Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh Timur Bermalam di Pulau Idaman

REDAKSIBy REDAKSIJuni 5, 20212 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Warga Rohingya yang Terdampar di Aceh Timur Bermalam di Pulau Idaman Juni 5, 2021
Warga Rohingya yang terdampar di pesisir Simpang Ulim Aceh Timur (Foto: Ist)

RILIS.NET, Aceh Timur – Sebanyak 81 warga etnis Rohingya Myanmar yang terdampar di pesisir pantai Aceh Timur bermalam di Pulau Idaman yang ada di Desa Kuala Simpang Ulim, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur, Jumat (4/6/2021).

Sebelumnya pada Jumat pagi warga dikawasan ini mengetahui adanya warga Rohingya yang terdampar dikawasan pesisir Aceh Timur. Mereka yang terdampar semuanya berjumlah 81 orang, yang terdiri dari perempuan dan laki-laki, dewasa beserta sejumlah anak-anak.

Baca Juga :  Rocky Harap Kemenag Aceh Fungsikan Gedung Maghnit School di Peureulak

Sejumlah petugas dari TNI/Polri beserta pihak Pemerintah setempat langsung melakukan pengawalan terhadap para manusia perahu itu. Dan saat ini masih berada di lokasi pulau Idaman, yakni di kawasan Kuala Simpang Ulim, Aceh Timur.

“Malam ini mereka masih berada di lokasi Pulau Idaman ini, bahkan saat ini mereka sedang persiapan untuk di Swab dilokasi ini,” kata Camat Kecamatan Simpang Ulim T Jalaludin pada Jumat malam.

Saat ini tambah T Jalaluddin, pihak UNHCR dari Medan Sumatera Utara sedang menuju kelokasi pengungsi warga Rohingya yang ada di kawasan ini, untuk melihat langsung keberadaan mereka yang terdampar sejak pagi tadi dikawasan ini.

Baca Juga :  Bupati Aceh Timur Ikuti Upacara Hari Lahir Pancasila secara Virtual

“Pihak UNHCR informasinya sedang menuju kelokasi ini, Meraka datang dari Medan,” tambah Camat Simpang Ulim T Jalaluddin.

Menurut Camat Simpang Ulim warga Rohingya sempat terkatung-katung di laut selama 4 hari dilautan. Sebelumnya 9 orang dilaporkan meninggal dunia, hingga akhirnya mereka terdampar ke Aceh Timur.

Dari keterangan para pengungsi ini tambah Camat Simpang Ulim, mereka mengaku melarikan diri dari Myanmar hingga ke Bangladesh dan India. Saat di India mereka sempat ditahan selama satu bulan.

Baca Juga :  PT Triangle Pase Tak Tepati Janji, Warga Pante Bidari Datangi Ketua Fraksi Nasdem

“Kemudian mereka dibuang lagi ke laut dan diberikan kapal lain karena kapal mereka pecah. Dan 9 orang diantaranya dilaporkan telah meninggal dunia, dan jenazahnya dibuang ke laut. Saat ini mereka yang terdampar tersisa 81 jiwa,” sebut Camat Simpang Ulim mengutip keterangan dari para pengungsi Rohingya ini. (rn/red)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Keluarkan Edaran, Larang Celana Pendek dan Main Domino Ditempat Umum

September 15, 2026

Ketua TP-PKK Kabupaten Aceh Timur Borong Tiga Penghargaan Di Banda Aceh

September 13, 2026

Pisah Sambut Kapolres Aceh Timur, Bupati Al-Farlaky Harap Sinergi dan Kamtibmas Terjaga

September 13, 2026

Komisioner Baitul Mal Aceh Timur Dilantik, Bupati Al-Farlaky Minta Genjot Pendapatan Zakat

September 9, 2026

HARDIKDA di Ranto Peureulak Meriah, Bupati Al-Farlaky Ajak Guru Tanam 10.000 Pohon

September 2, 2026

Mobil Pengangkut Sembako Pasar Murah Diserbu Warga di Ranto Peureulak

Agustus 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Perjuangkan Pengembangan Kawasan Monisa Peureulak ke Kementerian Kebudayaan

Agustus 20, 2026

Aceh Timur Raih Penghargaan Predikat AA Indeks Reformasi Hukum

Agustus 20, 2026

Bupati Al-Farlaky Serahkan 20 Mobil Truck untuk Koperasi Desa Merah Putih

Agustus 14, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.