Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Kesehatan

Kepala BKKBN Aceh: Tahun 2024 Stunting Harus Turun 14 persen

REDAKSIBy REDAKSIMei 23, 20232 Mins Read
Kepala BKKBN Aceh: Tahun 2024 Stunting Harus Turun 14 persen Mei 23, 2023
Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Drs Sahidal Kastri MPd saat menghadiri forum koordinasi Stunting tingkat Kabupaten, di Abdya, Selasa (23/5/2023)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

BLANG PIDIE – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Aceh Drs Sahidal Kastri MPd mengatakan bahwa, untuk Provinsi Aceh pada tahun 2024 nanti angka stunting harus turun 14 persen dari 31,2 persen.

Hal itu dikatakan Sahidal saat sambutan dalam kegiatan forum koordinasi stunting tingkat Kabupaten yang berlangsung di aula Bappeda Abdya, Selasa (23/5/2023).

Kegiatan tersebut dihadiri Sekda setempat yang diwakili Asisten III Edi Darmawan sekaligus membuka forum tersebut. Hadir juga sejumlah SKPK serta para Kabid dan operator dilingkungan pemerintah setempat yang membidangi stunting.

Baca Juga :  KPU: Empat Calon Kepala Daerah Meninggal Dunia

Sahidal mengatakan, sebagaimana diketahui bahwa ada Perpres Nomor 72 tahun 2001 itu mengisyaratkan kepada kita agar dapat menurunkan angka stunting ditahun 2024 mendatang sebesar 14 persen. Sebab, di tahun 2022 angka stunting di Aceh masih tinggi dengan penurunan hanya 2 persen

“Ini memang berat tugas kita. Namun demikian kita tidak boleh patah semangat karena kalau digerakkan secara bersama stunting di Aceh bisa kita turunkan,” sebutnya.

Baca Juga :  PDP Asal Pidie Dinyatakan Positif Covid-19

Menurutnya, penurunan angka stunting juga harus dilakukan dengan cara mengatur jarak kehamilan sehingga hal ini juga bagian dari menurunkan stunting.

“Karena apabila jarak kehamilan tidak dijaga maka akan berimbas kepada anak menjadi stunting karena cepat tidak lagi menyusui,” ujarnya.

Disebutkan, dalam hal ini tentunya Sahidal belum bisa jelaskan secara satu persatu. Namun, pemberian asi kepada bayi Aceh menurutnya masih rendah dari pada sumatera. “Asi ini perintah Allah bukan hanya perintah bidan,” sebutnya.

Baca Juga :  Satgas PMK Banda Aceh Gencarkan Disinfeksi Kandang Hewan Ternak

Masih menurutnya, ada 9 indikator yang menyebabkan kurang nya ibu memberikan asi kepada anak. sehingga hal ini perlu dibenahi sehingga kedepan ibu terus memberikan asi kepada anaknya.

“Jangan harapkan anggaran penurunan stunting ini dari dana desa. karena masih ada anggaran kabupaten. maka jangan dikit-dikit harus menggunakan anggaran dd. dan ini tentu membuat kepala desa marah sebab dikit-dikit pakai anggaran dana desa,” sebutnya. (rn/adv)

BKKBN Stunting Tahun 2024
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

Bupati Aceh Timur Perintahkan Camat Akuratkan Data Korban Bencana

Desember 18, 2025

Bupati Al-Farlaky Disambut Tangis Haru Warga Simpang Jernih 

Desember 16, 2025

Layanan RSUD Langsa Berangsur Beroperasi Kembali

Desember 11, 2025

Jaringan Lumpuh, Warung Penyedia Starlink Diserbu Pengguna Handphone di Aceh Timur 

November 30, 2025

Lima Desa di Lokop Aceh Timur Hilang Disapu Banjir Bandang dan Longsor, Ribuan Warga Terisolir 

November 29, 2025

Bupati Al-Farlaky Beri Reward untuk 15 ASN Tenaga Kesehatan di Aceh Timur

November 12, 2025

Usai Launching, Bupati Al-Farlaky Jemput Pasien Pasung di Aceh Timur

November 10, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.