Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

Diduga Terkena Jerat, Gajah Jantan Ditemukan Mati di Aceh Timur

REDAKSIBy REDAKSIApril 30, 20222 Mins Read
Diduga Terkena Jerat, Gajah Jantan Ditemukan Mati di Aceh Timur April 30, 2022
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, Aceh Timur – Diduga Terkena Jeratan tali dibagian kaki, seekor gajah jantan ditemukan mati di hutan pedalaman Peunaron, Aceh Timur.

Bakai hewan dilindungi itu ditemukan pada sebuah aliran sungai di hutan produksi Desa Peunaron Lama, Kecamatan Peunaron, Kabupaten Aceh Timur, Jumat (30/4/2022), sekira pukul 21.30 WIB.

Kapolsek Serbajadi Iptu Hendra Sukmana SH mengatakan, pada hari Jumat kemarin, sekira pukul 11.00 WIB diperoleh informasi dari masyarakat bahwa ada bangkai gajah pada sebuah aliran sungai di daerah Rabung Lima, Desa Peunaron Lama,” kata Iptu Hendra Sukman, Sabtu, (30/4/2022).

Baca Juga :  Bupati Rocky Antar Sembako untuk Warga yang Terisolir

Dari inforamsi tesebut lanjut Kapolsek, sekira pukul 15.00 WIB pihaknya bersama sejumlah anggota polsek, personel Koramil 01/PNR Peunaron dan petugas Forum Komunikasi Leuser (FKL) langsung bergerak mendatangi lokasi.

“Lokasinya cukup jauh dan medan yang sulit dilalui. Untuk menuju ke lokasi, hanya bisa ditempuh dengan menggunkan sepeda motor jenis trail dengan jarak tempuh lebih kurang dua jam, setelah itu dilanjutkan dengan jalan kaki, sampai di TKP sekira pukul 21.00 WIB,” sebut Kapolsek.

Baca Juga :  Aparatur Desa Buket Meutuah di Langsa Dianiaya OTK

Setibanya di lokasi, tambah Kapolsek, pihaknya menemukan bangkai gajah jantan yang mati di aliran sungai yang mana pada kaki kiri ada bekas terkena tali jeratan, ungkap Kapolsek.

“Atas temuan tersebut, kami bersama tim memutuskan untuk menginap sekaligus mengamankan lokasi sambil menunggu tindakan selanjutnya,” pungkas Hendra Sukmana. (rn/red)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Jalan Desa Terputus, Bupati Al-Farlaky Salur Logistik ke Desa Arakundo dan Gampong Grong-grong

Desember 13, 2025

Sambangi Pengungsi di Bawah Jembatan Idi, Al-Farlaky: Jangan Ada yang Bilang Lapar

Desember 7, 2025

Bupati Al-Farlaky Terobos Lumpur Antar Logistik ke Peunaron dan Lokop

Desember 2, 2025

Korban Banjir Aceh Timur Mulai Terserang Penyakit Gatal, Demam dan Flu

Desember 2, 2025

Warga Lokop Aceh Timur Hampir Sepekan Kelaparan, Bantuan Hanya Bisa Via Udara

Desember 1, 2025

Ribuan Korban Terisolir, Desa Sahraja dan Sijudo di Aceh Timur Belum Dapat Diakses

Desember 1, 2025

Korban Jiwa Diperkirakan Lebih 30 Orang Akibat Banjir di Aceh Timur 

November 30, 2025

Bupati Al-Farlaky: Warga Kami Ada yang Kelaparan di Pedalaman Aceh Timur

November 30, 2025

BBM Langka, Ratusan Warga di Kota Idi Rayeuk Aceh Timur Serbu SPBU

November 30, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.