RILIS.NET, ACEH TIMUR – Sejumlah tokoh dan masyarakat dari perwakilan 10 kecamatan di kabupaten Aceh Timur, mendeklarasikan pemekaran Calon Daerah Otonomi Baru (CDOB), Kabupaten Peureulak Raya, disaksikan oleh enam ribu undangan yang hadir.
Pendeklarasian pemekaran kabupaten Peureulak Raya ini bertepatan pada peringatan 1 Muharram 1448 Hijriah, di komplek makam Sultan Alaiddin Said Maulana Abdul Aziz Syah, Bandrong, Peureulak, Selasa (16/6/2026).
“Rencana DOB ini murni untuk meningkatkan lajunya pembangunan di 10 kecamatan ini. Dan ini merupakan tindak lanjut dari upaya-upaya dan langkah-langkah pemekaran DOB Peureulak Raya yang telah berlarut-larut sejak pemerintah Aceh Timur sebelumnya,” sebut ketua panitia pemekaran, Fattah Fikri.
Saat pendeklarasian pembentukan kabupaten Peureulak Raya ini, disaksikan oleh Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, Wakil Bupati serta unsur Forkopimda lainya, dan sejumlah 6000 tamu undangan yang hadir pada kegiatan ini.

Adapun 10 kecamatan yang ikut dalam pembentukan DOB Peureulak Raya, yakni, Kecamatan Peureulak, Peureulak Timur, Peureulak Barat, Ranto Peureulak, Peunaron, Serbajadi, Sungai Raya, Rantau Peureulak, Rantau Selamat dan Birem Bayeun, dan Simpang Jernih.
Sementara Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al- Farlaky dalam sambutanya pada acara menyambut 1 Muharam 1448 H, Ia menyatakan mendukung sepenuhnya permintaan masyarakat tetang pemekaran DOB Peureulak Raya.
“Demi untuk kemajuan daerah dan peningkatan ekonomi daerah, saya tidak keberatan atas usul dan deklarasi pembentukan DOB Kabupaten Peureulak Raya. Saya akan mendukung penuh,” tegas Bupati Al-Farlaky.
Sebelum, Bupati Al-Farlaky juga telah mengukuhkan panitia pembangunan komplek Makam Sultan Alaiddin Said Maulana Abdul Aziz Syah, yang terdiri dari sejumlah unsur, untuk memajukan, melestarikan serta memugar kembali cagar budaya ini agar, sebagai peradaban islam tertua di Asia Tenggara.
Peringatan 1 Muharram 1448 H, tahun ini digelar dengan sangat meriah, selain dihadiri oleh para keuchik, Imum gampong, TPG dari 10 kecamatan, turut hadir juga para Camat, kepala OPD, para anak yatim serta ribuan masyarakat umum lainnya yang tampak memenuhi komplek makam Sultan yang ada di Gampong Bandrong. (rn/rd)

