Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Hentikan Kasus UEP, Mahasiswa Demo Kejari Bireun Diduga Telah Terima Suap

REDAKSIBy REDAKSIAgustus 31, 20212 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Hentikan Kasus UEP, Mahasiswa Demo Kejari Bireun Diduga Telah Terima Suap Agustus 31, 2021

RILIS.NET, Bireun – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Bireuen (AMB) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Bireuen, Selasa (31/8/2021).


Unjuk rasa ini digelar terkait dengan kasus bantuan sosial (Bansos) Usaha Ekonomi Produktif (UEP), yang diperuntukan bagi masyarakat miskin berdampak Covid-29 di kabupaten ini, namun dalam penyalurannya diduga Dinas sosial Bireun telah melakukan penyelewengan anggaran itu ataupun korupsi.

Para mahasiswa menilai pihak Kejari telah melindungi pelaku korupsi dengan menghentikannya penyelidikan kasus tersebut.

Koordinator aksi unjuk rasa Aziz Alkhuzzar dalam pernyataan sikapnya mengatakan, Kejaksaan Negeri Bireuen telah melindungi pelaku korupsi dan tidak memiliki tanggungjawab hukum terhadap masyarakat miskin penerima UEP di Kabupaten Bireun.

“Kejaksaan Negeri Bireuen telah menghentikan penyelidikan kasus tersebut. Padahal sebelumnya Kejari Bireuen telah memeriksa pihak terkait dan telah meminta keterangan dari semua penerima UEP,” kata Aziz dalam aksi unjuk rasa itu.
Aziz juga meduga bahwa jika kasus ini dihentikan secara sepihak maka tidak tertutup kemungkinan kalau Kejari Bireun menerima suap agar kasus ini tidak berlanjut.
“Jika kasus ini dihentikan secara sepihak, maka kami Aliansi Mahasiswa Bireuen, menduga pihak kejaksaan telah “menerima suap”,” tegas Aziz.
Tak hanya didepan kantor Kejaksaan, para mahasiswa ini juga menggelar unjuk rasa didepan kantor Bupati Bireun, para mahasiswa ini menuntut agar kasus itu dilanjutkan karena diduga telah dilakukan korupsi dalam penyaluran bantuan sosial itu. (rn/rd)
Baca Juga :  Gajah Jantan Ditemukan Mati Tanpa Kepala di Aceh Timur
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Polda Aceh Sebut Bripda Muhammad Rio Disersi, Tiga Kali Sidang KKEP dan Telah PTDH

Januari 17, 2026

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Polda Aceh Siapkan 2.924 Personel Amankan Nataru

Desember 19, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.