RILIS.NET, ACEH TIMUR – Warga diminta harus waspada dan hati-hati jangan mudah percaya bila ada seseorang yang tidak dikenal menghubungi, dan meminta sejumlah uang. Apalagi bila ada yang mengatasnamakan Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, karena itu dianggap penipu yang sedang mencari mangsa.
Baru-baru ini seorang perempuan asal Aceh Tamiang menjadi korban akibat percaya dengan ulah pelaku, akhirnya sang ibu yang anaknya sedang mendapatkan perawatan pun terpaksa menelan pil pahit, karena mengirimkan sejumlah uang kepada si penelpon, yang mencatut nama Bupati.
Hal itu terungkap, setelah seorang ibu mengaku Mak Inaya, telah dihubungi dengan seseorang yang mengaku Bupati, dan liciknya lagi, pelaku penipuan ini sengaja memasang wajah Bupati di foto profil WhatsApp-nya.
Pelaku mengatakan, sudah mentransfer bantuan Rp1,5 juta ke rekening Mak Innaya untuk biaya pengobatan anaknya. Tak lama, pelaku kembali menelepon, dan mengaku dia kelebihan mengirimkan uang.
“Dia bilang ada kelebihan transfer Rp500 ribu. Katanya salah transfer, uang itu untuk anak lain yang lagi operasi. Diminta kirim balik ke rekening yang dia kasih,” kata Mak Innaya yang mengadu. ke kerabatnya, Jumat (8/5/2026).
Mak Innaya langsung mentransfer Rp500 ribu. Padahal itu uang terakhir miliknya yang digunakan untuk pengobatan anaknya. Setelah uang dikirim, nomor tersebut tidak bisa dihubungi lagi. Bantuan Rp1,5 juta yang dijanjikan ternyata tidak pernah ada.
Kerabat Mak Innaya membenarkan kejadian itu. “Namanya anak lagi dirawat, dikemo. Dapat telepon katanya Bupati mau bantu, siapa yang gak senang. Tanpa pikir panjang langsung dikirim, karena mikirnya buat nolong anak. Ternyata ditipu,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Timur Iskandar Usman Al-Farlaky, meminta agar warga harus hati-hati dan jangan mudah percaya dengan aksi para penipu, dan bila merasa ada yang janggal diimbau agar melaporkan ke pihak berwajib.
“Kami menghimbau agar warga harus hati-hati dan jangan mudah percaya dengan aksi para penipu, sehingga tidak menjadi korban, bila ada sesuatu informasi agar dikonfirmasi kebenarannya dengan instansi terkait. Jika ternyata penipuan silahkan dilaporkan ke pihak berwajib,” imbau Bupati Al-Farlaky, Minggu (10/5/2026). (*)

