Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Audiensi dengan Kedutaan Kerajaan Denmark di Jakarta

REDAKSIBy REDAKSISeptember 29, 20252 Mins Read
Wagub Aceh Audiensi dengan Kedutaan Kerajaan Denmark di Jakarta September 29, 2025
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, JAKARTA – Wakil Gubernur (Wagub) Aceh, Fadhlullah, SE, melakukan audiensi dengan pihak Kedutaan Besar Kerajaan Denmark di Menara Rajawali, Jakarta Pusat, Senin 29 September 2025.

Dalam pertemuan tersebut, Wagub Fadhlullah didampingi tokoh pemuda Aceh, Ustad Muhammad Riza.

Rombongan Wagub Aceh disambut langsung oleh Duta Besar Kerajaan Denmark untuk Indonesia, Sten Frimodt Nielsen. Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban.

Audiensi ini bertujuan memperkuat kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Denmark di bidang energi, investasi, dan pengembangan potensi daerah. “Hari ini kami dengan senang hati bisa bertemu dan menyampaikan berbagai potensi Aceh,” ujar Fadhlullah.

Baca Juga :  Mualem Launching Instruksi Gubernur untuk Wajibkan ASN dan Masyarakat Shalat Fardhu Berjamaah

Fadhlullah memaparkan Aceh sebagai provinsi paling barat Indonesia dengan 23 kabupaten/kota yang memiliki sumber daya alam melimpah, mulai dari minyak, gas, tembaga, emas, hingga bijih besi. Aceh juga dikenal dengan komoditas kopi arabika Gayo, robusta, dan nilam berkualitas dunia.

Ia menambahkan Aceh memiliki daya tarik wisata alam luar biasa, seperti Taman Nasional Gunung Leuser—“paru-paru dunia”—dan kawasan Sabang di titik nol kilometer Indonesia yang strategis karena dilintasi sekitar 6.000 kapal setiap hari.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas 2025, Wagub Aceh Ajak Semua Pihak Wujudkan Pendidikan Bermutu

Fadhlullah menyampaikan terima kasih kepada negara-negara Eropa, termasuk Denmark, yang pernah membantu Aceh saat konflik dan bencana tsunami, serta menyinggung sejarah perdamaian Aceh yang berlangsung di Finlandia.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Sten Frimodt Nielsen juga mengungkapkan rencana untuk berkunjung langsung ke Aceh. Ia menyatakan kesiapan Denmark untuk melakukan pemetaan potensi Aceh dengan mengirimkan pakar-pakar berkompeten, termasuk yang saat ini bertugas di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI. Pemetaan itu diharapkan menjadi dasar pengembangan berbagai peluang kerja sama Aceh dan Denmark di masa mendatang.

Baca Juga :  Penunjukan Bustami Hamzah Sebagai Pj Gubernur Aceh  Dinilai Sudah Tepat

Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kerja sama antara Aceh dan Denmark, khususnya di bidang energi, pariwisata, serta investasi. (*)

 

Sumber: humas Pemerintah Aceh 

Audiensi Denmark Kedutaan Kerajaan Pemerintah Aceh Wakil Gubernur
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi hingga 25 Desember

Desember 10, 2025

Jubir: Pemerintah Aceh Potong Belanja SKPA Penuhi Tanggap Darurat

Desember 4, 2025

Gubernur Mualem Bahas Tindak Lanjut Pembangunan Terowongan Geurutee dan Jalan Tol dengan Menteri PU

Oktober 28, 2025

Aceh Calon MTQ Nasional 2028, Pusat Cek Kesiapan

Oktober 24, 2025

Printah Bangladesh Jajaki Kerjasama Dengan Aceh

Oktober 24, 2025

Mualem Hadiri Haul ke-5 Abu Paloh Gadeng di Aceh Utara

Oktober 23, 2025

Rapat Bersama KPK, Sekda Aceh Targetkan 95 Persen Capaian MCSP Aceh 2025

Oktober 23, 2025

Mualem Raih Penghargaan Kepala Daerah Peduli Pesantren

Oktober 21, 2025

Sambut Ajakan Mualem, Arab Saudi Siapkan 8 Pesawat Terbang untuk Aceh Airline

Oktober 17, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.