Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Lubang Hitam Misterius di Galaksi Kita Bikin Ilmuwan Kebingungan

REDAKSIBy REDAKSIDesember 1, 20192 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Lubang Hitam Misterius di Galaksi Kita Bikin Ilmuwan Kebingungan Desember 1, 2019
Ilustrasi lubang

rilisNET – Para ilmuwan menemukan sebuah ubang hitam misterius di galaksi Bima Sakti, Lubang hitam ini punya massa sekitar 70 kali massa Matahari. Menurut model evolusi bintang saat ini, ukuran ini sangat langka, bahkan tidak mungkin.

Lubang Hitam Misterius di Galaksi Kita Bikin Ilmuwan Kebingungan Desember 1, 2019
Sebagai mana yang dirilis detiknews, Komposisi zat kimia dari bintang-bintang paling masif di galaksi kita menunjukkan bahwa mereka kehilangan sebagian besar massanya pada akhir hidup melalui ledakan dan angin bintang yang kuat, sebelum inti bintang itu akhirnya runtuh ke dalam lubang hitam.

Baca Juga :  133 Kg BB Sabu Hasil Tangkapan di Aceh Timur Dimusnahkan

Bintang-bintang besar dan kuat dalam rentang massa yang bisa menghasilkan lubang hitam, diperkirakan mengakhiri hidup lewat proses bernama ketidakstabilan supernova yang sepenuhnya melenyapkan inti bintang. Jadi wajar ketika melihat lubang hitam yang dinamai LB-1 ini, para astronom kebingungan bagaimana bisa ukurannya bisa sangat gemuk.

“Lubang hitam sebesar itu seharusnya tidak ada di galaksi kita jika melihat model evolusi bintang terkini,” kata astronom Jifeng Liu dari National Astronomical Observatory of China.

Baca Juga :  Panitia Seleksi JPT Pratama di Pemkab Aceh Timur Perpanjang Pendaftaran

“LB-1 dua kali lebih masif dari yang kami mungkin prediksi. Kini para ahli teori ini pun ditantang untuk menjelaskan formasi misterius ini,” sambungnya.

Dalam penelitian ini, Liu dan timnya menggunakan Large Sky Area Multi-Object Fiber Spectroscopic Telescope (LAMOST) di China untuk menemukan bintang-bintang yag hampir mati. Pencarian mereka kemudian menemukan sebuah bintang raksasa berwarna biru.

Tetapi butuh pengamatan lebih lanjut menggunakan teleskop Gran Telescopio Canarias di Spanyol dan Keck Observatorium di AS untuk mengungkap sifat alami menakjubkan dari apa yang telah ditemukan para ilmuwan.

Baca Juga :  Ini Tampang 3 Penembak Kapten Intel TNI di Aceh

Bintang berusia sekitar 35 juta tahun itu, bekerja sekitar delapan kali massa Matahari dan mengorbit lubang hitam setiap 79 hari berdasarkan orbit yang disebut para peneliti sebagai ‘lingkaran yang mengejutkan’.

Dalam penelitian ini, ada lubang hitam lain dari rentang massa serupa yang terdeteksi. Lubang hitam tersebut tercipta dari tabrakan di antara dua lubang hitam dalam pasangan biner GW150914. detik.


Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025

114 Siswa Diktukba Polri Dilantik di SPN Polda Aceh

Desember 24, 2025

Demonstrasi di Banda Aceh, Warga Kibarkan Bendera Putih

Desember 18, 2025

BNPB Minta Data Kerugian Warga yang Terkena Bencana Dipercepat 

Desember 18, 2025

Kapolda Aceh Dampingi Wapres Gibran Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Pidie Jaya

Desember 17, 2025

Bupati Al-Farlaky Bawa Relawan Medis , dan Logistik ke Gampong Cek Mbon Peureulak 

Desember 9, 2025

Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

Desember 6, 2025

Jubir: Pemerintah Aceh Potong Belanja SKPA Penuhi Tanggap Darurat

Desember 4, 2025

Hadiri Musda JMSI Aceh, Sekda Aceh Minta Media Beri Kritikan Konstruktif

November 19, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.