Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Meriahkan HUT Aceh Timur Ke-64, Komunitas Panton Aceh Adakan Lomba

REDAKSIBy REDAKSINovember 7, 20203 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Meriahkan HUT Aceh Timur Ke-64, Komunitas Panton Aceh Adakan Lomba November 7, 2020
Rapat Persiapan Panton Aceh Lam Haba
(Foto: Aqbar)

RILIS.NET, Aceh Timur – Komunitas Panton Aceh Timur mengadakan lomba Panton Aceh Lam Haba dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Aceh Timur Ke-64, yang akan dilaksanakan pada 15 – 17 November 2020, di LPPL Radio Suara Cempala Kuneng. 

Ketua Pelaksana Lomba, M. Yusuf Ali atau yang dikenal dengan sebutan Abu Seumangat mengatakan, kegiatan perlombaan ini bertujuan untuk menghidupkann kembali seni budaya Aceh yang mulai ditinggalkan oleh generasi muda saat ini. Menurutnya, seni panton merupakan salah satu warisan budaya yang harus dilestarikan untuk diwariskan kepada anak cucu dimasa yang akan datang.

“Kami mengharapkan dengan perlombaan ini menjadi salah satu usaha kita bersama untuk mewariskan anak-anak generasi penerus bangsa agar mencintai budayanya. Jangan sampai kebudayaan-kebudayaan kita ini hilang di telan jaman,” ujar Abu Seumangat.

Baca Juga :  Kerugian Sektor Perikanan Akibat Banjir di Aceh Timur Rp12 Miliar

Abu Seumangat menjelaskan, perlombaan ini dibagi dalam tiga katagori. “Adapun katagori yang diperlombakan dalam Panton Aceh Lam Haba adalah, katagori Pembangunan Aceh Timur, katagori Sosialisai Covid-19 dan katagori Pelestarian Seni Budaya dan Adat Istiadat, dimana pada masing-masing katagori akan terpilih tiga yang terbaik,” terangnya.

“Sedangkan peserta lomba diikuti oleh 23 group Panton Aceh Se- Aceh Timur dan perlombaan ini baru pertama sekali terjadi semenjak radio Cempala Kuneng pulang (pindah_red) ke Aceh Timur,” tambah Abu Seumangat.

Keberadaan panton Aceh telah tergerus oleh budaya-budaya luar, sehingga perlu kepedulian semua pihak untuk mempertahankan budaya yang telah diwariskan oleh “indatu” (nenek moyang_red) dahulu. Ia menekankan pentingnya generasi muda untuk menjaga dan melestarikan kebudayaan asli masyarakat Aceh.

Baca Juga :  Total Pasien Sembuh dari COVID-19 di Jakarta Tembus 60 Ribu

“Karena perkembangan dan kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat, jangan sampai malah anak-anak kita tidak ada yang berminat jadi penerus budaya kesenian ini,” imbuh Abu Seumangat.

Seperti halnya budaya-budaya daerah lain yang terus dipertahankan oleh daerahnya masing-masing, maka seharusnya budaya-budaya Aceh pun harus dilestarikan. Dirinya sangat menyayangkan bila masyarakat malah tidak mencintai budayanya sendiri hingga akhirnya kehilangan identitas. 

“Padahal budaya daerah lain terus dilestarikan bahkan sampai ke tingkat nasional maupun luar negri, jangan sampai masyarakat kita malah tidak bangga akan budayanya sendiri,” kata Abu Seumangat mengingatkan.

Baca Juga :  Kompol Chairul Ikhsan Jabat Wakapolres Aceh Timur yang Baru

Kegiatan lomba Panton Aceh Lam Haba diselenggarakan di tengah pandemi meski penyelenggaraannya dilakukan dengan mematuhi Protokol Kesehatan. “Agar budaya ini tetap lestari, serta sebagai wujud kecintaan kami untuk mewariskan kepada generasi muda,” jelasnya.

Abu Seumangat mengungkapkan penyelenggaraan ini merupakan kerjasama dengan LPPL Radio Cempala Kuneng Aceh Timur sebagai bentuk dukungan agar para generasi muda untuk melestarikan kebudayan lokal.

“Walaupun kegiatan ini tidak ada anggaran, namun kami bersama Radio Cempala Kuneng memohon kepada semua pihak agar membantu menjadi donatur sehingga lomba ini dapat terlaksana demi untuk melestarikan budaya Aceh,” harap Abu Seumangat. (rn/aqbar)

Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Tunai Janji, Resmikan Jembatan Peureulak dan Aspal Jalan Dua Jalur

Januari 29, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Provinsi Percepat Pembangunan Ruas Jalan Peureulak – Pinding Blang Kejren

Januari 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Lantik 4.816 PPPK Paruh Waktu 

Januari 23, 2026

Bupati Al-Farlaky Dampingi Mendagri Kunjungi Desa Sahraja di Pedalaman Aceh Timur 

Januari 22, 2026

Bupati Al-Farlaky Pantau Perekaman Adminduk Warga Terdampak Bencana di Ranto Peureulak

Januari 14, 2026

Bupati Al-Farlaky Kirim Logistik untuk Korban Banjir Susulan di Aceh Timur 

Januari 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Kembali Jelajah Jalur Sungai Temui Warga di Pedalaman Simpang Jernih 

Januari 5, 2026

Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Januari 4, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.