RILIS.NET, ACEH TIMUR – Sejumlah 32 Tim dari sekolah tingkat SMA dan sederajat berlaga pada piala Bupati Aceh Timur Cup tahun 2026. Turnamen sepakbola ini digelar di Desa Licah Awe, Simpang Ulim Aceh Timur.
Ajang turnamen ini digelar selain bertujuan untuk memajukan sepakbola dan menjaring bibit unggul, serta sebagai hiburan dan untuk membangkitkan ekonomi bagi para pedagang musiman yang ada di sekitar kawasan ini.
Turnamen piala Bupati ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp100 juta rupiah. Kegiatan yang digelar tersebut disambut antusias masyarakat dan para pelajar yang memadati lapangan sejak sore hari.
Dalam sambutannya, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengatakan, turnamen antar pelajar ini bukan sekadar ajang olahraga, tetapi juga bagian dari upaya pemerintah daerah dalam membina generasi muda serta mencari bibit-bibit unggul sepak bola Aceh Timur.
“Usia pelajar SMA sederajat merupakan usia yang sangat produktif untuk dibina menjadi talenta muda sepak bola. Karena itu, melalui turnamen ini kita ingin melihat sejauh mana potensi yang dimiliki anak-anak Aceh Timur,” ujar Al-Farlaky.
Ia juga meminta panitia dan pihak terkait agar mendata seluruh pemain terbaik dari masing-masing tim berdasarkan posisi bermain, mulai dari penjaga gawang, pemain bertahan, gelandang, hingga penyerang.
Menurutnya, data pemain potensial tersebut nantinya akan dipersiapkan untuk menghadapi berbagai ajang olahraga, termasuk seleksi menuju Popda dan kompetisi Liga 4 yang bergabung dalam club binaannya Al Farlaky FC.
Pada kesempatan itu, Al-Farlaky menegaskan bahwa pelaksanaan turnamen di Simpang Ulim merupakan bagian dari pemerataan kegiatan di Aceh Timur.
“Kita ingin kegiatan-kegiatan besar di Aceh Timur tidak hanya terpusat di satu daerah. Tahun ini kita laksanakan di Simpang Ulim agar masyarakat di wilayah timur juga merasakan dampak ekonomi dan hiburan dari kegiatan ini,” katanya.
Selain menjadi ajang kompetisi olahraga, turnamen tersebut juga diharapkan mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan pedagang kecil di sekitar lokasi pertandingan.
Bupati juga berpesan kepada seluruh pemain agar menjunjung tinggi sportivitas selama pertandingan berlangsung. Ia meminta wasit dan perangkat pertandingan menjalankan tugas secara profesional dan adil sesuai aturan sepak bola.
“Bertandinglah dengan sportif, jangan ada yang sengaja mencederai pemain lain. Tunjukkan kemampuan terbaik kalian demi mengharumkan nama sekolah dan daerah,” pungkas Presiden Al- Farlaky FC itu. (*)

