Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Lindungi Populasi Badak, Pemkab Aceh Timur Siapkan 7200 Hektar Lahan untuk Lokasi SRS

REDAKSIBy REDAKSISeptember 22, 20202 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Lindungi Populasi Badak, Pemkab Aceh Timur Siapkan 7200 Hektar Lahan untuk Lokasi SRS September 22, 2020
Webinar, Peringati Hari Badak Sumatera (Ist)
RILIS.NET, Aceh Timur – Bupati Aceh Timur H. Hasballah HM.Thaib atau yang akrab disapa Rocky, mendapat kesempatan mengisi materi Webinar Peringatan Hari Badak Sumatera Sedunia yang dilaksanakan secara virtual, Selasa (22/9/2020).

Pada kesempatan itu Rocky mengatakan, pihaknya telah menyediakan sedikitnya 7200 hektar lahan untuk program Suaka Rhino Sumatera (SRS), dan sebesar 300 hektar rencananya akan dijadikan lokasi SRS yang berlokasi di Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur.
“Untuk program SRS ini, kita menyiapkan 7200 hektar lahan dan 300 hektar diantaranya akan dijadikan lokasi program SRS, termasuk pakan badak dan titik perkawinan nantinya,” kata Bupati Aceh Timur Rocky.

Rocky juga mengharapkan Kementerian LKH RI melalui Dirjen KSDAE, untuk mendapatkan penetapan kawasan konservasi badak dari pemerintah pusat. Hal itu dinilai penting dan perlu dipercepat guna mendukung upaya pemerintah daerah di Aceh bersama lembaga FKL untuk membangun Suaka Rhino Sumatera (SRS).
Pihaknya tambah Rocky, sangat mendukung program SRS, bahkan Rocky bersama sejumlah pejabat dari instansi terkait dan pihak Forum Konservasi Leuser (FKL) telah meninjau lokasi SRS di kawasan Desa Sri Mulya, Kecamatan Peunarun, Aceh Timur pada Sabtu (19/9/2020) lalu. 

“Soal program SRS tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat, karena nanti akan turut dibangun berbagai sarana dan prasarana yang dibutuhkan, seperti jalan dan jembatan,” tambah Rocky.

Lokasi SRS tersebut nantinya, akan menjadi objek penelitian badak sumatera di dunia dan menjadi wisata satwa di alam terbuka untuk dunia.

“Melalui Peringatan Hari Badak Sedunia, kami selaku kepala daerah mengajak seluruh pihak terutama Kementerian LHK RI dan lembaga pemerhati lingkungan untuk menyelamatkan berbagai satwa dilindungi, baik badak sumatera, gajah sumatera, orangutan sumatera dan harimau sumatra,” kata Rocky.
Webinar Peringatan Hari Badak Sumatera kali ini ikut dihadiri KSDAE KLHK RI, Ir. Wiratni, M.Sc. Sejumlah narasumber antara lain Widodo Ramono (Direktur Yayasan Badak Indonesia), Riki Frindos (Direktur Eksekutif Yayasan KEHATI), dan Arif Rubianto (Direktur ALeRT). Wiminar dipandu Samedi dari Direktur Program TFCA-Sumatera. (rn/aqb)
Baca Juga :  Dinilai Hanya Habiskan Anggaran Rakyat, SAPA Kritisi DPRK dan DPRA
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bunda PAUD Aceh Timur Turut Menghadiri Upacara Hardiknas  

Mei 4, 2026

Pemkab Aceh Timur Jemput Nelayan Idi Cut yang Dibebaskan Otoritas Thailand

Mei 2, 2026

Ketua Tim Pembina Posyandu Aceh Timur Hadiri Kegiatan Posyandu Nasional di Aceh Utara

April 29, 2026

Panglima Rusia: Dalang Dibalik Fitnah ke Bupati Aceh Timur Teridentifikasi

April 27, 2026

Doa Belasungkawa Awali Rakor DPD ASDEKSI Aceh

April 19, 2026

Hadiri Halal Bihalal IKAPA, Bupati Al-Farlaky: Warga Peureulak Tunjukan Bahwa Kita Kokoh 

April 16, 2026

Zulfahmi Terpilih Aklamasi Sebagai Ketua Forum Keuchik Ranto Peureulak 

April 7, 2026

Sambut Pendemo, Bupati Al-Farlaky Jawab Lugas dan Tegas Tuntutan Massa

April 2, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik Mantan Keuchik jadi Camat 

Maret 30, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.