RILIS.NET, LANGSA – Sejumlah komisioner Panitia pemilihan (Panwaslih) Kota Langsa mengeluh, pasalnya biaya operasional dan honor penyelenggara pengawas Pilkada 2024 belum direalisasi hingga saat ini.
Menurut mantan Ketua Panwaslih Kota Langsa Zulfikar, bukan saja operasional dan honorium para komisioner Panwaslih, Sekretari, Bendahara dan Staf saja berjumlah 36 orang, namun mereka para panwaslih kecamatan dari 5 kecamatan dan anggota PPG 66 orang juga mengalami nasib yang sama.
Panwaslih tingkat Kota sebanyak 36 orang. Begitu juga honorium Sekretaris Panwaslihcam, para staf di tingkat kecamatan sebanyak 35 orang terdiri dari 5 kecamatan dalam Wilayah Kota Langsa.
“Selain para penyelenggara pengawas Pilkada petugas Sentra Gakkumdu honornya juga belum terealisasi. Hal ini disebabkan karena kami masih menunggu penambahan anggaran oleh Pemerintah Kota (Pemko) Langsa kepada Panwaslih Kota Langsa,” sebut mantan Ketua Panwaslih Kota Langsa kepada RILISNET, Rabu (17/9/2025).
Untuk itu Zulfikar meminta kepada Walikota Langsa Jeffry Sentana agar ada solusi sehingga honor para penyelenggara di Kota Langsa dapat terealisasikan.
“Apalagi sejauh ini Walikota dan Wakil Walikota juga telah dilantik namun kerja-kerja pengawasan kami para pengawas Pilkada agar dapat direalisasikan, karena teman-teman yang telah bekerja sampai ke tingkat desa, sangat berharap agar honornya dapat terbayar sehingga dapat digunakan berbagai kebutuhan rumah tangga, apalagi kondisi ekonomi saat ini yang lumayan sulit, mereka para anggota PPG sangat menaruh harapan besar,” tambah Zulfikar.
Kepala Kesbangpol Kota Langsa Zulhadisyah yang dikonfirmasi RILIS.NET pada Rabu siang membenarkan hal itu, menurutnya dari Kesbangpol sendiri sebelumnya pada bulan Desember lalu telah mengusulkan, namun pada anggaran penambahan untuk Panwaslih tidak muncul dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
“Sebelumnya usulan sudah kita sampaikan namun anggran penambahan itu tidak muncul dalam DIPA”. terangnya.
Dalam Surat Edaran (SE) Mendagri sambung Zulhadisyah disebutkan yang dapat diusulkan untuk penambahan anggaran yakni untuk biaya pengawasan pelantikan Walikota dan Wakil Walikota. “Atas dasar SE itu kita akhirnya tidak mengusulkan penambahan, kecuali untuk biaya pengamanan pelantikan,” sambung Zulhadisyah.
Meski begitu, Kesbangpol nantinya juga akan menindaklanjuti sesuai perintah Walikota Langsa. Sebagai bawahan kita menunggu petunjuk dari Pak Walikota.
“Kita tentu ada pimpinan, dan bagaiman perintah pimpinan selanjutnya kita siap menjalankan sesuai perintah atasan,” pungkasnya.
Sementara itu Walikota Langsa Jeffry Sentana mengaku telah merespon terkait dengan harapan para Panwaslih. Sejauh ini penambahan anggaran untuk operasional dan honor penyelenggara tinggal menunggu persetujuan anggota DPR Kota Langsa.
“Masih menunggu persetujuan dewan,” jawab Walikota Langsa Jeffry Sentana kepada RILIS.NET, Rabu 17 September 2025. (rn/rd)
Editor: Mahyud

