RILIS.NET, ACEH TIMUR – Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky sambangi warga yang yang mengungsi di bawah jembatan kota Idi Rayeuk, Sabtu (6/12/2025).
Kedatangan Bupati Aceh Timur dan rombongan disambut oleh para pengungsi, camat dan aparatur desa yang ada di sana.
Selain mengantarkan bantuan berupa logistik dan barang kebutuhan lainnya, Bupati juga turut berperan kepada aparatur desa, agar tidak ada masyarakat yang kelaparan.
“Jangan saya dengar ada yang bilang lapar, karena banjir tidak makan, itu jangan, bantuan logistik kita tersedia. 788 ton beras kita salurkan untuk bantuan, tadi saya juga menjemput bantuan ke laut dari kapal. Bantuan disalurkan merata ke sejumlah wilayah,’ ungkapnya.
Bupati meminta kepada warga, jika tidak mendapatkan bantuan segera melaporkan, bantuan juga disalurkan ke kecamatan masing-masing.
“Jika tidak dapat bantuan silahkan sampaikan ke camat, bantuan kita salurkan merata. Jika tidak diantar silahkan datang ke pendopo, di sana ada petugas nantinya yang akan membagikan,” pinta Bupati Al-Farlaky.
Pengungsi yang ada di bawah jembatan Kota Idi ini tercatat sebagai warga desa Gampong Aceh, kecamatan Idi Rayeuk. Mereka berjumlah empat kepala keluarga (KK).
Sebelumnya, para pengungsi ini menetap di tepian sungai Idi, tepatnya di sisi kiri jembatan jika posisi berada pada arah menuju Banda Aceh. Namun naas, musibah banjir yang terjadi pada Rabu pekan lalu, meluluh lantakkan sejumlah rumah berkontribusi kayu, milik warga yang ada di sana.
Saat ini para pengungsi pun pasrah, mereka memilih berteduh di bawah jembatan, yang berkisar sekitar sepuluh meter dari posisi rumah, yang sebelumnya mereka tempati.
Bupati Al-Farlaky ke lokasi pengungsian di bawah jembatan Idi Rayeuk ini, turut didampingi oleh Muspika setempat. Setelah menyerahkan bantuan Al-Farlaky kembali bergerak menyisir ke pedalaman Aceh Timur, yakni ke desa Klit dan juga Seumanah Jaya untuk menyalurkan bantuan serupa. (*)
Editor: Mahyud

