RILIS.NET, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky menyampaikan berbagai kebutuhan untuk warganya, yang menjadi korban banjir, saat disambangi oleh Gubernur Aceh Muzakir Manaf (Mualem), di pendopo Idi Rayeuk, Kamis (4/12/2025).
Kepada Mualem Al-Farlaky menceritakan semua kondisi yang dialami oleh korban banjir, selain melaporkan kerusakan fasilitas umum juga kendala yang dialami saat menyalurkan bantuan logistik.
“Saat menerobos ke Peunaron mengantarkan bantuan logistik tim kami terjebak longsor di kawasan gunung putus itu,” kata Iskandar Al-Farlaky sambil menunjukkan lokasi, pada layar video yang diputar di depan Gubernur Aceh.
Al-Farlaky juga menyampaikan kebutuhan air bersih yang sangat mendesak, karena sejumlah sumber air di sana telah tercemar akibat diterjang banjir.
Obat-obatan, susu untuk bayi dan pembalut bagi wanita juga disampaikan oleh Bupati. Serta alat berat untuk membuka akses jalan yang penuh dengan material kayu maupun lumpur sisa banjir
“Rumah sakit SAAS di Peureulak Mualem lumpuh total, semua obat-obatan ikut terendam banjir. Yang masih beroperasi saat ini rumah sakit dr Zubir Mahmud, namun stok obat-obatan sangat menipis,” tambahnya
Al-Farlaky juga mengatakan, RSUD dr Zubir Mahmud juga melayani pasien korban banjir dari luar Aceh Timur. Kepada keluarga pasien dari luar juga akan disediakan tenda serta dapur umum.
“Korban banjir yang dari luar Aceh Timur juga kita layani, kamar kekurangan kami akan pasangkan tenda serta menyediakan dapur umum, karena kasian mereka tidak tau mau makan dimana,” sebut Al-Farlaky.
Saat ini sambung Al-Farlaky semua kecamatan sudah terakses untuk diantarkan bantuan, termasuk ke kecamatan Simpang Jernih dengan menggunakan perahu nelayan, yang disuplai bahan bakar untuk mengantar logistik.
Sementara itu, Mualem mengaku akan merespon dengan cepat semua laporan yang disampaikan oleh Bupati. Ia juga turut meminta data kerusakan berbagai fasilitas publik yang ditimbulkan akibat banjir.
Begitupun dengan air bersih, armada PMI dari Jusuf Kalla juga akan segera datang untuk mengangkut air bersih. “Semua kerusakan didata,” kata Mualem serta berharap agar semua tabah dengan musibah yang melanda Aceh.
Mualem juga mengisahkan kondisi sejumlah kabupaten lainnya yang porak-poranda, bahkan kata dia ada desa yang telah hilang tersapu banjir. (rn/my)
Editor: Mahyud

