Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Hukum

Diduga Peras Kepala Desa, Tiga Oknum Wartawan Diringkus di Bener Meriah

REDAKSIBy REDAKSIApril 24, 20252 Mins Read
Diduga Peras Kepala Desa, Tiga Oknum Wartawan Diringkus di Bener Meriah April 24, 2025
Diduga Peras Kepala Desa, 3 oknum wartawan Diringkus Polisi di Bener Meriah. (Foto: humas Polres Bener Meriah)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BENER MERIAH – Tiga oknum wartawan diringkus oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah, karena diduga memeras kepala desa dengan meminta sejumlah uang.

Oknum wartawan itu masing-masing berinisial A, AYZN, dan KH. Ketika oknum wartawan ini mengaku dari salah satu media dari luar kabupaten Bener Meriah.

Kapolres Bener Meriah AKBP Aris Cai Dwi Susanto menjelaskan, kasus ini dilaporkan oleh masyarakat yang merasa diintimidasi sekelompok pria yang mengaku dari salah satu media dari luar Kabupaten Bener Meriah.

Baca Juga :  Personil Polres Aceh Timur Briptu WP yang Tertembak Murni Bunuh Diri

“Intimidasi itu terjadi di warung kopi di kawasan Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam. Para terduga pelaku mencoba memeras korban dengan meminta uang sebesar Rp15 juta rupiah sebagai ‘uang damai’, dengan ancaman akan mempublikasikan persoalan dana desa ke media sosial jika permintaan mereka tidak dipenuhi,” sebut Kapolres.

Kejadian ini bermula saat ketiganya mendatangi kantor Desa Musara Pakat, Kecamatan Pintu Rime Gayo, pada tanggal 22 April 2025, kemudian dilanjutkan dengan pertemuan di sebuah warung di Desa Pante Raya keesokan harinya.

Baca Juga :  Polisi Tahan Empat Pelaku Pengrusakan di Kantor KONI Aceh Timur

“Salah seorang dari pelaku sempat menarik aparatur desa ke belakang warung dan menyampaikan tuntutan uang damai,” ungkap Kapolres.

Setelah melalui negosiasi, korban akhirnya menyerahkan uang tunai sebesar Rp5 juta sebagai bagian dari permintaan tersebut, kemudian sisanya akan ditransfer ke rekening terduga pelaku.

“Merasa dirugikan dan tertekan, korban bersama saksi langsung melaporkan kejadian ini kepada kami. Berbekal laporan tersebut, tim kami langsung bergerak cepat ke lokasi dan mengamankan tiga orang bersama barang bukti,” tambahnya. (*)

Baca Juga :  Eks Kelompok Jalin Jantho Tolak Paham Intoleransi, Radikalisme, dan Terorisme
Diringkus Polisi Ok UM wartawan
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Januari 17, 2026

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Polda Aceh Siapkan 2.924 Personel Amankan Nataru

Desember 19, 2025

Bupati Aceh Timur Perintahkan Camat Akuratkan Data Korban Bencana

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Disambut Tangis Haru Warga Simpang Jernih 

Desember 16, 2025

Jaringan Lumpuh, Warung Penyedia Starlink Diserbu Pengguna Handphone di Aceh Timur 

November 30, 2025

Lima Desa di Lokop Aceh Timur Hilang Disapu Banjir Bandang dan Longsor, Ribuan Warga Terisolir 

November 29, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.