Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Gejala Demam Usai Vaksinasi Tunjukkan Vaksin Bekerja

REDAKSIBy REDAKSIJuli 21, 20212 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Gejala Demam Usai Vaksinasi Tunjukkan Vaksin Bekerja Juli 21, 2021

Jakarta – Dosen dan peneliti Mikrobiologi Medis, Biologi Molekuler dan Imunologi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia Budiman Bela mengatakan reaksi tubuh yang muncul seperti demam dan pegal setelah vaksin COVID-19 dimasukkan ke dalam tubuh menunjukkan vaksin berfungsi.


“Yang baik itu kalau ada reaksi terhadap vaksinasinya,” kata Budiman yang merupakan Ketua Tim Pengembangan Vaksin Merah Putih Universitas Indonesia saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Rabu.


Budiman menuturkan jika tidak ada reaksi, maka ada dua kondisi kemungkinan yakni penerima vaksin memang tidak bereaksi atau vaksinnya yang tidak bisa menimbulkan reaksi tersebut karena misalnya suhu saat penyimpanan dan transportasi vaksin dalam proses distribusinya tidak terjaga sehingga mengalami kerusakan.


Reaksi tubuh terhadap vaksin bermacam-macam seperti demam, pegal, mengantuk, bahkan ada yang merasa lemas hingga mau pingsan. Namun, reaksi mau pingsan itu sangat kecil sekali kejadiannya. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak khawatir dengan gejala tersebut setelah menjalani vaksinasi.


Selain itu, tenaga kesehatan yang menyuntikkan vaksin sudah terlatih. Orang yang mau divaksinasi juga harus melalui skrining atau pemeriksaan kesehatan di sentra vaksinasi sehingga masyarakat tidak perlu khawatir saat mau divaksinasi karena dokter atau tenaga kesehatan akan memeriksa dahulu kondisi kesehatan calon penerima vaksin dan menetapkan untuk layak divaksinasi atau tidak.


Setelah divaksinasi, penerima vaksin COVID-19 juga akan berada dalam pengawasan tenaga medis di sentra vaksinasi selama 30 menit sehingga jika ada gejala tertentu bisa langsung diberikan bantuan medis.


Penerima vaksin COVID-19 juga bisa menyampaikan jika ada keluhan di kemudian hari seperti setelah sampai di rumah dengan menghubungi kontak tenaga medis yang tertera di kartu vaksin yang diterima oleh setiap orang yang sudah divaksinasi.


Pemerintah Indonesia gencar melakukan vaksinasi kepada masyarakat untuk menciptakan kekebalan tubuh kelompok atau herd immunity sehingga bisa mengurangi angka kesakitan dan angka kematian akibat COVID-19.
Sumber: Antara

Baca Juga :  DPRK Langsa Kecam Wacana Pemko Buka Tempat Wisata Ditengah Wabah Covid-19
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Layanan RSUD Langsa Berangsur Beroperasi Kembali

Desember 11, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.