Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Ragam

BKSDA Evakuasi Beruang Terkena Jerat di Aceh Barat

REDAKSIBy REDAKSIJuli 5, 20252 Mins Read
BKSDA Evakuasi Beruang Terkena Jerat di Aceh Barat Juli 5, 2025
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BANDA ACEH – Tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) mengevakuasi satu individu beruang madu (helarctos malayanus) yang terkena jerat di perkebunan masyarakat di Kabupaten Aceh Barat.

Kepala BKSDA Aceh Ujang Wisnu Barata di Banda Aceh, Sabtu, mengatakan kondisi satwa liar tersebut saat dievakuasi mengalami luka serius akibat terkena jerat

“Beruang madu yang dievakuasi tersebut betina diperkirakan berusia satu tengah tahun. Beruang madu tersebut terjerat tali plastik pada kaki depan kiri,” kata Ujang Wisnu Barata.

Baca Juga :  Senator Haji Uma Tolak Tawaran Sumut untuk Kelola Bersama Empat Pulau di Aceh Singkil

Ia menyebutkan evakuasi berawal dari informasi masyarakat ada satu individu beruang madu sudah lima hari terjerat di perkebunan warga di Desa Meunasah Gantung, Kecamatan Kaway XVI, Kabupaten Aceh Barat, pada Rabu (2/7).

Kemudian, tim bergerak ke lokasi satwa liar tersebut terjerat. Saat ditemukan, beruang madu tersebut dalam keadaan lemas dan dehidrasi atau kekurangan cairan tubuh. Tali jerat berada pada bagian sambungan antara kaki dan telapak kaki depan kiri.

“Tali jerat tali menyebabkan nekrosis atau kematian jaringan pada kaki depan kiri. Selanjutnya, beruang madu tersebut dibawa ke Sumatran Rescue Alliance Besitang, Sumatera Utara, guna mendapatkan penanganan lebih lanjut,” katanya.

Baca Juga :  Pesan WhatsApp Kini Hanya Bisa di-Forward Satu Kali

Ujang Wisnu Barata menyebutkan bagian kaki yang terkena jeratan tersebut terpaksa diamputasi karena terjadi pembusukan jaringan. Beberapa jari beruang tersebut juga sudah terputus akibat terkena tali jerat.

“Saat ini, beruang madu tersebut dalam kondisi sehat di pusat rehabilitasi dengan pengawasan intensif. Kejadian ini mengingat semuanya bahwa jerat menjadi ancaman serius bagi satwa liar yang berperan penting menjaga keseimbangan ekosistem,” katanya.

Baca Juga :  Waduk Alue Nibong, Objek Wisata Peninggalan Belanda Mulai Berseri di Aceh Timur

BKSDA Aceh, kata dia, terus berupaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap bahaya pemasangan jerat. Jerat yang dipasang ini umumnya untuk satwa yang dianggap hama.

“Namun, sering sekali yang terjerat malah satwa dilindungi yang mengakibatkan luka serius, bahkan kematian. Oleh karena itu, kami mengingatkan masyarakat tidak memasang jerat karena dapat mengancam kelestarian satwa dilindungi,” kata Ujung Wisnu Barata. (*)

 

 

Sumber: Antara 

Aceh Barat Beruang BKSDA Jerat
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Hadiri Musda JMSI Aceh, Sekda Aceh Minta Media Beri Kritikan Konstruktif

November 19, 2025

Aceh Timur Raih Peringkat Enam pada MTQ Aceh ke-37 di Pidie Jaya

November 8, 2025

Lismawani Al-Farlaky Dinobatkan Ketua Dekranasda Teraktif Se-Aceh

November 8, 2025

Kapolda Aceh Buka Lomba Kopi Saring HUT ke-80 Brimob

November 2, 2025

Bupati Al-Farlaky Ajak Insan Pers Bersinergi Membangun Aceh Timur

Oktober 28, 2025

Insan Pers Aceh Timur Menggelar Maulid Akbar dan Santuni Anak Yatim

Oktober 28, 2025

Bupati Al-Farlaky Sambangi Anak Yatim yang Tempati Rumah dari Anyaman Bambu 

Oktober 24, 2025

Mualem Hadiri Haul ke-5 Abu Paloh Gadeng di Aceh Utara

Oktober 23, 2025

Ainun Gadis Yatim Aceh Timur yang Lihai Sebagai Barista Kopi

Oktober 23, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.