Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

GeMPAR Aceh: Bimtek LEMPANA Ilegal Jika Tidak Ada Rekomendasi Kemendagri

REDAKSIBy REDAKSIAgustus 23, 20203 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
GeMPAR Aceh: Bimtek LEMPANA Ilegal Jika Tidak Ada Rekomendasi Kemendagri Agustus 23, 2020
Ketua GeMPAR Auzir Fahlevi, SH
RILIS.NET, Aceh Timur – Bupati atau Walikota, Camat dan para Keuchik yang ada di Aceh khususnya di Aceh Timur diminta tidak sembarangan terlibat dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek), terkait pengelolaan Dana Desa (DD) yang dilakukan oleh Lembaga tertentu tanpa mengantongi surat rekomendasi dari Kementerian Dalam Negeri.

“Kepala Daerah terutama Bupati atau Walikota agar memperhatikan amanat atau ketegasan surat edaran dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang dikeluarkan pada 19 Agustus 2019 lalu. Bimtek LEMPANA Ilegal jika tidak ada rekomendasi Kementerian dalam negeri,” sebut Ketua Gerakan Masyarakat Partisipatif (GeMPAR) Aceh Auzir Fahlevi,  SH. Senin (24/8/2020).

Lebih lanjut Auzir menuturkan, untuk Bimbingan Teknik (Bimtek) tentang kewenangan Gampong atau hal lainnya yang menyangkut desa harus dengan lembaga yang telah mendapatkan rekomendasi dari Kemendagri.

Surat Edaran Kemendagri nomor 140/8120/SJ, tanggal 19 Agustus 2019 itu berisi tentang Prioritas Pelaksanaan Bimbingan Teknis Khusus Percepatan Penataan Kewenangan desa/gampong.

“Surat itu memang ditujukan kepada bupati/wali kota di seluruh Indonesia, memerintahkan bupati/wali kota wajib menyusun peraturan tentang kewenangan gampong, yang dikoordinasikan kepada Gubernur dan Mendagri dan dilaksanakan oleh lembaga yang telah direkomendasi oleh pihak Kemendagri,” ujar Auzir menambahkan.

Diluar kelembagaan yang telah direkomendasi oleh Kemendagri, berarti itu dianggap ilegal. “Makanya Keuchik atau kepala desa di Aceh jangan terlalu maju atau sokmok pada hal-hal yang melenceng dari aturan,” tambahnya.

Sehingga, kepada para Camat dan Keuchik diharapkan dapat melihat lembaga yang melaksanakan Bimtek dengan teliti dan cermat.

“Jangan sampai bermasalah dan Keuchik akan menjadi korban. Ini perlu menjadi perhatian semua pihak agar tidak bermasalah'” harap Auzir Fahlevi.

Terkait kegiatan Bimtek yang dilakukan oleh salah satu Lembaga yang bernama Lembaga Pengembangan Aparatur Negara (Lempana) yang beralamat di kota Medan Sumatera Utara itu terhadap sejumlah Keuchik di Aceh Timur, patut dipertanyakan, apakah pihak Lempana ada mengantongi surat rekomendasi dari Kemendagri atau tidak?.

“Jika tidak ada (Rekomendasi), berarti kegiatan Bimtek tersebut ilegal dan berpotensi merugikan keuangan negara karena menggunakan dana desa, perlu diingat juga bahwa Lempana itu bukan Lembaga Negara,” pungkas Auzir.

Auzir menambahkan, terus terang pihaknya tidak habis pikir dengan sikap dan tindakan Pejabat Aceh Timur yang dinilai terlalu mengabaikan aspek normatif dan prosedural dibalik kegiatan Bimtek tersebut.

Wajar jika kemudian menimbulkan adanya dugaan spekulasi dari msyarakat, jangan-jangan Bimtek itu hanya akal-akalan saja untuk  meraup keuntungan pribadi maupun kelompok tertentu atas dana desa.

“Seharusnya Bupati Rocky jeli terkait hal ini apalagi Bupati juga seorang Sarjana Hukum. Bimtek itu bukan hal prioritas dan urgen sekali terlebih saat ini plot dana desa lebih diperuntukkan untuk menangani dampak Covid 19,” pungkas Auzir Fahlevi. (rn/red)
Baca Juga :  5 Presidium KAHMI Aceh Timur Periode 2022-2027 Terpilih pada Musda ke-ll
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Pemkab Aceh Timur Raih Opini WTP Ke- 12 Berturut-turut 

Agustus 4, 2026

Bupati Al-Farlaky Paparkan Potensi Tikar dan Tenun Aceh Timur pada Menteri Ekonomi Kreatif

Agustus 3, 2026

GaWAT Gelar FGD, Hadirkan Bupati Al-Farlaky dan 150 Wartawan di Aceh Timur 

Juli 29, 2026

118 Anak Dikhitan Gratis oleh Bupati Aceh Timur

Juli 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Buka Pintu Maaf untuk Dun Belanda yang Menghujatnya

Juli 25, 2026

Bupati Al-Farlaky Tekankan Disiplin ASN dan Kebersihan di RSUD dr Zubir Mahmud

Juli 24, 2026

Karhutla Meluas di Tiga Kecamatan di Aceh Barat Seluas 9 Ha

Juli 21, 2026

Bupati Al-Farlaky Terbitkan Teguran Keras, Pelaku Usaha Dilarang Buang Sampah Sembarangan

Juli 17, 2026

Bejat, Ayah Tiri di Langsa Lama Diduga Setubuhi Anak Disabilitas Diringkus Polisi

Juli 16, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.