Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

Lima Desa di Lokop Aceh Timur Hilang Disapu Banjir Bandang dan Longsor, Ribuan Warga Terisolir 

REDAKSIBy REDAKSINovember 29, 20253 Mins Read
Lima Desa di Lokop Aceh Timur Hilang Disapu Banjir Bandang dan Longsor, Ribuan Warga Terisolir  November 29, 2025
Banjir Bandang dan Longsor Terjang Lokop Aceh Timur. (Foto: material kayu yang terbawa banjir bandang penuhi pemukiman warga/dok rilis.net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Sedikitnya lima desa di Kecamatan Lokop, Serbajadi Aceh Timur dilaporkan lenyap disapu banjir bandang dan longsor yang terjadi sejak Rabu, 26 November 2025. Ribuan warga masih terisolir akibat akses transportasi dan jaringan komunikasi yang lumpuh sejak sepekan.

Kabar duka ini disampaikan oleh warga Desa Lokop Serbajadi, Kabupaten Aceh Timur melalui pesan WhatsApp, namun pada Rabu sore akses informasi dan transportasi di seluruh Aceh Timur lumpuh total, sehingga kondisi terkini di kawasan itu tidak dapat di update lagi.

Berdasarkan keterangan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky yang dikutip RILISNET pada Sabtu, (29/11/2025), di Posko Penyaluran bantuan, yang berlokasi di komplek pendopo Idi Rayeuk, menyebutkan, warga di lima desa yang disapu banjir Bandang dan Longsor ini terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi.

“Lima desa yang ada di kawasan Lokop Serbajadi rata diterjang banjir bandang dan longsor, yang tersisa satu desa yakni Desa Sembuang di ketinggian. Akses menuju ke lokasi lumpuh, satu-satunya cara mengirimkan bantuan yaitu dengan helikopter,” kata Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, Sabtu (29/11/2025).

Baca Juga :  Tiga Tahun Alami Lumpuh dan Susah Bicara, Indra Wahyu Butuh Uluran Tangan Dermawan

Bupati Al-Farlaky meminta pemerintah pusat maupun provinsi agar segera mengirimkan bantuan kemanusiaan, melalui udara, karena sebagian kawasan pedalaman Aceh Timur masih sulit di jangkau, berhubung kondisi jalan yang tidak dapat dilalui akibat genangan banjir.

“Laporan terkait kondisi terkini kita juga udah sampaikan kepada pihak Kementerian, mereka katanya sedang berbelanja sembako di Medan, untuk dikirm melalui jalur laut yaitu Belawan, yang nantinya di bongkar di pelabuhan Kuala Idi,’ sebut Bupati yang di kutip media RILIS.NET,.pada Sabtu sore.

Tidak hanya di kawasan Lokop yang masih terisolir akibat banjir bandang dan tanah longsor, sejumlah kawasan lainnya di pedalaman juga mengalami nasib serupa, seperti di Kecamatan Ranto Peureulak, Banda Alam, Pantee Bidari, Indra Makmue maupun kawasan lainnya seperti Kecamatan Simpang Ulim, dan juga Madat, serta ratusan desa lainnya di kecamatan yang berbeda.

Baca Juga :  Menteri KKP RI Trenggono Puji Hasil yang Dicapai Klaster Tambak di Aceh Timur

Saat ini, puluhan ribu warga masih mengungsi di tempat yang dianggap aman, seperti di sekolah, Meunasah, bahkan di bukit-bukit yang dianggap paling tinggi, seperti yang dialami oleh warga Desa Lokop dan Serbajadi.

Sedangkan di Kecamatan Idi Tunong, Idi Rayeuk, Peureulak Barat, dan juga Peureulak banjir juga merusak rumah warga, jembatan hingga jalan di pusat kota Idi Rayeuk.

Lima Desa di Lokop Aceh Timur Hilang Disapu Banjir Bandang dan Longsor, Ribuan Warga Terisolir  November 29, 2025
Material kayu yang dibawa banjir bandang di Lokop Aceh Timur

Banjir juga menelan puluhan korban jiwa akibat terseret arus. Namun media RILIS.NET belum memperoleh data resmi dari pihak terkait, akibat lumpuhnya jaringan komunikasi Internet sejak Rabu, 26 November lalu.

Akibat saluran informasi yang lumpuh, menyulitkan perintah daerah setempat untuk mengupdate informasi terkini, baik jumlah korban jiwa maupun titik lokasi pengungsi. Tak hanya akses Internet yang tidak berfungsi, warga juga tidak mendapatkan aliran listrik sejak sepekan ini.

Baca Juga :  Ketua KPU Banjarmasin Cabuli Siswa Magang di Toilet Hotel

Begitu pun dengan media ini sejak Rabu pekan lalu, tidak dapat mengupdate sejumlah hasil liputan di lapangan akibat tidak tersedianya jaringan internet, baru pada Sabtu, 29 November jurnalis RILIS.NET mendapatkan jaringan internet Starlink, yang baru tersedia di Pendopo Bupati Aceh Timur, yang juga dijadikan sebagai Posko Penyaluran bantuan kepada para korban banjir.

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh media ini, sejumlah ribuan warga di pedalaman Aceh Timur masih belum mendapatkan bantuan, akibat jalur transportasi yang sulit dilalui, selain masih ada yang tergenang air, sejumlah jalan lintas disejumlah kawasan dilaporkan juga putus akibat tertimbun longsor dan material kayu dari terjangan banjir bandang di kawasan itu. (rn/my)

Editor: Mahyud 

Aceh Timur Banjir Bandang Desa Lima Desa Lumpuh Lokop Longsor
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Instruksikan Pencairan THR, Pemkab Aceh Timur Kucurkan Anggaran 44 Miliar

Maret 11, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Pejabat Eselon II Hingga Camat Tunjukkan Prestasi Kerja

Maret 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Tinjau Huntara dan Santuni Anak Yatim di Banda Alam

Maret 9, 2026

Tinjau Huntara, Bupati Al-Farlaky juga Santuni Anak Yatim di Blang Nie

Maret 4, 2026

Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Kawasan Strategis Taman Kota Banda Aceh

Maret 2, 2026

Bank Aceh Hadirkan ‘Gampong Ramadhan in Action 2026’ di Masjid Raya Baiturrahman ​

Maret 1, 2026

25 Pejabat Eselon ll di Pemerintah Aceh Dilantik

Februari 27, 2026

Usai Dilantik, 106 Keuchik Dapat HT dari Al-Farlaky untuk Perkuat Koordinasi

Februari 23, 2026

Warga Aceh Timur Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

Februari 21, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.