Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Dunia

7 Update Perang Rusia-Ukraina, Tentara Bayaran Putin Terlibat

REDAKSIBy REDAKSIJuli 30, 20223 Mins Read
7 Update Perang Rusia-Ukraina, Tentara Bayaran Putin Terlibat Juli 30, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

JAKARTA – Serangan Rusia ke Ukraina hampir memasuki bulan kelima. Hingga saat ini, pertempuran antara keduanya masih terus sengit terjadi di mana Kyiv sudah memulai serangan ke wilayah-wilayah yang diduduki pasukan Rusia.B erikut perkembangan terbarunya seperti dikutip The Guardian, Jumat (29/7/2022):

1. Tahanan perang ukraina tewas

Rusia dan pihak berwenang yang diduduki di Donetsk telah mengeklaim bahwa lebih dari 50 tawanan perang Ukraina telah tewas dan sedikitnya 75 terluka setelah pasukan Ukraina menembaki sebuah penjara di mana mereka ditahan.

2. Rusia masih gempur Mykolaiv

Sedikitnya lima orang tewas dan tujuh terluka dalam serangan di halte bus di kota Mykolaiv, menurut gubernur regional Vitaliy Kim. Gambar grafis dari tempat kejadian menunjukkan jalan yang dipenuhi mayat.

3. Ukraina serang balik Rusia

Baca Juga :  Korban Tewas 100, Ini Kronologi Perang Saudara di Sudan

Ukraina telah meningkatkan kampanyenya untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Rusia di selatan dengan mencoba mengebom dan mengisolasi pasukan Rusia di daerah yang sulit dipasok.

Militer Kyiv mengatakan pesawat Ukraina menyerang lima benteng Rusia di sekitar Kherson dan kota terdekat lainnya pada hari Kamis. Ukraina mengatakan pihaknya juga telah merebut kembali beberapa pemukiman kecil di tepi utara wilayah Kherson.

4. Inggris sebut Ukraina susun momentum serangan ke Rusia

Intelijen Inggris mengatakan serangan balasan Ukraina di wilayah Kherson sedang mengumpulkan momentum untuk melumpuhkan Rusia yang berkuasa di kota itu.

“Pasukan Ukraina kemungkinan besar telah membangun jembatan di selatan Sungai Ingulets, yang membentuk batas utara Kherson yang diduduki Rusia,” ujar Kementerian Pertahanan Inggris.

“Ukraina telah menggunakan artileri jarak jauh barunya untuk merusak setidaknya tiga jembatan di seberang Sungai Dnipro yang diandalkan Rusia untuk memasok daerah-daerah di bawah kendalinya.”

Baca Juga :  Irak Tawarkan Bantuan Cari Lokasi Jatuh Helikopter Presiden Iran

Kherson sendiri merupakan wilayah yang diduduki Rusia. Moskow bahkan berencana untuk mendirikan pemerintahan di kota itu.

Meski begitu, kota ini menjadi pusat serangan Ukraina untuk melumpuhkan Rusia. Kyiv dilaporkan telah menghancurkan gudang senjata Kremlin di wilayah itu dengan rudal buatan Amerika Serikat (AS), HIMARS.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace sendiri mengatakan bahwa pasukan Rusia di Ukraina berada di ‘tempat yang sangat sulit.’ Ia menyebut bahwa strategi Presiden Rusia Vladimir Putin mirip dengan menempatkan pasukannya melalui penggiling daging.

“Mereka mungkin bisa terus membunuh tanpa pandang bulu dan menghancurkan saat mereka pergi, tetapi itu bukan kemenangan”.

5. Menlu Rusia telepon AS

Baca Juga :  Inggris Deteksi 4 Kasus Baru Cacar Monyet, Diduga Lewat Kontak Seks

Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergei Lavrov mengatakan bahwa Moskow akan segera mengusulkan tanggal untuk panggilan dengan rekannya dari Amerika Serikat (AS), Anthony Blinken. Panggilan itu diharapkan akan memicu pertukaran tahanan potensial.

6. Rusia gunakan tentara swasta hajar Ukraina

Perusahaan militer swasta Rusia Wagner kemungkinan telah dialokasikan tanggung jawab untuk sektor-sektor tertentu dari garis depan di timur Ukraina.

Menurut Kementerian Pertahanan Inggris, Moskow saat ini menghadapi kekurangan besar infantri tempur.

7. Ukraina imbau warga mengungsi

Penduduk daerah yang diduduki Rusia di wilayah Donbas timur Ukraina telah didesak untuk mengungsi. Wakil Perdana Menteri Ukraina Iryna Vereshchuk mengatakan orang-orang berisiko terputus dari “listrik, air, makanan dan pasokan medis, pemanas dan komunikasi” jika mereka tinggal di daerah itu.

 

Sumber: CNBC Indonesia 

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Menhan Israel Perintahkan Lanjutkan Penghancuran Terowongan Gaza

Oktober 27, 2025

WHO: Kelaparan di Gaza Tak Berkurang Sejak Gencatan Senjata

Oktober 24, 2025

Israel Serang Houthi Yaman Pakai Drone, 8 Tewas 142 Terluka

September 26, 2025

Sah! Presiden Iran Umumkan Penghentian Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB

Juli 2, 2025

Usai AS Serang Iran, Israel Hancur Lebur Dihujani Rudal Taheran

Juni 22, 2025

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Vladimir Putin

Juni 20, 2025

Suhu Ekstrem Nyaris 50 Derajat Celcius, Jelang Puncak Haji di Arafah

Juni 2, 2025

Presiden Chile Tuduh Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Jalur Gaza

Mei 22, 2025

AS dan Arab Saudi Teken Penjualan Terbesar Capai Rp 2 Kuadriliun

Mei 14, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.