga :  Dugaan Korupsi Miliaran Rupiah di Kota Langsa, Kejati Sudah Periksa 10 Orang

“Saat ini kesadaran kolektif masyarakat menyerahkan senjata api sisa konflik menjadi sinyal positif bagi keberlanjutan perdamaian Aceh,” kata Pangdam IM.

Ia juga turut mengucapkan terimakasih kasih kepada masyarakat yang telah menyerahkan senjata api sisa konflik.

“Kami berterima kasih kepada masyarakat yang telah menyerahkan senjata api sisa konflik. Ini adalah wujud nyata dukungan terhadap stabilitas keamanan dan kedamaian di Aceh,” sebut Joko, Minggu (28/9/2025).

Baca Juga :  Abu Laot Tiktokers Aceh Ditahan oleh Polisi

Lebih lanjut Pangdam mengatakan, menyimpan senjata api ilegal berpotensi menimbulkan kerawanan, bahkan mengancam ketertiban. Untuk itu ia mengajak masyarakat untuk tidak lagi menyimpannya senjata api maupun bahan peledak.

“Aceh saat ini sudah aman dan damai. Mari kita jaga bersama kondisi ini dengan tidak lagi menyimpan senjata api atau bahan peledak,” harapnya. (*)

Pangdam IM Senjata Api Sisa Konflik warga
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Januari 17, 2026

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Polda Aceh Siapkan 2.924 Personel Amankan Nataru

Desember 19, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Kunker ke Pidie Jaya, Kapolda Aceh Minta Jajarannya Tingkatkan Sinergi dan Ciptakan Rasa Aman

November 29, 2025

Polda Aceh Gandeng MPU dalam Membentuk Polisi yang Profesional dan Berkarakter

November 18, 2025

Kapolda Aceh Hadiri Syukuran HUT ke-80 Korps Brimob

November 14, 2025

Polda Aceh Gelar Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2025

November 10, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.