Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Peristiwa

Korban Keracunan Gas di Aceh Timur 29 Orang, 4 Diantaranya Anak-anak

REDAKSIBy REDAKSISeptember 25, 20233 Mins Read
Korban Keracunan Gas di Aceh Timur 29 Orang, 4 Diantaranya Anak-anak September 25, 2023
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Warga di Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur yang menjadi korban Keracunan gas terus bertambah hingga mencapai 29 orang, dan 4 orang diantaranya anak-anak ataupun masih dibawah umur.

Data yang diperoleh RILIS.NET pada Minggu, (24/9/2023) malam, sekitar pukul 00.15 WIB sejumlah 29 orang yang diduga terpapar dengan bau gas di kawasan itu telah dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zubir Mahmud, Aceh Timur.

Korban rata-rata mengalami muntah-muntah, bahkan ada satu orang anak yang dikabarkan sempat mengalami muntah darah.

“Tadi menurut orang tuanya ada satu orang anak yang masih dibawah umum mengalami muntah darah, dan saya lupa tadi namanya. Sebelumnya korban ini juga sudah pernah terpapar pada peristiwa serupa yang terjadi sebelumnya, kata Camat Kecamatan Banda Alam Iskandarsyah yang dikonfirmasi RILIS.NET pada Minggu (24/9/2023), malam.

Baca Juga :  Banjir di Aceh Jaya, 670 Warga Mengungsi

Direktur RSUD dr Zubir Mahmud dr Edi Gunawan MARS melalui Kepala Bidang Humas Cut Sofiana kepada RILIS.NET mengatakan, korban yang telah mendapatkan perawatan medis sampai dengan Minggu malam, sekitar pukul 00.15 WIB berjumlah 29 orang, yang terdiri dari laki-laki, perempuan dan anak-anak.

“Tadi ada penambahan sehingga menjadi 29 orang, dan mayoritasnya perempuan, sedangkan yang dibawah 18 tahun kebawah ada empat orang, semuanya telah ditangani oleh tim medis serta telah mendapatkan perawatan,” terang Cut Sofiana.

Sebelumnya, warga dari Desa Panton Rayeuk T ini mengalami mual hingga muntah-muntah akibat terpapar bau gas yang menyengat, yang diduga berasal dari perusahaan Medco yang sedang melakukan eksplorasi di kawasan di pedalaman Aceh Timur, namun sejauh ini belum ada keterangan resmi dari pihak perusahaan tersebut terkait dengan dugaan itu.

Baca Juga :  Usai Diminta Audit, Inspektorat Serahkan Data Aset ke DPRK Aceh Timur
Korban Keracunan Gas di Aceh Timur 29 Orang, 4 Diantaranya Anak-anak September 25, 2023
Korban keracunan gas di Aceh Timur mendapatkan perawatan medis di RSZM (Foto: dok. rilis.net)

Begitupun pesan konfirmasi yang dikirim oleh media ini ke pihak otoritas terkait di PT Medco belum terjawab hingga berita ini ditayang.

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Timur Fattah Fikri turut meminta agar pihak perusahaan Medco E&P Malaka agar melakukan investigasi terkait dengan dugaan kebocoran gas yang terjadi di kawasan Desa Panton Rayeuk T, Kecamatan Banda Alam, Aceh Timur.

Hal itu disampaikan Fattah, terkait dengan banyaknya warga yang menjadi korban, dan mengalami muntah-muntah hingga harus dirujuk ke rumah sakit.

Menurut Fattah Fikri, investigasi sangat mendesak untuk dilakukan oleh pihak Medco terkait adanya dugaan kebocoran gas, yang mengakibatkan sejumlah warga di Desa Panton Rayeuk T mengalami pusing dan muntah-muntah yang diduga berasal dari perusahaan Medco.

Baca Juga :  147 Pengungsi Rohingya Mendarat di Sumatera Utara

“Kami meminta agar pihak perusahaan melakukan investigasi untuk mencari sumber bau gas tersebut, kemudian harus disampaikan ke publik,” terang Ketua DPRK Aceh Timur Fattah Fikri kepada RILIS.NET pada Minggu malam.

Ketua DPRK menambahkan, saat ini sejumlah warga terpaksa harus mendapatkan perawatan medis, akibat terpapar bau yang menyengat. Oleh sebab itu, pihaknya meminta agar segera dilakukan investigasi terkait kebenaran informasi itu.

“Publik saat ini masih menunggu sumber bau menyengat tersebut, untuk itu kita minta agar pihak perusahaan dapat segera melakukan investigasi,” harap Fattah Fikri. (rn/red)

29 Orang Aceh Timur Anak-anak Gas Korban Keracunan Gas
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

Bupati Aceh Timur Perintahkan Camat Akuratkan Data Korban Bencana

Desember 18, 2025

Bupati Al-Farlaky Disambut Tangis Haru Warga Simpang Jernih 

Desember 16, 2025

Jalan Desa Terputus, Bupati Al-Farlaky Salur Logistik ke Desa Arakundo dan Gampong Grong-grong

Desember 13, 2025

Sambangi Pengungsi di Bawah Jembatan Idi, Al-Farlaky: Jangan Ada yang Bilang Lapar

Desember 7, 2025

Bupati Al-Farlaky Terobos Lumpur Antar Logistik ke Peunaron dan Lokop

Desember 2, 2025

Korban Banjir Aceh Timur Mulai Terserang Penyakit Gatal, Demam dan Flu

Desember 2, 2025

Warga Lokop Aceh Timur Hampir Sepekan Kelaparan, Bantuan Hanya Bisa Via Udara

Desember 1, 2025

Ribuan Korban Terisolir, Desa Sahraja dan Sijudo di Aceh Timur Belum Dapat Diakses

Desember 1, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.