Close Menu
RILIS.NETRILIS.NET
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
RILIS.NETRILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram
KONTAK
  • Daerah
  • Nasional
  • Hukum
  • Ragam
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Opini
  • Olahraga
  • Politik
RILIS.NETRILIS.NET
Aceh Timur

Tengkorak Jenazah Ibu dan Anak Warga Simpang Jernih, Pecah Akibat Benda Tumpul

REDAKSIBy REDAKSIFebruari 17, 20213 Mins Read
Share
Facebook Twitter LinkedIn Pinterest WhatsApp Email

Tengkorak Jenazah Ibu dan Anak Warga Simpang Jernih, Pecah Akibat Benda Tumpul Februari 17, 2021
Jenazah warga Simpang Jernih, Aceh Timur. Saat Diautopsi di RS Bhayangkara Medan (Foto. For Rilis.net)

RILIS.NET, Aceh Timur – Pasca penemuan jasad korban ibu dan seorang anak perempuannya warga Dusun Jati, Desa Simpang Jernih, Aceh Timur pada Senin (15/2/2021) lalu, oleh warga setempat, jenazah korban kemudian dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Sumatera Utara untuk dilakukan Autopsi.

Hasil autopsi menunjukkan jasad Siti Fatimah (56) dan anak perempuannya Nadatul Afraa (15), diketahui tengkorak korban hancur akibat adanya benturan benda tumpul.
Kapolres Aceh Timur AKBP Eko Widiantoro, melalui Kasat Reskrim AKP AKP Dwi Arys Purwoko mengatakan, Berdasarkan hasil pendampingan yang dilakukan oleh Unit Identifikasi Satreskrim Polres Aceh Timur saat dilaksanakan autopsi terhadap jenazah Siti Fatimah dan Nadatul Afraa, diketahui pada tengkorak bagian wajah Siti Fatimah hancur, serta tulang iga sebelah kirinya juga patah.
“Namun tidak ditemukan luka akibat benda tajam ditubuh korban,” sebut Dwi Arys Purwoko, Rabu (17/2/2021) siang.
Sedangkan pada tubuh Nadaatul Afraa diketahui tengkorak kepala bagian atas juga pecah akibat benda tumpul, dan rahang sebelah kiri korban juga patah.
“Diduga kematian akibat kehabisan darah, dan keduanya diperkirakan meninggal di atas 72 jam saat ditemukan,” ungkap Kasat Reskrim Polres Aceh Timur ini.
Kemudian sambumbungnya, Saat proses autopsi, polisi turut mengamankan Barang – Bukti (BB), diantaranya dua helai baju kedua korban, dan satu buah anting dari telinga kanan korban (Nadaatul Afraa).
Namun kata Dwi, untuk hasil riil dan resmi masih menunggu dari Rumah Sakit Bhayangkara Medan, Sumatera Utara.
“Sementara untuk pelaku masih dalam penyelidikan, sedangkan saksi yang sudah diambil keteranganya sebanyak 10 Orang,” ungkap Dwi Arys Purwoko.
Seperti diberitakan sebelumnya, Siti Fatimah (56) seorang Ibu dan anak perempuannya Nadatul Afraa (15) ditemukan meninggal dunia dibawah kolong kamar dalam rumahnya.
Jasat korban awalnya diketahui, Senin 15 Februari 2021, sekitar pukul 12.30 WIB, di rumah korban Dusun Jati, Desa Simpang Jernih, Kecamatan Simpang Jernih, Aceh Timur.
Saat itu menantu korban bernama Fatimah meminta tolong kepada M. Nasir warga setempat untuk mengecek ke rumah korban, karena diketahui sudah sekitar tiga hari tidak terlihat.
Menantu korban menyebutkan kepada M. Nasir bahwa di teras depan rumah banyak lalat beterbangan. Lalu, M. Nasir menuju ke rumah korban.
Setibanya di rumah korban dari teras rumah tercium bau busuk dari dalam rumah korban.
Sebelumnya, M Nasir dan saksi lainya mencoba mengintip ke arah bawah tempat tidur dan terlihat dua mayat korban terbujur kaku di bawah kolong tempat tidur.
Sampai di lokasi M Nasir dan warga lainnya mendobrak pintu rumah korban, dan melihat banyak darah yang berceceran di depan pintu kamar tidur bagian depan.
Mengetahui hal itu, M Nasir lalu menghubungi perangkat desa, dan selanjutnya dilaporkan Polsek Simpang. (rn/aqb)

Baca Juga :  TKI Asal Aceh Terancam Kelaparan di Malaysia, Pemerintah Diminta Bertindak Cepat
Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp

Artikel Terkait

Gandeng BSI, Bupati Al-Farlaky Santuni 476 Anak Yatim di Ranto Peureulak

Maret 18, 2026

Bupati Al-Farlaky Sambut Kunker Mendagri dan Mensos, 100 Miliar Bantuan Disalurkan

Maret 16, 2026

Terkait Undangan Wabup, Kabag Prokopim: Bukber Agenda Pemkab Aceh TimurĀ 

Maret 15, 2026

Pemkab Aceh Timur Gelar Buka Puasa Bersama dan Santuni 200 Anak Yatim

Maret 15, 2026

Bupati Al-Farlaky Instruksikan Pencairan THR, Pemkab Aceh Timur Kucurkan Anggaran 44 Miliar

Maret 11, 2026

Bupati Al-Farlaky Minta Pejabat Eselon II Hingga Camat Tunjukkan Prestasi Kerja

Maret 10, 2026

Bupati Al-Farlaky Tinjau Huntara dan Santuni Anak Yatim di Banda Alam

Maret 9, 2026

Usai Dilantik, 106 Keuchik Dapat HT dari Al-Farlaky untuk Perkuat Koordinasi

Februari 23, 2026

Warga Aceh Timur Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

Februari 21, 2026
RILIS.NET
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube
  • Redaksi
  • Kode Etik
  • Hubungi Kami
  • Disclaimer
  • Pedoman Media Siber
© 2026 RILIS.NET All Rights Reserved

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.