Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Dunia

Korban Tewas 100, Ini Kronologi Perang Saudara di Sudan

REDAKSIBy REDAKSIApril 18, 20232 Mins Read
Korban Tewas 100, Ini Kronologi Perang Saudara di Sudan April 18, 2023
Foto: AFP/-
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

JAKARTA – Perang saudara kini melanda Sudan. Bahkan, konflik terbaru menewaskan lebih dari 100 orang hanya dalam tiga hari.

Pertempuran berkecambuk di negeri itu akibat persaingan para jenderal untuk merebut kekuasaan di negeri tersebut. Serangan udara, tank di jalanan, tembakan artileri dan senjata berat pecah di seluruh negeri, tak hanya ibu kota Khartoum, sejak akhir pekan hingga Senin ini.

“Korban tewas di antara warga sipil … telah mencapai 97,” kata serikat dokter menambahkan bahwa “puluhan” lain juga meregang nyawa, dikutip AFP.

Komite Sentral Dokter Sudan, sebuah organisasi pro-demokrasi yang terpisah, juga melaporkan hal sama. Dilaporkan pula bagaimana sekitar 942 orang terluka.

Baca Juga :  Israel Akan Izinkan Umat Muslim Akses Al-Aqsa di Bulan Ramadhan

“Tiga staf PBB dari Program Pangan Dunia termasuk di antara mereka yang tewas dalam pertempuran,” muat media Prancis itu lagi.

“Ini memaksa penghentian sementara semua operasi di negara di mana sepertiga penduduknya membutuhkan bantuan,” tegasnya.

Bagaimana kronologinya?

Ketegangan ini dimulai sejak 2021. Kudeta membuat dua jenderal berebut kekuasaan. Mereka adalah Abdel Fattah al-Burhan dan wakilnya, Mohamed Hamdan Daglo.

Fattah al-Burhan adalah panglima militer Sudan. Namun Daglo memimpin Pasukan Dukungan Cepat (RSF) paramiliter yang kuat.

Kedua belah pihak menuduh yang lain memulai pertempuran. Keduanya juga mengklaim berada di atas angin dengan menyatakan kontrol atas situs-situs utama, termasuk bandara dan istana kepresidenan meski tak bisa diverivikasi secara independen.

Baca Juga :  Kebakaran di Los Angeles Terparah Sepanjang Sejarah

Gedung-Gedung Ibu Kota Meledak, Listrik Mati

Senin, kekerasan masih terus terjadi. Tembakan keras dan ledakan yang memekakkan telinga terus mengguncang gedung-gedung.

Wartawan AFP juga melaporkan bagaimana suara eras ledakan bergema di jalan-jalan Khartoum saat pertempuran jalanan berlanjut. Listrik pun telah padam di sebagian ibu kota.

“Pertempuran di dalam ibu kota belum pernah terjadi sebelumnya,” kata analis Sudan Kholood Khair.

Baca Juga :  Iran Bergerak Usai Pemimpin Hamas Haniyeh Tewas Terbunuh

“Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Sudan. Tentu saja dalam sejarah kemerdekaannya, terjadi tingkat kekerasan seperti ini di pusat, di Khartoum,” ujarnya.

Liga Arab, PBB, AS “Teriak“

Sebenarnya seruan untuk mengakhiri pertempuran telah datang dari seluruh wilayah dan dunia. Termasuk Uni Afrika, Liga Arab, dan IGAD blok Afrika Timur.

Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres memperingatkan eskalasi pertempuran akan semakin memperburuk situasi kemanusiaan yang sudah genting. Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mendesak saingan yang bertikai untuk menyetujui “penghentian segera kekerasan” dan memulai pembicaraan. (*)

 

Sumber: cnbc

Korban Tewas 100 Perang Saudara Sudan
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Menhan Israel Perintahkan Lanjutkan Penghancuran Terowongan Gaza

Oktober 27, 2025

WHO: Kelaparan di Gaza Tak Berkurang Sejak Gencatan Senjata

Oktober 24, 2025

Israel Serang Houthi Yaman Pakai Drone, 8 Tewas 142 Terluka

September 26, 2025

Sah! Presiden Iran Umumkan Penghentian Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB

Juli 2, 2025

Usai AS Serang Iran, Israel Hancur Lebur Dihujani Rudal Taheran

Juni 22, 2025

Presiden Prabowo Lakukan Pertemuan Bilateral dengan Vladimir Putin

Juni 20, 2025

Suhu Ekstrem Nyaris 50 Derajat Celcius, Jelang Puncak Haji di Arafah

Juni 2, 2025

Presiden Chile Tuduh Israel Lakukan Pembersihan Etnis di Jalur Gaza

Mei 22, 2025

AS dan Arab Saudi Teken Penjualan Terbesar Capai Rp 2 Kuadriliun

Mei 14, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.