Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Usai Dilantik, 106 Keuchik Dapat HT dari Al-Farlaky untuk Perkuat Koordinasi

REDAKSIBy REDAKSIFebruari 23, 20263 Mins Read
Usai Dilantik, 106 Keuchik Dapat HT dari Al-Farlaky untuk Perkuat Koordinasi Februari 23, 2026
Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky SHI MSi melantik 106 Keuchik terpilih. Senin (23/2/2026).
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur, Iskandar Usman Al-Farlaky SHI MSi melantik 106 Keuchik definitif untuk periode 2026 – 2032. Pelantikan keuchik pada gelombang lll ini berlangsung di aula gedung SKB Aceh Timur, Senin (23/2/2026).

Usai dilantik para keuchik juga mendapatkan handy talky (HT) dari Bupati Al-Farlaky, untuk memperkuat koordinasi.

Dari 106 geuchik yang dilantik, terdapat satu geuchik perempuan terpilih. Ia menjadi geuchik perempuan pertama pada era kepemimpinan Bupati Al-Farlaky di Kabupaten Aceh Timur.

Dalam pidatonya, Bupati menegaskan bahwa sumpah jabatan yang baru saja diucapkan bukan sekadar seremoni, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, baik secara pribadi, keluarga, maupun kepada masyarakat.

Menurutnya, kepala desa/ geuchik memiliki tanggung jawab strategis. Kepemimpinan di level gampong justru memikul beban paling besar karena kepala desa adalah pihak yang paling memahami kondisi riil masyarakatnya.

Baca Juga :  Warga Diminta Waspada, Penipu Catut Nama Bupati Al-Farlaky Mangsa Korban

“Apakah kita menjadi kepala desa hanya menjalankan rutinitas dan menjadi simbol selama enam tahun masa jabatan? Atau benar-benar hadir mengayomi, mengelola, dan menjaga masyarakat?,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa tidak semua pihak di tingkat kabupaten maupun kecamatan memahami secara detail kondisi desa.

Karena itu, geuchik diminta benar-benar menguasai data wilayah masing-masing, mulai dari jumlah penduduk, jumlah dusun, kepala keluarga miskin dan fakir, hingga kondisi sosial lainnya seperti anak yatim, aparatur sipil negara, serta warga terdampak bencana.

Bupati juga menyinggung pentingnya akurasi pendataan agar tidak muncul tudingan yang menyudutkan geuchik dalam hal pengajuan bantuan, surat keterangan miskin, rumah layak huni, maupun penanganan korban bencana.

Selain itu, geuchik diminta berperan aktif menyelesaikan persoalan di tingkat desa melalui mekanisme adat dan musyawarah mufakat. Ia mengingatkan agar persoalan kecil tidak serta-merta dilimpahkan ke kecamatan atau kabupaten tanpa upaya penyelesaian di tingkat gampong.

Baca Juga :  Polda Aceh Kirim Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Banjir di Simpang Jernih Aceh Timur

“Libatkan tuha peut dan unsur lainnya. Jika semua persoalan langsung naik ke atas, maka pemerintahan tidak berjalan efektif dan maksimal. Kita ingin pemerintahan dari desa, kecamatan hingga kabupaten berjalan sesuai fungsi dan perannya masing-masing,” tukasnya.

Bupati juga mendorong para keuchik untuk terus memperbarui pengetahuan dan menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.

Ia meminta setiap kemajuan dan pembangunan positif di gampong diekspos secara baik sebagai bagian dari transparansi dalam bekerja.

Bupati menyebutkan dalam waktu dekat, Pemerintah Kabupaten Aceh Timur akan menggelar rapat koordinasi terpadu yang dipusatkan di Gedung Idi Sport Center.

Rapat tersebut bersifat wajib dan tidak boleh diwakilkan. Sejumlah isu strategis akan menjadi fokus, di antaranya penanganan bencana daerah, penguatan pelatihan terpusat, serta penegasan pelaksanaan surat edaran Bupati terkait gotong royong.

Baca Juga :  Mualem-Dek Fadh Dilantik Jadi Gubernur & Wagub, Tito: Prabowo Sangat Ingin Hadir

Bupati juga menegaskan kembali pentingnya pembentukan Pageu Gampong sebagai bentuk pengawasan terhadap anak-anak usia sekolah agar tidak berkeliaran pada waktu malam hari.

“Tiga gelombang, sebanyak 212 geuchik sudah kita lantik. Kita ingin semua sejalan dalam membangun Kabupaten Aceh Timur tercinta,” kata Al-Farlaky.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati turut menyerahkan bantuan handy talky (HT) kepada seluruh geuchik sebagai alat komunikasi internal pemerintahan desa.

HT tersebut difungsikan sebagai sarana koordinasi langsung dengan Bupati, termasuk untuk kondisi darurat seperti banjir, kebakaran, maupun kebutuhan mendesak lainnya.

Menurut Bupati, perangkat pendukung komunikasi HT telah dipasang sehingga seluruh wilayah Aceh Timur kini dapat terhubung melalui jaringan tersebut.

“Ini akan memudahkan koordinasi jika sewaktu-waktu sinyal bermasalah. Saya berharap kepala desa menjaga dan merawatnya dengan baik agar komunikasi kita tidak terputus,” pungkas Bupati Al-Farlaky. (*)

Bupati Al-Farlaky HT Keuchik Lantik
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Camat Mahyuddin Lobi Kementrian Pertanian Minta Bangun Embung di Aceh Timur

Oktober 31, 2026

Tindak Lanjut Arahan Bupati, Camat Ranto Peureulak Minta Keuchik Salurkan BLT Ekstrem

Oktober 27, 2026

Bupati Al-Farlaky Ajak Mahasiswa Bangun Jejaring yang Kuat

Oktober 24, 2026

Bupati Al-Farlaky Hadiri Muzakarah Ulama Aceh di Dayah Keude Dua

Oktober 18, 2026

Kunker ke Pulo Blang, Bunda PAUD Kecamatan Ranto Peureulak Bagi-bagi Masker 

Oktober 17, 2026

Respon Komplain Pelanggan, Bupati Al-Farlaky Panggil Direktur PDAM

Oktober 14, 2026

Terpidana Korupsi Aset PT KAI di Aceh Timur Dibekuk di Binjai

Oktober 9, 2026

Panglima Age: Wabup Siap Dukung Bupati Aceh Timur

Oktober 8, 2026

Bupati Al-Farlaky Timbun 1.200 Meter Jalan Lhok Dalam – Panton Rayeuk M, Idi Tunong

Oktober 1, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.