Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

YARA Antar ‘Pesawat Dhuafa Airline’ ke DPRA

REDAKSIBy REDAKSIDesember 14, 20192 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
YARA Antar 'Pesawat Dhuafa Airline' ke DPRA Desember 14, 2019

rilisNET, Banda Aceh – Ketua Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA), Safararuddin menyerahkan pesawat “Dhuafa Airline” dan mobil “Po-Dhuafa” ke Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), penyerahan kedua benda mainan itu sebagai bentuk protes kepada Pemerintahan pada Kamis (12/12).


Kedatangan rombongan dari YARA disambut anggota DPRA Bardan Sahidi. Penyerahan pesawat dan mobil yang terbuat dari styrofoam serta telah dicat warna kuning itu dimaksud sebagai bentuk penolakan terhadap rencana Pemerintah Aceh yang ingin membeli mobil dinas baru dan empat unit pesawat terbang jenis N219.
Rombongan dari YARA datang ke Gedung DPRA dengan menumpangi becak yang dinilai mewakili kelompok ekonomi lemah seperti fakir miskin dan para kaum dhuafa.
Para personil yang tiba di gedung DPRA, disambut langsung oleh anggota dewan, Bardan Sahidi dari.
“Penyerahan pesawat dan mobil ini sebagai bentuk penolakan YARA terhadap kebijakan Pemerintah Aceh terhadap pengadaan mobil dinas dan pesawat, sementara pengadaan rumah bagi kaum duafa ditunda,” ujar Safaruddin.
Safar menilai, pengadaan mobil dinas baru dan pesawat dinilai belum tepat dilakukan oleh Pemerintah, lantaran masyarakat Aceh hingga kini masih dililit kemiskinan.
“Kita ingin menyampaikan pesan bahwa masyarakat Aceh masih banyak yang miskin dan menempati rumah tidak layak huni. Maka pesan-pesan ini kita sampaikan biar masuk ke dalam hati pemerintah, sehingga jeritan masyarakat didengarnya, ujarnya.
Menurut Safar, pengadaan mobil dinas baru dan pesawat sangat tidak baik jika dilakukan Pemerintah Aceh. Sebab, katanya, masih ada hal yang lebih prioritas yang harus diselesaikan Pemerintah Aceh.
“Kalau pengadaan mobil dan pesawat di tengah kondisi Aceh seperti ini, baiknya jangan. Sebab rumah dhuafa yang lebih penting diprioritaskan, tidak ada alasan tidak bisa dibangun. Kita Tidak mendukung Pegadaan Pesawat Dan pegadaan mobil untuk pejabat di aceh karna masi banyak dhuafa dan kawom miskin yang harus di bantu oleh pemerintah Aceh, ulasnya.

Baca Juga :  Raih Juara Tiga, Langsa Boyong 22 Piala MTQ Aceh ke-36
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Gaungkan Kebangkitan Islam  Pertama Asia Tenggara di Peureulak

Juni 17, 2026

Open House di Kediaman Bupati Al-Farlaky Dipadati Ribuan Warga

Mei 27, 2026

Operator dan Keuchik di Ranto Peureulak Ikuti Pelatihan SIKEUDES Online Versi 2.0.8

Mei 20, 2026

Bupati Al-Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

Mei 18, 2026

Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Mei 18, 2026

Kabid Humas Polda Aceh Bantah Isu Bupati Al-Farlaky Ditetapkan Tersangka

Mei 17, 2026

Akademisi IAIN Langsa Apresiasi Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga Miskin

Mei 15, 2026

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

Mei 13, 2026

YARA Aceh Timur Ajak Masyarakat Bijak Sikapi Hoaks

Mei 10, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.