Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Kesehatan

Penyebaran Wabah DBD di Aceh Timur Meningkat, 8 Korban Dirujuk ke RSUD

REDAKSIBy REDAKSIAgustus 30, 20243 Mins Read
Penyebaran Wabah DBD di Aceh Timur Meningkat, 8 Korban Dirujuk ke RSUD Agustus 30, 2024
Penyebaran Wabah DBD di Aceh Timur Meningkat, 8 Korban Dirujuk ke RSUD. (Foto: warga mencari posisi yang lebih aman, saat dilakukan fogging/rilis.net)
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Penyebaran wabah penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kecamatan Indra Makmue, Aceh Timur dilaporkan terus meningkat, akibatnya sejumlah warga yang menjadi korban harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Zubir Mahmud, Idi Rayeuk.

Berdasarkan informasi yang diperoleh RILIS.NET pada Kamis, 29 Agustus 2024 menyebut, sebanyak 8 orang anak-anak usia sekolah yang masih di bawah umur telah dirujuk ke rumah sakit milik pemerintah setempat.

“Mereka terpaksa dirujuk akibat terserang wabah DBD yang saat ini kasusnya mengalami lonjakan yang sangat signifikan, mereka rata-rata yang menjadi korban anak-anak usia sekolah,” sebut Muhammad Nuraqi, salah seorang tokoh masyarakat di Kecamatan Indra Makmue kepada RILIS.NET, Jumat (30/8/2024).

Adapun korban yang telah dirujuk ke rumah sakit terang Nuraqi, diantaranya yakni, Aulia Akbar fadilah (18), dirujuk pada tanggal 15 Agustus , Aqsa Puspita (16), Ananda Hidayatul (16), dirujuk pada tanggal 19 Agustus, dan Annisa Juhaira (8).

Baca Juga :  Tim Satgas Covid-19 Aceh Timur Lakukan Tes Swab Antigen pada ASN

Kemudian korban lainnya yaitu, Cahaya (12), ia dirujuk pada tanggal 27 Agustus 2024 lalu. Cahaya adalah warga Desa Seuneubok Cina. “Yang terbaru anak-anak atas nama Nisa, kemarin juga terpaksa di rujuk ke rumah sakit Zubir Mahmud,” tambah Nuraqi.

Atas maraknya kasus tersebut, warga dan tokoh masyarakat di Kecamatan Indar Makmue meminta kepada Pj Bupati Aceh untuk segera mengintruksikan Dinas terkait supaya segera dilakukan penanganan serius.

“Ini perlu kita suarakan agar dinas kesehatan memberikan atensi khusus terhadap bahayanya wabah demam berdarah, yang saat ini sedang memakan banyak korban, terutama anak-anak,” ujar Nuraqi.

Baca Juga :  Kepengurusan Irwandi Yusuf di PNA Masih Diakui Kemenkuhham

Nuraqi turut mengapresiasi upaya yang dilakukan sebelumnya oleh Puskesmas Alue ie Mirah, yang telah melakukan Foging khusus, namun sambung Nuraqi, hendaknya Dinas Kesehatan yang memiliki otoritas juga dapat melakukan upaya lainnya.

“Upaya lain yang bisa dilakukan oleh dinas kesehatan tentu seperti pemutusan mata rantai penularan dan upaya lainnya seperti abatisasi, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), dan terus melakukan monitoring evaluasi,” sebutnya.

Lebih lanjut Nuraqi menjelaskan, DBD dengan gejala awal demam tinggi,  sakit kepala, hingga muncul bintik – bintik merah pada tangan dan kaki akibat serangan nyamuk Aedes Aegypti.

“Semula terjadi di Desa Suka Makmu kemudian menyebar ke Desa Alue Ie Itam, Seuneubok Cina bahkan kini sudah menjalar ke Desa Julok Rayeuk Utara,” terangnya.

Baca Juga :  Pemotongan Siltap Keuchik Dinggap Wajar, Sikap APDESI Aceh Timur Menuai Kritik

Sementara itu Plt Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Timur dr Munawir yang dikonfirmasi RILIS.NET pada Jumat menuturkan, upaya fogging disejumlah lokasi juga telah dilakukan dengan meminta kerjasama dengan PT Medco.

“Puskesmas telah bekerjasama dengan Medco melakukan fogging di Desa Suka Makmu, kemudian petugas Puskesmas yang mengelola program DBD juga melakukan penyuluhan ke rumah, terutama ke rumah yang terjangkit DBD,” kata Munawir.

Selain itu sambung Plt Dinkes Aceh Timur, petugas Puskesmas juga melakukan pemberian lavarsida ketempat tempat-tempat sarang nyamuk.

“Kepala Puskesmas bersama Tim, Pak Keuchik bersama perangkatnya dan masyarakat juga  melakukan PSN (Pemberantasan sarang nyamuk) atau bergotong royong di desa suka makmur,” terang dr Munawir. (rn/red)

 

Editor: Mahyud 

8 Korban Aceh Timur DBD Dirujuk ke RSUD Penyebaran DBD Meningkat
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Sempat Tertunda, Musrenbang Desa di Kecamatan Ranto Peureulak Tuntas

Januari 29, 2026

Petani yang Perbaiki Sawah Sendiri Diberi Insentif Rp 100.000 Per Hari di Aceh Utara

Januari 15, 2026

Agar Lancar Layanan Publik, Bupati Al-Farlaky Bentuk Satgas Pemulihan Administrasi

Januari 4, 2026

Bupati Aceh Timur Al-Farlaky Menginap dan Makan di Lokasi Pengungsi

Januari 1, 2026

Bupati Al-Farlaky Laporkan Kerusakan RSUD dan Puskesmas pada Menkes

Desember 27, 2025

Nelayan Aceh Timur Terima Bantuan Perahu Motor, Jaring, Fiber dan Cool Box 

Desember 26, 2025

Masyarakat Geumpang Pidie Antar Bantuan ke Aceh Timur, Al-Farlaky Ucapkan Terimakasih

Desember 26, 2025

Bupati Al-Farlaky Kembali Antar Bantuan ke Pengungsi, Camat Diminta Percepat Data

Desember 24, 2025

WALHI Aceh: Pengerukan Pasir di Jembatan Teupin Mane Langgar UU dan Ancam Keselamatan Warga

Desember 24, 2025
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.