Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Hukum

Dua Terdakwa Kasus Korupsi Dermaga TPI Kuala Leuge Dituntut 1,3 Tahun Penjara

REDAKSIBy REDAKSIOktober 24, 20252 Mins Read
Dua Terdakwa Kasus Korupsi Dermaga TPI Kuala Leuge Dituntut 1,3 Tahun Penjara Oktober 24, 2025
Foto: kolase sidang dan dermaga TPI Kuala Leuge, kecamatan Peureulak, Aceh Timur.
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BANDA ACEH – Dua terdakwa korupsi pembangunan Dermaga TPI di Gampong Kuala Leuge, Kecamatan Peureulak, Aceh Timur, tahun anggaran 2022, dituntut 1,3 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Aceh Timur. Jumat (24/10/2025, di pengadilan Tipikor Banda Aceh.

Adapun kedua terdakwa masing-masing yakni Sarbaini, selaku Direktur Cabang CV Bungir Jaya Nusantara (Kontraktor), serta Edi Suprayetno, selaku Direktur CV Arceende Consultant sebagai pengawas proyek.

Baca Juga :  Sertijab, Kompol Parmohonan Harahap Jabat Kasatreskrim  Polresta Banda Aceh 

JPU membacakan tuntutan kepada kedua terdakwa dihadapan Majelis Hakim Irwandi sebagai ketua, yang didampingi oleh Heri Alfian dan Anda Ariansyah, masing-masing sebagai anggota.

Dalam amar tuntutannya JPU menyebut bahwa, keduanya telah memanipulasi kontrak serta pelaksanaan proyek rekonstruksi pembangunan dermaga TPI Kuala Leuge, yang bersumber dari dana Otonomi Khusus (Otsus) Aceh tahun 2023, dengan pagu anggaran senilai Rp709 juta rupiah melalui, Dinas Perikanan Kabupaten Aceh Timur.

Baca Juga :  Kupiah Seuke Didukung 23 DPS dan Panglima Sagoe untuk Ketua Definitif DPW PA Aceh Timur

“Berdasarkan laporan hasil audit LHKPN tahun 2024, proyek tersebut dikerjakan tidak sesuai spesifikasi teknis. Volume pekerjaan juga menyimpang dengan memalsukan administrasi. JPU sebut, kerugian negara akibat perbuatan terdakwa mencapai Rp156 juta. Namun, jumlah tersebut telah dikembalikan sepenuhnya oleh terdakwa Sarbaini,” terang JPU dari Kejaksaan Negeri Aceh Timur.

Untuk itu JPU meminta kepada majelis hakim agar dapat menjatuhkan pidana terhadap Sarbaini dan Eko Suprayetno dengan hukuman satu tahun tiga bulan penjara serta denda Rp50 juta rupiah dan subsider tiga bulan kurungan.

Baca Juga :  Jelang Pemilu 2024, Polres Aceh Timur dan Brimob Patroli Gabungan 

“Terdakwa dituntut Karena telah melanggar pasal 3 ayat (1) junto pasal 3 junto pasal 18 ayat (1) huruf a, b, ayat (2), dan ayat (3) Undang-undang RI Nonor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan UuU Nomor 20 Tahun 2021,” sebut JPU saat membacakan tuntutannya pada Jumat, (24/10/2025). (*)

 

Editor: Redha

3 Tahun Penjara Dermaga Kasus Korupsi Terdakwa TP Kuala Leuge
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam  Pertama Asia Tenggara di Peureulak

Juni 17, 2026

Operator dan Keuchik di Ranto Peureulak Ikuti Pelatihan SIKEUDES Online Versi 2.0.8

Mei 20, 2026

Terkait PT Beurata Maju, Adi Maros:  Hukum jangan Tajam ke Bawah Tumpul ke Atas 

Mei 19, 2026

Bupati Al-Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

Mei 18, 2026

Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Mei 18, 2026

Kabid Humas Polda Aceh Bantah Isu Bupati Al-Farlaky Ditetapkan Tersangka

Mei 17, 2026

Akademisi IAIN Langsa Apresiasi Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga Miskin

Mei 15, 2026

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

Mei 13, 2026

Sidang Perdana Mutia Sari Hanya Dihadiri oleh Kuasa Hukum

Mei 13, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.