Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Hukum

KPK Diminta Sadap Telepon Semua Kepala ULP dan Pokja di Aceh

REDAKSIBy REDAKSIJanuari 17, 20242 Mins Read
KPK Diminta Sadap Telepon Semua Kepala ULP dan Pokja di Aceh Januari 17, 2024
KPK Diminta Sadap Telepon Semua Kepala ULP dan Pokja di Aceh. (Foto: Koordinator GeRAK Aceh Askhalani)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BANDA ACEH – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta melakukan sadap semua nomor telepon Kepala ULP yang ada di Aceh. Permintaan itu disampaikan oleh Koordinator Gerakan Antikorupsi (Gerak) Aceh Askhalani, Rabu, 17 Januari 2024.

Menurut Askhalani, penyadapan juga harus dilakukan terhadap seluruh anggota kelompok kerja (Pokja) di unit pelelangan.

Bukan tanpa sebab, menurut Askhalani, GeRAK Aceh menerima sejumlah laporan terkait kongkalikong pejabat ULP, pokja untuk menentukan pemenang tender. Oleh sebab itu ia berharap KPK juga melakukan operasi tangkap tangan di Aceh untuk memberikan efek jera.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi Pajak Daerah, 6 ASN Aceh Barat Diperiksa

“Dengan menyadap para pejabat itu, baik kepala ULP atau pokja, setidaknya gerak-gerik mereka menjadi lebih terbatas. KPK juga harus melihat betapa masifnya praktik korupsi di Aceh dan itu membutuhkan shock therapy,” sebut Koordinator GeRAK Askhalani.

Sambung Askhalani, banyak pejabat daerah yang mendudukkan sosok yang dapat mereka setir sebagai kepala unit layanan pengadaan dan dalam pokja di ULP.

Karena di tangan merekalah paket-paket pekerjaan di pemerintah dilelang. Di saat yang sama, kata Askhalani, terutama di provinsi dan kabupaten kota di Aceh, anggaran daerah masih menjadi satu-satunya sumber keuangan yang bisa digiring untuk kepentingan partai politik atau politikus untuk sebagai sumber dana pemilihan umum.

Baca Juga :  Praktisi: Putusan Masa Jabatan Pimpinan KPK Melampaui Kewenangan MK

Dengan peran sebagai penentu pemenang lelang pekerjaan milik pemerintah, Askalani mengatakan KPK perlu mengawasi seluruh kepala ULP agar tidak dimanfaatkan oleh kepala daerah, penjabat kepala daerah, dan poltikus di parlemen.

“Tidak hanya di Aceh. Pengawasan ini seharusnya dilakukan juga di seluruh daerah. Termasuk juga pokja-pokja kementerian yang ada di daerah. Jika tidak diawasi secara ketat, ULP dapat berubah menjadi akronim unit layanan penyamun,” kata Askhalani.

Baca Juga :  Kapolres Bireuen Imbau Masyarakat Tertib Berlalu Lintas

Askhalani juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawasi proses tender dan pengadaan di daerah masing-masing.

Masyarakat diminta untuk mengadukan kecurangan yang mereka ketahui lewat sejumlah saluran yang dibuat KPK, seperti call center KPK 198, SMS 0858-8-575-575, WhatsApp 0811-959-575, email: pengaduan@kpk.go.id, KPK Whistleblower System (kws.kpk.go.id), dan PO Box 575 Jakarta 10120.

“Kami juga bakal melaporkan aduan masyarakat yang kami terima sepanjang tahun lalu ke KPK,” kata Askhalani,” pungkas Askhalani. (rn/red)

Aceh Kepala ULP KPK Diminta Sadap Telepon Pokja Sadap
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Keluarkan Edaran, Larang Celana Pendek dan Main Domino Ditempat Umum

September 15, 2026

Walikota Langsa Lantik 11 Pejabat Eselon ll Termasuk Sekda

September 13, 2026

Pisah Sambut Kapolres Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky Harap Sinergi dan Kamtibmas Terjaga

September 13, 2026

Bupati Al-Farlaky Perjuangkan Pengembangan Kawasan Monisa Peureulak ke Kementerian Kebudayaan

Agustus 20, 2026

Upacara HUT RI ke-81 di Ranto Peureulak Berlangsung Meriah

Agustus 17, 2026

Pendiri MFF Syndicate Puji Ketegasan Kapolda Aceh Perangi Narkoba dari Hulu hingga ke Internal

Agustus 13, 2026

Bupati Al-Farlaky Temui Mendagri Tito Karnavian Bahas Percepatan Penanganan Pascabanjir

Agustus 8, 2026

Kombes Andi Kirana Diperiksa oleh Divpropam Mabes Polri

Agustus 6, 2026

Temui BNPB, Bupati Al-Farlaky Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Agustus 6, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.