Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

China Tuduh AS Coba Buat NATO Versi Baru di Indo-Pasifik, ASEAN Perlu Waspada

REDAKSIBy REDAKSIMaret 7, 20222 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

China Tuduh AS Coba Buat NATO Versi Baru di Indo-Pasifik, ASEAN Perlu Waspada Maret 7, 2022
Kapal induk Amerika Serikat, USS Theodore Roosevelt, berangkat dari Apra Harbor, Guam, 21 Mei 2020. Foto/REUTERS

Beijing – Menteri Luar Negeri (Menlu) China Wang Yi menduga tujuan sebenarnya dari strategi Amerika Serikat (AS) di kawasan Indo-Pasifik adalah membentuk versi baru NATO.

Dia memperingatkan Gedung Putih bahwa setiap upaya untuk melakukannya akan digagalkan.
Berbicara di sela-sela Kongres Rakyat Nasional ke-13 pada Senin (7/3/2022), Wang mengecam Washington yang bertindak dengan cara yang akan menyebabkan ketidakstabilan di kawasan itu di tengah perselisihan teritorial antara China dan negara-negara lain.
“Asia-Pasifik adalah lahan yang menjanjikan untuk kerja sama dan pembangunan, bukan papan catur untuk kontes geopolitik,” ujar Wang, dilansir RT.com pada Senin (7/3/2022).
Mengkritik AS, Wang mengklaim pendekatan Amerika hanya bertujuan menegakkan dominasi melalui “politik blok” di wilayah tersebut, yang diyakini Beijing akan merusak persatuan politik dan ekonomi Asosiasi Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) yang sudah ada.
Selain membahas masalah regional, Menlu China menyatakan Beijing siap dan bersedia memainkan peran konstruktif dalam konflik antara Rusia dan Ukraina.
Dia menawarkan untuk memfasilitasi pembicaraan damai dan bekerja dengan komunitas internasional sebagai mediator.
“Kita harus mematuhi prinsip keamanan yang tidak dapat dibagi dan mengakomodasi masalah keamanan yang sah dari pihak-pihak yang terlibat,” papar Wang.
Menurut dia, “Perselisihan harus diselesaikan dengan cara damai melalui dialog dan negosiasi.”
Dia mengatakan, “Ada kebutuhan untuk menempatkan mekanisme keamanan Eropa yang seimbang, efektif dan berkelanjutan.”
Bersamaan dengan tawaran dukungan China, Wang mengatakan Beijing akan bekerja untuk menawarkan dukungan kepada rakyat Ukraina yang terkena dampak situasi, dengan Palang Merah China mengirimkan bantuan kemanusiaan darurat ke Ukraina segera. (rn/red)
Sumber: Reuters/Sindonews
Baca Juga :  HMI Aceh Timur Serah Bantuan untuk Kader Korban Kebakaran di Kuta Blang Idi
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Mualem: Rp 80 Miliar Kita Alokasikan Dana Bencana, tapi Itu Kurang

Januari 12, 2026

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025

Jubir: Pemerintah Aceh Potong Belanja SKPA Penuhi Tanggap Darurat

Desember 4, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.