Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Berita

Mendes PDTT: Dana desa tidak ada pengurangan, justru bakal naik

REDAKSIBy REDAKSIJuli 24, 20202 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Mendes PDTT: Dana desa tidak ada pengurangan, justru bakal naik Juli 24, 2020
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar | Foto: Antara

RILIS.NET, Jakara – Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Abdul Halim Iskandar memastikan dana desa yang dikucurkan oleh pemerintah pusat untuk pemerintah desa akan tetap berlanjut.

“Dana desa tidak ada pengurangan, justru nanti akan terjadi peningkatan,” kata Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar di Pariaman usai Pengukuhan Pendamping Desa Berdikari di Pariaman, Sumatera Barat, Jumat.


Ia menambahkan jika besaran dana desa pada 2021 sama dengan tahun 2020. Hal itu, kata dia, terjadi karena kondisi pandemi yang dihadapi saat ini.


Pada kesempatan tersebut Mendes PDTT juga menyampaikan saat ini pihaknya sedang menampung aspirasi terkait harapan warga Sumatera Barat tentang perolehan dana desa agar tidak lagi dihitung berdasarkan nagari namun jorong atau korong.


Hal tersebut karena di Sumatera Barat, dana desa dihitung berdasarkan nagari. Padahal wilayah nagari jauh lebih besar dari desa, sehingga untuk mengakomodasi luasnya wilayah tersebut maka penghitungan dana desa dilakukan berdasarkan jorong atau korong.


“Ini lagi kami perjuangan sampaikan kepada Ibu Menteri Keuangan dan Pak Presiden,” kata Mendes PDTT.


Menurut dia, jika dana desa di Sumatera Barat dihitung berdasarkan jorong atau korong, maka percepatan pembangunan daerah dari desa akan jauh lebih cepat dari sebelumnya.


Mendes PDTT menyampaikan untuk membangun Indonesia dapat dilakukan dari desa dan jika desa sudah makmur atau mandiri, maka tidak ada lagi daerah di Indonesia tertinggal dan miskin.


“Indonesia adalah desa dan desa adalah Indonesia,” ujarnya.


Ia juga menyampaikan pihaknya akan meluncurkan sistem pemantauan desa melalui aplikasi. Dalam aplikasi tersebut pihaknya dapat melihat potensi yang ada di setiap desa di Indonesia.


Sumber: Antara
Baca Juga :  10 Orang Pertama Akan Divaksin Termasuk Bupati di Aceh Timur pada Februari Mendatang
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Bank Aceh Kembali Dipercaya Sebagai Penyalur BSPS Tahun 2026

Maret 13, 2026

Bank Aceh Resmikan ATM Drive Thru di Kawasan Strategis Taman Kota Banda Aceh

Maret 2, 2026

Bank Aceh Hadirkan ‘Gampong Ramadhan in Action 2026’ di Masjid Raya Baiturrahman ​

Maret 1, 2026

Prabowo Bagikan Daging Sapi Senilai Rp 72 M Buat Warga Aceh

Februari 18, 2026

Waspada Gebyar Undian Berhadiah, Bank Aceh Imbau Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Pribadi dan Abaikan Pesan Hoax

Januari 20, 2026

Bank Aceh Kembali Raih Predikat WTP untuk Laporan Keuangan Tahun 2025

Januari 13, 2026

PIKABAS Bank Aceh Salurkan Bantuan Logistik dan Layanan Kesehatan bagi Korban Banjir Aceh

Januari 8, 2026

Waspada Phishing ‘CoreTax’, Bank Aceh Imbau Nasabah Lindungi Data Pribadi 

Desember 30, 2025

Nelayan Aceh Timur Terima Bantuan Perahu Motor, Jaring, Fiber dan Cool Box 

Desember 26, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.