Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Rusia Kuasai Langit Ukraina, Jika Pilot-pilot Terbang Maka Akan Mati

REDAKSIBy REDAKSIMaret 5, 20222 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Rusia Kuasai Langit Ukraina, Jika Pilot-pilot Terbang Maka Akan Mati Maret 5, 2022
Wilayah udara Ukraina sepi dari lalu lalang pesawat karena sangat berbahaya di tengah invasi Rusia. Foto/REUTERS

Kiev – Rusia secara efektif sudah menguasai wilayah udara atau langit Ukraina dan hanya menyisakan sedikit ruang bagi pesawat tempur Kiev yang tersisa untuk beroperasi. Hal itu dipaparkan penerbang yang juga pensiunan komandan Angkatan Laut Amerika Serikat (AS), Ward Carroll.

Carroll, yang memiliki pengalaman menerbangkan jet tempur F-14, mengatakan kepada Newsweek bahwa sangat berbahaya bagi pilot tempur untuk beroperasi di wilayah udara Ukraina. Dia bahkan menduga konvoi bala bantuan Moskow ke Ukraina akan terhenti karena rentan jadi korban salah sasaran.
“Mereka pada dasarnya dilarang terbang. Jika mereka terbang, mereka mati,” kata Carroll tentang Angkatan Udara Ukraina yang diperangi Moskow, yang dilansir Sabtu (5/3/2022).
Artikel ini telah diterbitkan di halaman SINDOnews.com pada Sabtu, 05 Maret 2022 – 07:34 WIB oleh Muhaimin dengan judul “Rusia Kuasai Langit Ukraina, Jika Pilot-pilot Terbang Maka Akan Mati”. Untuk selengkapnya
Menurutnya, mengingat kekuatan udara Rusia yang luar biasa, ini akan menjadi aset yang bisa dimanfaatkan Moskow saat perang memasuki minggu kedua.
Seperti diketahui, Moskow belum menggunakan jet-jet tempur canggihnya sejak memulai invasi pada 24 Februari. Taktik itu telah membingungkan para pakar militer Barat.
Carroll, yang sekarang menjadi penulis dan pembawa acara saluran YouTube yang membahas urusan militer, mengatakan setiap serangan mendadak yang diterbangkan oleh jet tempur Ukraina pada tahap konflik ini akan menjadi misi terakhir.
“Itulah sebabnya, gagasan untuk mengirim lebih banyak pesawat seperti MiG-29 masih diperdebatkan saat ini,” katanya. “Ukraina dapat terbang untuk serangan singkat, serangan cepat, dan kemudian kembali ke dek dan menyembunyikan jet,” ujarnya.
Situasinya sedemikian rupa sehingga Rusia menegaskan kontrol efektif atas ketinggian 10.000 kaki, dan Carroll mencatat bahwa “Siapa pun yang memiliki kekuasaan di atas 10.000 memiliki superioritas udara.”
“Dan ini tidak berarti Ukraina memiliki di bawah itu,” ujarnya. Ukraina masih mempertahankan beberapa kemampuan antipesawatnya, termasuk dalam bentuk rudal Stinger yang ditembakkan dari bahu yang disediakan oleh Amerika Serikat.
“Tetapi ancaman yang ditimbulkan oleh platform ini sebagian besar terbatas pada helikopter serbu dan pesawat angkut yang mencoba mendarat,” kata Carroll.
“Begitu Anda memiliki langit di atas 10.000, Anda dapat mengelola ancaman rudal permukaan-ke-udara yang muncul,” imbuh dia. Situasi ini sangat membatasi kemampuan Ukraina untuk mencapai target yang bahkan berpotensi menggiurkan seperti konvoi Rusia yang membentang sekitar 40 mil barat laut Kiev. (rn/red)


Sumber: Reuters/Sindo
Baca Juga :  Nelayan Aceh Timur Jatuh ke Laut di Kawasan Selat Malaka
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Jalan Desa Terputus, Bupati Al-Farlaky Salur Logistik ke Desa Arakundo dan Gampong Grong-grong

Desember 13, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Sambangi Pengungsi di Bawah Jembatan Idi, Al-Farlaky: Jangan Ada yang Bilang Lapar

Desember 7, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.