RILIS.NET, ACEH TIMUR – Sebelumnya sempat tersiar kabar, bahwa hubungan antara Wakil Bupati Aceh Timur T Zainal Abidin dan Bupati Al-Farlaky sapaan akrab Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky mengalami keretakan, apalagi setelah sempat dibuat gaduh oleh sejumlah oknum di media sosial, yang menyebabkan diantara keduanya terjadi miskomunikasi ataupun berselisih faham.
Celah ini pula kemudian disusupi oleh pihak tertentu, yang kemudian menggosoknya dari dalam. Ada yang mencoba membangun opini lewat T Zainal (Wabup), dengan memberi kesan bahwa Bupati Al-Farlaky berjalan sendiri dalam mengambil kebijakan.
Disisi lain, bagi mereka yang tidak mendapatkan tempat, ataupun yang berseberangan dengan Bupati Al-Farlaky menggunakan kesempatan ini untuk ‘menyerang’. dengan cara memproduksi issue negatif kemudian menyebarkan ke media sosial.
Selain isue negatif yang menyerang kehormatan pribadi Bupati, belakangan persolan bantuan Jatah hidup (Jadup) pasca banjir juga tampak sudah mulai framing dan digoreng. Meskipun persoalan bantuan Jadup sepenuhnya menjadi kewenangan Kementrian sosial, tinggal lagi Aceh Timur menunggu giliran seperti yang disampaikan oleh Bupati Al-Farlaky di setiap kesempatan.
“Jadup untuk Aceh Timur kita menunggu giliran, nanti dari kementerian uangnya langsung dikirim melalui rekening masing-masing, di daerah tidak menerima uang, semua data sudah kita usulkan, tinggal menunggu,” Terang Bupati Al-Farlaky dalam berbagai kesempatan kepada warga.
Banyak pihak yang memahami prosedur pencairan Jadup ini, namun isu keterlambatan Jadup ini juga dimanfaatkan oleh oknum tertentu untuk menjatuhkan marwah Bupati Al-Farlaky, agar tidak lagi disukai oleh masyarakat.
Bagi sebagian besar warga yang faham terhadap isue negatif ini tetap mendukung Bupati,yang dianggap telah banyak berbuat sejak banjir melanda kawasan ini, begitupun terkait dengan proses pencairan bantuan pasca banjir ini, ketentuan pencairan sepenuhnya berada di Kementerian, tak sedikit warga juga merasa prihatin atas framing yang dilakukan di media sosial terhadap Bupati Al-Farlaky.
Bila melihat kebelakang, Al-Farlaky adalah salah satu Bupati yang sangat aktif menanggulangi banjir serta mengantarkan bantuan ke sejumlah pelosok di Aceh Timur.
Kinerja Bupati Al-Farlaky yang berpasangan dengan T Zainal ini dinilai sangat peka terhadap penanggulangan banjir, terbukti sejumlah bantuan tersalurkan sampai ke pedalaman, bahkan setiap hari bergelut dalam lumpur akibat sejumlah badan jalan yang susah diterobos pasca banjir. Dan kenyataan ini sengaja ingin diburamkan oleh oknum tertentu, yang tidak menghendaki popularitas pasangan ini terus mencuat ke ruang publik.
Itu sebab, sejumlah petinggi Komite Peralihan Aceh (KPA) Wilayah Aceh Timur dan para tim sukses pasangan ini, merajut kembali hubungan yang dikabarkan mulai retak. Para petinggi KPA dan pengurus partai serta para pendukung Bupati Al-Farlaky dan T Zainal ini juga berinisiasi melakukan konsolidasi dalam satu barisan yang kokoh seperti sedia kala.
Mengingat, Bupati Al-Farlaky saat ini juga sedang menggalakkan pembangunan di Aceh Timur dari semua sektor, terutama menyangkut dengan fasilitas publik, seperti jalan maupun jembatan. Konsolidasi diantar Wabup dan Bupati Aceh Timur dianggap penting agar Aceh Timur kembali bangkit pasca bencana banjir beberapa waktu lalu, sehingga tujuan membangun Aceh Timur yang lebih baik dapat tercapai.
Juru Bicara KPA Wilayah Aceh Timur, Muntasir Age kepada RILIS.NET menuturkan, saat ini pemerintah Aceh Timur sangat solid. Hubungan Bupati dan Wakil Bupati sangat baik, begitu juga para pendukung pasangan ini selalu kompak dan tetap mengawasi kinerja para kepala daerah dalam membangun Aceh Timur yang lebih maju.
“Wabup T Zainal mendukung penuh kinerja Bupati Al-Farlaky, dan mereka kedepan bersama-sama membangun Aceh Timur,” sebut Panglima Age, kepada RILIS.NET Kamis (8/10/2026).
Panglima Age menambahkan, usai pertemuan akbar para tim pemenangan dan jajaran KPA, yang menggelar konsolidasi bersama Wabup dan Bupati pada Rabu malam, sudah sepakat tujuan utamanya adalah untuk membangun Aceh Timur.
“Kinerja Bupati tetap mendapatkan dukungan dari Wakil Bupati dan bersama-sama kita mendukungnya demi kemajuan Aceh Timur, jadi kami minta warga jangan terpengaruh dengan isue-isue yang negatif, karena bukan tidak mungkin ada oknum-oknum yang ingin melihat Aceh Timur ini tertinggal. Oleh sebab itu kami meminta kepada warga Aceh Timur terus mendukung Bupati dan juga Wakil Bupati agar mereka terus dapat berbuat demi kemajuan daerah ini,” tambah Muntasir Age.
Menurut Muntasir tidak ada persolan yang tidak dapat diselesaikan, bila ada kemauan dan duduk bersama untuk mencarikan solusi yang terbaik. Apalagi terkait dengan arah dan kebijakan untuk memajukan Aceh Timur.
Muntasir Age menambahkan, KPA Wilayah Peureulak dan jajaran tetap mendukung kedua kepala daerah ini, agar dapat terus berbuat untuk kebaikan masyarakat di Aceh Timur. Apalagi, sambung Age, Bupati Al-Farlaky bahkan beberapa kali telah bertandang ke Jakarta untuk menjumpai sejumlah menteri, demi membawa bantuan dan pembangunan ke Aceh Timur, termasuk bantuan Jadup yang tinggal menunggu waktu pencairan dari Kementerian Sosial.
“Begitu juga saat ini, Pemerintah Aceh Timur sedang fokus membangun di sejumlah kecamatan, terutama membangun jalan maupun jembatan yang telah lama terbengkalai, dan mari kita beri waktu kepada pasangan ini untuk mengisi pembangunan, agar Aceh Timur tidak lagi tertinggal, KPA bersama masyarakat tetap mengawasi, dan selalu mendukung selagi yang dikerjakan demi kemajuan untuk Aceh Timur seperti saat ini,” pungkas Panglima Age. (*)
Editor: Redha

