Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Mobil Berisi Satu Ton Minyak Terbakar di Aceh Timur, Api Yang Menyambar Hanguskan Rumah dan Dua Sepmor

REDAKSIBy REDAKSIMei 18, 20203 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email
Mobil Berisi Satu Ton Minyak Terbakar di Aceh Timur, Api Yang Menyambar Hanguskan Rumah dan Dua Sepmor Mei 18, 2020
Api turut menghanguskan rumah dan sepeda motor (Foto: Rilis.net)

RILIS.NET, Aceh Timur – Satu bangunan rumah dan kios milik Syamaun warga Dusun Buket Masjid, Desa Bhom Lama, Kecamatan Ranto Peureulak, Aceh Timur, musnah terbakar pada Senin, 18 Mei 2020. Sekitar pukul 18.45 WIB.


Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, melalui Kapolsek Ranto Peureulak Ipda Wisnu Bramantyo mengatakan, kebakaran itu berawal dari terbakarnya satu unit mobil Mitsubishi type L300 warna hitam dengan nomor polisi BA 1471 BU, yang terparkir sekitar lima meter dari rumah tersebut.

Mobil itu berisi 30 jerigen minyak solar. Dan ditumpangi oleh Budiawan (22) warga Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Bersama dengan istrinya Irma Dani (28), yang tercatat sebagai warga Kwala Bingai Kecamatan Stabat, Sumatera Utara.

“Adapun minyak yang diangkutnya itu adalah milik tokenya yang bernama Sembiring (40), warga Desa Seumadam, Kecamatan Kejuruan Muda, Aceh Tamiang. Minyak itu dibeli dari SPBU Seumadam dengan harga yang masih belum diketahui secara pasti,” kata Wisnu Bramantyo pada Senin (18/5/2020), malam.

Baca Juga :  Pj Walikota Langsa Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir
Mobil Berisi Satu Ton Minyak Terbakar di Aceh Timur, Api Yang Menyambar Hanguskan Rumah dan Dua Sepmor Mei 18, 2020
Mobil Berisi Minyak Solar Yang Terbakar di Ranto Peureulak, Aceh Timur

Kapolsek menambahkan, sebelumnya Sembiring sudah pernah bertransaksi jual beli minyak solar dengan Syamaun secara eceran, “maka kali ini ianya memerintahkan pekerjanya yang bernama Budiawan untuk mengangkut minyak dengan kenderaan penumpang tersebut untuk dapat dijualkan kepada Syamaun,” ujar Wisnu.


Sesampainya dari Semadam ke rumah Syamaun sekira pukul 18.30 WIB atau menjelang berbuka puasa, Budiawan langsung memarkirkan mobilnya itu di bawah pohon depan rumah Syamaun yang hanya berjarak sekitar lima meter. Sambil membunyikan klakson mobil sebagai pertanda bahwa dirinya telah tiba. 

Kapolsek menambahkan, karena saat itu sedang waktu magrib, maka Budiawan mematikan terlebih dahulu mobilnya dan turun sambil duduk-duduk bersama dengan istrinya di dekat rumah Syamaun. Baru beberapa menit ianya duduk tiba-tiba terlihat oleh Budiman dari dalam mobil tersebut ada api yang menyala dengan tanpa diketahui sumbernya. Karena disadari di dalam itu berisi minyak maka sopir dan istrinya langsung berlari menjauhi mobil yang semakin lama api itu semakin membesar.

“Berhubung rumah Syamaun terbuat dari kayu dan jarak mobil dengan rumahpun terbilang sangat dekat, maka tidak membutuhkan waktu yang lama membuat api itu menyambar kerumah Syamaun. Sehingga Syamaun beserta keluarganya yang masih berada didalam rumah langsung terkejut dan panik ketika mengetahui hal itu,” ulas Wisnu Bramantyo.

Api yang menjalar begitu cepat mengakibatkan Syamaun dan istrinya tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga dari dalam rumah. Seketika api juga turut menghanguskan dua unit sepeda motor dan barang berharga miliknya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, Syamaun diduga mengalami kerugian materil sekitar Rp 250 juta rupiah. 
Selain rumah dan kios, 1 unit sepeda motor Yamaha King, dan 1 unit Honda Supraserta barang-barang berharga lainnya seperti surat tanah dan lain-lain musnah terbakar.

Wisnu juga mengatakan, saat ini pihaknya telah mengamankan Budiawan selaku sopir yang mengemudikan kenderaan tersebut.

“Kita juga akan mencari keterlibatan para pelaku lain terhadap kejahatan tersebut, dan tidak menutup kemungkinan akan terlibatnya pihak SPBU Seumadam yang menjualkan minyak solar bersubsidi kepada Sembiring dengan tanpa ijin yang sah,” tegas Wisnu Bramantyo.
Baca Juga :  Masyarakat Geumpang Pidie Antar Bantuan ke Aceh Timur, Al-Farlaky Ucapkan Terimakasih
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Gandeng BSI, Bupati Al-Farlaky Santuni 476 Anak Yatim di Ranto Peureulak

Maret 18, 2026

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Maret 16, 2026

Terkait Undangan Wabup, Kabag Prokopim: Bukber Agenda Pemkab Aceh TimurĀ 

Maret 15, 2026

Pemkab Aceh Timur Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 200 Anak Yatim

Maret 15, 2026

Bank Aceh Kembali Dipercaya Sebagai Penyalur BSPS Tahun 2026

Maret 13, 2026

Bupati Al-Farlaky Instruksikan Pencairan THR, Pemkab Aceh Timur Kucurkan Anggaran 44 Miliar

Maret 11, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Pejabat Eselon II Hingga Camat Tunjukkan Prestasi Kerja

Maret 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Tinjau Huntara dan Santuni Anak Yatim di Banda Alam

Maret 9, 2026

Tinjau Huntara, Bupati Al-Farlaky juga Santuni Anak Yatim di Blang Nie

Maret 4, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.