Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Daerah

REPSUS: Silahkan Kritik Pj Kepala Daerah, Tapi Jangan Asbun dan Kritik Buta

REDAKSIBy REDAKSIDesember 22, 20222 Mins Read
REPSUS: Silahkan Kritik Pj Kepala Daerah, Tapi Jangan Asbun dan Kritik Buta Desember 22, 2022
Sekjen DPP LSM Repsus Bustami SH
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

RILIS.NET, BANDA ACEH – Menyikapi maraknya arus kritikan terhadap kinerja Penjabat (Pj) Kepala Daerah di Aceh oleh sejumlah lembaga dan tokoh akhir-akhir ini mendapatkan beragam tanggapan dari sejumlah elemen sipil.

LSM Repsus misalnya, Sekjen lembaga ini meminta para pengkritik (kritikus) agar objektif dalam menyampaikan kritikan kepada publik dengan menyertakan akurasi data kritikan serta tidak melakukan penggiringan yang terkesan asal bunyi alias asbun.

Baca Juga :  Pj Bupati Aceh Timur Buka Acara Rembuk Stunting Tahun 2023

“Artinya, siapa saja silahkan mengkritik kinerja Penjabat Kepala Daerah, karena memang kritikan itu perlu sebagai kontrol sosial. Tapi jangan asbun dan kritik buta yang tidak mendasar dan tidak memiliki substansi materi kritikan,” demikian hal ini disampaikan Sekretaris Jenderal DPP LSM Repsus Bustami SH, Kamis (22/12).

Bustami menilai, kritikan yang disampaikan oleh sejumlah pihak terhadap kinerja Pj Kepala Daerah di Aceh selama ini, lebih didasari pada sikap suka tidak suka.

Baca Juga :  Mantan Bupati Aceh Tamiang Mursil Ditetapkan Sebagai Tersangka Eks Lahan HGU

Lanjutnya, sehingga proses kritikan yang disampaikan hanya satu arah yaitu menuding, mengutuk, mencela dan menyesalkan. Akhirnya melakukan penggiringan publik untuk menetapkan penilaian negatif terhadap kinerja Pejabat Kepala Daerah.

“Seharusnya, kritikan yang diberikan berlaku dua arah, yaitu menuding serta menyampaikan solusi, ini namanya kritikan yang konstruktif. Bukan malah menuding dan mencela, selanjutnya menghukum tanpa dasar,” terang Bustami.

Baca Juga :  JASA: Katua HMI Langsa Jangan Jadi Penjilat Walikota 

Untuk itu, Bustami mengajak semua pihak, agar lebih bijak dalam menyikapi persoalan terkait Penjabat Kepala Daerah. Serta lebih objektif dalam menilai, supaya kritikan yang disampaikan benar-benar memiliki substansi dan solutif. (rn/red)

Editor: Mahyuddin

Asbun Kritik Pj Kepala Daerah REPSUS
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Operator dan Keuchik di Ranto Peureulak Ikuti Pelatihan SIKEUDES Online Versi 2.0.8

Mei 20, 2026

Bupati Al-Farlaky Dukung Langkah Mualem Cabut Pergub JKA

Mei 18, 2026

Gubernur Mualem: Pergub JKA Dicabut Rakyat Aceh Berobat Seperti Biasa

Mei 18, 2026

Kabid Humas Polda Aceh Bantah Isu Bupati Al-Farlaky Ditetapkan Tersangka

Mei 17, 2026

Akademisi IAIN Langsa Apresiasi Bupati Al-Farlaky Tanggung Biaya Pengobatan Warga Miskin

Mei 15, 2026

Bank Aceh Masuk Daftar World’s Best Banks 2026 Versi Forbes

Mei 13, 2026

YARA Aceh Timur Ajak Masyarakat Bijak Sikapi Hoaks

Mei 10, 2026

Mantan Sekda Aceh Timur T Syahril Kukuhkan Forum Komunikasi Peureulak 70

Mei 9, 2026

Satgas PPA Minta Kejati Aceh Ungkap Dugaan Korupsi Pokir DPRA Martini

Mei 8, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.