RILIS.NET, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky membentuk Satuan tugas (Satgas) pemulihan administrasi pemerintahan. Kebijakan ini dilakukan oleh Bupati Al-Farlaky untuk memperlancar pelayanan bagi masyarakat Aceh Timur.
Satgas ini akan bertugas di kecamatan-kecamatan terdampak berat seperti Simpang Jernih, Serbajadi/Lokop, dan kecamatan lainya, yang mengalami kelumpuhan layanan administrasi akibat bencana alam beberapa waktu lalu.
Nantinya kata Bupati Aceh Timur ini, sejumlah ASN yang terpilih itu menjadi garda terdepan dalam melakukan pemulihan pelayanan administrasi bagi masyarakat, di sejumlah kecamatan yang disebutkan itu.
Satgas ini terdiri dari ASN pilihan yang memiliki kompetensi unggul di bidangnya masing-masing. Mereka direkrut dari berbagai dinas dan badan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Timur, dengan mempertimbangkan pengalaman, integritas, dan kemampuan teknis yang mumpuni, sebut Bupati Al-Farlaky.
“Ini bukan sekadar penugasan biasa. Kami menempatkan ASN terbaik untuk memastikan denyut pelayanan publik kembali berdetak di wilayah-wilayah yang sempat terhenti dan mereka akan menetap disana,” ujar Bupati Al-Farlaky, Minggu (4/12/2025).
Bupati Al-Farlaky juga menambahkan, ada 4 misi strategis utama Satgas yang akan dibentuk ini;
1. Normalisasi Administrasi Kecamatan.
Memulihkan sistem tata kelola pemerintahan di tingkat kecamatan dan gampong agar kembali berjalan sesuai standar pelayanan.
2. Penguatan Kinerja ASN Kecamatan.
Memberikan pendampingan dan pelatihan kepada ASN setempat agar mampu bangkit dan melanjutkan pelayanan secara mandiri dan profesional.
3. Dukungan Pemenuhan Data Pasca Bencana.
Membantu pengumpulan, verifikasi, dan pelaporan data kebutuhan masyarakat terdampak sebagai dasar intervensi kebijakan dan bantuan.
4. Percepatan Layanan Administratif
Melalui kehadiran perwakilan Satgas di lapangan, masyarakat tetap dapat mengakses layanan penting seperti pembuatan KTP, perizinan, dan layanan administrasi lainnya.
Bupati Al-Farlaky menambahkan, pembentukan Satgas ini menjadi bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak-hak dasar masyarakat, terutama di masa-masa sulit. Lebih dari sekadar pemulihan teknis, Satgas ini membawa semangat solidaritas, pelayanan, dan pemulihan martabat warga.
“Satgas ini adalah wajah pemerintah yang hadir, bekerja, dan melayani langsung di tengah masyarakat. Kita ingin memastikan bahwa tidak ada pelayanan kepada masyarakat yang terabaikan dalam pasca bencana ini,” pungkas Bupati Al-Farlaky. (*)
Editor: Mahyud

