Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Milad GAM di Peureulak, Panglima KPA: Jaga Amanah Wali dan Bersatu Dalam Damai

REDAKSIBy REDAKSIDesember 4, 20193 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Milad GAM di Peureulak, Panglima KPA: Jaga Amanah Wali dan Bersatu Dalam Damai Desember 4, 2019

rilisNET, Aceh Timur – Peringatan Milad GAM Ke – 43 yang digelar oleh mantan GAM (KPA) Wilayah Peureulak di Aceh Timur berlangsung khitmad. Acara ini digelar dihalaman Mesjid Zadul Muad Peureulak, Rabu (4/12/2019).

Diawali dengan zikir dan doa bersama, milad GAM yang berlangsung hari ini juga di isi dengan kegiatan santunan untuk ratusan anak yatim yang ada di wilayah peureulak.

Dalam milad GAM yang digelar di Wilayah Peureulak itu dihadiri oleh sejumlah ulama kharismatik seperti Tgk. Muhammad Ali (Abu Paya Pasi), Tgk. Abdullah Rasyid (Abu Krutlintang), Tgk. HM Nur (Abu Keunire), dan sejumlah pimpinan dayah lainnya yang ada di Aceh Timur.

Selain itu dalam acara tersebut juga turut dihadiri oleh Bupati Aceh Timur Rocky sapaan H. Hasballah H.M Thaib, Wakil Bupati Syahrul Bin Syamaun yang juga sebagai ketua DPW PA Aceh Timur, ketua KPA Wilayah Peureulak Hamdani Hasan alias Wakdan, serta anggota DPRA dari Partai Aceh Iskandar Usman Alfarlaky, Martini, dan sejumlah anggota DPRK Aceh Timur lainnya dari Partai Aceh, anggota KPA, Sekda serta sejumlah pimpinan OPD dan ratusan masyarakat yang turut menghadiri kegiatan zikir dan doa bersama.


Usai zikir dan doa, acara diikuti dengan pembacaan amanat Wali Nanggroe Aceh Tgk Malik Mahmud Alhaytar yang dibacakan oleh Panglima Wilayah atau ketua KPA Hamdani Hasan (Wakdan). Dalam amanat yang dibacakan itu ia mengajak agar tetap menjaga amanah Wali demi agar kedamaian tetap abadi di Bumi Aceh.

Baca Juga :  Tunggangi Rakit, Bupati Rocky Antar Bantuan Korban Banjir ke Birem Bayeun

“Mari kita jaga amanah wali ini agar kita tetap bersatu menjaga damai dalam meraih kemakmuran bagi Aceh. Dengan ada amanah ini maka akan terbangun visi dan misi Aceh kedepan untuk lebih dan bermartabat, sera tetap memgenang jasa para syuhada yang telah berjuang demi Aceh yang bermartabat dan makmur sentosa,” sebut Wakdan sapaan Hamdani Hasan.

Sementara itu Bupati Aceh Timur H. Hasballah Bin H.M Thaib pada kesempatan itu mengatakan, bahwa jajaran KPA di Aceh Timur harus tetap kompak dan menjadi contoh bagi daerah lainnya, dan sampai saat ini masih bersatu dan kuat.

Baca Juga :  Pesanteren Nurul Ulim Cot Keh Peureulak Terbakar

“Hari ini tidak perlu gundah dan jangan berfikir kita tidak tau arah tempat berpijak, namun yakinlah kita masih kuat dan bersatu. Semua pimpinan kita masing-masing masih ada, baik dari tingkat bawah sampai ke tingkat atas. Dan harus bersatu padu, kita di Aceh Timur sekarang menjadi contoh dan masih tetap kuat dan bersatu dalam barisan, dengan persatuan ini mari kita bangun Aceh Timir yang lebih baik lagi untuk kesepan agar lebih maju dan sejahtera, serta hindari hasutan dan adu domba yang dapat meruntuhkan tali persaudaraan yang telah lama terjalin,” harap Rocky sapaan H. Hasballah Bin H. M Thaib.

Sementara itu di penghujung acara, ulama kharismatik Aceh Tgk. Muhammad Ali atau yang sering disebut Abu Paya Pasi pimpinan Dayah yang ada di Aceh Timur turut mengajak agar ulama dan umarah tetap bersatu. Agar Aceh tetap kuat dan dalam barisan yang bersyariat.

Baca Juga :  Ditumpangi 12 Warga, Boat Pengangkut Sembako Terbalik di Aceh Timur

“Orang Aceh tidak pernah kehilangan tongkat tempat berpegangan sehingga Aceh tetap kuat, Aceh adalah modal untuk Indonesia, dengan adanya perjuangan orang Aceh melawan Belanda sehingga kita semua bisa merasakan seperti sekarang, dan perjuangan orang Aceh dengan rahmat Allah sehingga Aceh Tidak bisa dikuasa,” ujar Abu Paya Pasi dalam

Belakangan sambungnya, dengan adanya perjuangan GAM juga belakangan agama Allah juga bisa ditegakkan kembali.

“Dulunya bebas kebot, bebasnya pantai-pantai yang dijadikan tempat maksiat, dan berapa banyak orang-orang tidak lagi memakai pakaian yang bersyariat dan tidak lagi menutup auratnya. Namun saat ini perubahan telah ada dan rahmat Allah atas kita semua sehingga Aceh lebih baik dan bersyariat dalam menjalankan agama Allah,” Ujar Abu Paya Pasi dalam tausiahnya.

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Januari 4, 2026

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Menginap dan Makan di Lokasi Pengungsi

Januari 1, 2026

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

Nelayan Aceh Timur Terima Bantuan Perahu Motor, Jaring, Fiber dan Cool Box 

Desember 26, 2025

Masyarakat Geumpang Pidie Antar Bantuan ke Aceh Timur, Al-Farlaky Ucapkan Terimakasih

Desember 26, 2025

Bupati Al-Farlaky Kembali Antar Bantuan ke Pengungsi, Camat Diminta Percepat Data

Desember 24, 2025

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.